Share

Tindakan keperawatan di rumah

Tindakan keperawatan di rumah: mulai dari pemberian obat, perawatan luka, IV drip (seperti infus di rumah, termasuk suntik vitamin dll), stoma care, sampai perawatan/penggantian tube atau kateter.

Tindakan Keperawatan di Rumah

Tindakan keperawatan di rumah: mulai dari pemberian obat, perawatan luka di rumah, IV drip (infus di rumah termasuk suntik vitamin dll), stoma care, sampai perawatan/penggantian tube atau kateter.

Berada di rumah, dikelilingi oleh orang yang kita cintai dan lingkungan yang kita kenal baik dapat membantu kita untuk sembuh lebih cepat. Walaupun perawatan di rumah sakit tidak lagi mutlak diperlukan, terkadang kita masih membutuhkan asuhan atau Tindakan keperawatan tertentu. Care Pro Kavacare yang berpengalaman bersedia membantu Anda di rumah.

Tindakan keperawatan

Bapak A, 75 tahun, melanjutkan perawatan di rumah setelah dirawat di rumah sakit karena terserang stroke dan komplikasi penyakit lain. Beliau hanya bisa berbaring dan harus mendapat bantuan untuk kegiatan dasar seperti makan, minum, berganti pakaian, mandi, dan pergi ke toilet.

Bapak A harus menggunakan selang makanan atau tabung nasogastrik untuk memastikan beliau mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan selama kurang-lebih 30 hari. Penggunaan selang ini penting guna mencegah malnutrisi yang dapat mempengaruhi pemulihan beliau. Tapi tidak semua orang dapat memasang dan merawat tabung nasogastrik dengan tepat.

Tabung nasogastrik harus diganti setiap 3-7 