Dr Lee Wai Kin adalah dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialis gastroenterologi dan hepatologi yang berpraktik di Gleneagles Hospital Penang, Malaysia. Beliau menangani berbagai gangguan pada sistem pencernaan, mulai dari masalah kerongkongan, lambung, usus, pankreas, kandung empedu, saluran empedu, hingga penyakit hati. Dengan cakupan keahlian tersebut, Dr Lee Wai Kin dapat menjadi salah satu pilihan bagi pasien yang mengalami keluhan pencernaan berulang atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut terkait fungsi hati.
Kredibilitas Dr Lee Wai Kin didukung oleh pendidikan dan pelatihan medis yang lengkap. Beliau memiliki gelar Doctor of Medicine atau MD dari Universiti Sains Malaysia, MRCP dari Inggris, ESEGH, serta keanggotaan Academy of Medicine Malaysia. Beliau juga telah menyelesaikan fellowship atau pelatihan lanjutan dalam bidang gastroenterologi dan hepatologi di Malaysia. Selain bahasa Inggris dan Melayu, Dr Lee Wai Kin dapat melayani pasien dalam bahasa Mandarin, Hokkien, dan Kanton. Kemampuan berkomunikasi dalam beberapa bahasa dapat membantu proses konsultasi menjadi lebih jelas, terutama ketika pasien perlu menjelaskan riwayat penyakit dan keluhan secara terperinci.
Keahlian Dr Lee Wai Kin
1. Penanganan Gangguan Lambung dan Saluran Pencernaan
Gastroenterologi merupakan bidang kedokteran yang berfokus pada saluran pencernaan. Organ yang termasuk di dalamnya antara lain kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, pankreas, kandung empedu, dan saluran empedu. Dokter gastroenterologi juga melakukan pemeriksaan terhadap keluhan yang berkaitan dengan fungsi pencernaan, seperti nyeri ulu hati, perut kembung, mual, muntah, sulit menelan, diare berkepanjangan, sembelit, dan perubahan pola buang air besar.
Dr Lee Wai Kin dapat membantu mengevaluasi keluhan sakit lambung yang terus berulang. Keluhan tersebut bisa berkaitan dengan radang lambung, penyakit asam lambung atau GERD, tukak lambung, infeksi bakteri, maupun gangguan lainnya. Pemeriksaan diperlukan karena rasa nyeri pada bagian atas perut tidak selalu berasal dari lambung. Keluhan serupa juga dapat terjadi akibat gangguan pankreas, kandung empedu, hati, atau bahkan masalah pada organ lain.
Pasien sebaiknya segera memeriksakan diri apabila sakit perut disertai muntah darah, buang air besar berwarna hitam, berat badan turun tanpa sebab yang jelas, kesulitan menelan, muntah terus-menerus, atau kurang darah. Tanda tersebut dapat menunjukkan adanya perdarahan, penyempitan saluran pencernaan, luka yang cukup berat, atau kondisi lain yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
2. Endoskopi Saluran Pencernaan
Pada beberapa pasien, dokter dapat menyarankan pemeriksaan endoskopi. Endoskopi adalah prosedur menggunakan selang tipis dan lentur yang dilengkapi kamera untuk melihat kondisi bagian dalam saluran pencernaan. Kamera tersebut membantu dokter menemukan luka, peradangan, perdarahan, penyempitan, polip, atau jaringan abnormal yang tidak dapat diketahui hanya melalui pemeriksaan fisik.
Salah satu jenis endoskopi yang sering dilakukan adalah esophagogastroduodenoscopy atau OGDS. Pemeriksaan ini dilakukan dengan memasukkan alat melalui mulut untuk melihat kerongkongan, lambung, dan bagian awal usus halus. OGDS dapat digunakan untuk mencari penyebab nyeri ulu hati, muntah darah, sulit menelan, anemia, atau sakit lambung yang tidak membaik setelah pengobatan.
Prosedur OGDS biasanya berlangsung sekitar 15 sampai 30 menit, meskipun waktu tindakan dapat lebih lama apabila dokter perlu mengambil sampel jaringan atau melakukan tindakan tambahan. Pasien umumnya diminta berpuasa sebelum pemeriksaan. Obat penenang juga dapat diberikan agar pasien merasa lebih nyaman selama prosedur.
Selain untuk pemeriksaan, endoskopi dapat digunakan sebagai tindakan pengobatan. Dokter dapat menghentikan perdarahan saluran cerna, mengambil benda asing, melebarkan bagian saluran pencernaan yang menyempit, atau mengangkat polip tertentu. Perdarahan saluran cerna harus ditangani dengan cepat karena dapat menyebabkan tekanan darah turun, anemia berat, dan kondisi gawat darurat.
Baca juga: Dr Koay Hean Chong Top Dokter Spesialis Ginjal di Loh Guan Lye Penang
3. Pemeriksaan Usus Besar dan Skrining Kanker Kolorektal
Dr Lee Wai Kin juga dapat melakukan evaluasi terhadap gangguan usus besar. Keluhan yang perlu diperhatikan meliputi buang air besar berdarah, perubahan pola buang air besar yang berlangsung lama, sembelit berat, diare berkepanjangan, nyeri perut berulang, serta penurunan berat badan tanpa sebab.
Untuk memeriksa bagian dalam usus besar, dokter dapat menyarankan kolonoskopi. Prosedur ini menggunakan alat berkamera yang dimasukkan melalui anus untuk melihat kondisi rektum dan usus besar. Kolonoskopi dapat membantu menemukan sumber perdarahan, peradangan, polip, maupun tanda kanker usus besar.
Polip merupakan pertumbuhan jaringan kecil pada dinding usus. Sebagian polip tidak berbahaya, tetapi beberapa jenis dapat berkembang menjadi kanker setelah bertahun-tahun. Karena itu, polip yang ditemukan saat kolonoskopi umumnya dapat langsung diangkat dan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Gleneagles Hospital juga menyebutkan pemeriksaan darah samar pada feses atau iFOBT sebagai salah satu metode skrining kanker kolorektal. Pemeriksaan ini bertujuan menemukan darah dalam tinja yang tidak terlihat secara langsung. Pemeriksaan berkala dapat dipertimbangkan berdasarkan usia, riwayat keluarga, dan faktor risiko masing-masing pasien.
4. Penanganan Penyakit Hati
Hepatologi merupakan cabang kedokteran yang berfokus pada penyakit hati, kandung empedu, saluran empedu, dan pankreas. Dr Lee Wai Kin dapat mengevaluasi pasien dengan hasil tes fungsi hati yang tidak normal, kulit atau mata menguning, perut membesar, mudah lelah, urin berwarna gelap, atau nyeri pada bagian kanan atas perut.
Beberapa penyakit hati yang sering memerlukan penanganan dokter hepatologi adalah hepatitis, perlemakan hati, fibrosis hati, dan sirosis. Perlemakan hati terjadi ketika lemak menumpuk secara berlebihan di dalam sel hati. Kondisi ini sering berkaitan dengan kelebihan berat badan, diabetes, kadar kolesterol tinggi, pola makan, konsumsi alkohol, atau gangguan metabolisme.
Pada tahap awal, penyakit hati sering tidak menimbulkan gejala yang jelas. Pasien mungkin baru mengetahui adanya masalah setelah melakukan tes darah atau pemeriksaan USG. Karena itu, pasien dengan diabetes, obesitas, kolesterol tinggi, riwayat hepatitis, atau konsumsi alkohol berlebihan perlu mempertimbangkan pemeriksaan fungsi hati secara berkala.
Pemeriksaan penyakit hati dapat meliputi tes darah, USG, CT scan, MRI, atau pemeriksaan kekakuan hati seperti FibroScan. Hasil pemeriksaan akan membantu dokter menilai apakah terdapat penumpukan lemak, peradangan, jaringan parut, gangguan aliran empedu, atau massa di dalam hati.
5. Hepatitis dan Sirosis Hati
Hepatitis adalah peradangan pada hati. Penyebabnya dapat berupa infeksi virus, konsumsi alkohol, penyakit autoimun, penumpukan lemak, atau efek obat dan zat tertentu. Hepatitis B dan C perlu diperhatikan karena infeksi yang berlangsung lama dapat menyebabkan jaringan parut pada hati.
Apabila jaringan parut semakin luas, pasien dapat mengalami sirosis. Sirosis adalah kondisi ketika struktur hati telah mengalami kerusakan permanen sehingga fungsi hati menurun. Pasien dapat mengalami perut berisi cairan, kaki bengkak, mudah berdarah, kulit menguning, atau gangguan kesadaran.
Kerusakan akibat sirosis yang sudah terbentuk umumnya tidak dapat kembali sepenuhnya seperti semula. Namun, pengobatan dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit, mengendalikan penyebab, dan mencegah komplikasi. Pasien biasanya membutuhkan pemeriksaan rutin, pengaturan pola makan, obat sesuai penyebab, dan pemantauan risiko kanker hati.
Jadwal Praktek Dr Lee Wai Kin di Gleneagles Hospital Penang
Pasien disarankan menghubungi Kavalink sekitar 1 sampai 2 minggu sebelum rencana kunjungan. Jadwal Dr Lee Wai Kin dapat berubah karena tingginya permintaan konsultasi dan kebutuhan tindakan medis. Waktu persiapan juga diperlukan untuk mengurus pendaftaran, menerjemahkan atau mengirimkan rekam medis, serta menyiapkan hasil laboratorium, USG, CT scan, MRI, endoskopi, dan dokumen kesehatan lain.
| Hari | Jam Praktek |
| Senin | Sesuai pembuatan janji |
| Selasa | Sesuai pembuatan janji |
| Rabu | Sesuai pembuatan janji |
| Kamis | Sesuai pembuatan janji |
| Jumat | Sesuai pembuatan janji |
| Sabtu | Tidak praktek |
| Minggu | Tidak praktek |
Alamat Gleneagles Hospital Penang:
1, Jalan Pangkor, 10050 George Town, Penang, Malaysia.
Dr Lee Wai Kin berpraktik di Suite 121, lantai satu, Blok B Gleneagles Hospital Penang. Rumah sakit ini menyediakan layanan gastroenterologi, hepatologi, penyakit dalam, bedah hepatobilier, onkologi, serta pembedahan minimal invasif. Pelayanan tersebut memungkinkan pasien dengan gangguan pencernaan dan penyakit hati mendapatkan pemeriksaan terpadu, termasuk endoskopi, pemeriksaan radiologi, laboratorium, tindakan bedah, dan pengobatan kanker bila dibutuhkan.
Baca juga: Dato Dr Adnan Bin Ramli Top Radiologi Klinis di Pantai Hospital Penang
Estimasi Biaya Konsultasi dengan Dr Lee Wai Kin dan Cara Buat Janji
Estimasi biaya konsultasi dengan Dr Lee Wai Kin di Gleneagles Hospital Penang adalah sekitar MYR 100 sampai MYR 300. Biaya tersebut merupakan perkiraan konsultasi awal dan dapat berubah mengikuti kebijakan dokter serta rumah sakit. Pemeriksaan tambahan seperti tes darah, USG, FibroScan, CT scan, MRI, gastroskopi, kolonoskopi, biopsi, atau tindakan medis lainnya akan dikenakan biaya terpisah. Secara umum, biaya konsultasi dokter di Malaysia dapat berbeda berdasarkan bidang spesialisasi, kondisi pasien, dan lamanya konsultasi.
Untuk membuat janji dengan Dr Lee Wai Kin, pasien dapat menghubungi Kavalink melalui WhatsApp 0811-1446-777. Kavalink dapat membantu mengatur jadwal konsultasi, menyiapkan dan mengirim rekam medis, mengatur penjemputan dari bandara, medical escort, transportasi, akomodasi, serta kebutuhan lainnya selama pasien menjalani pengobatan di luar negeri.


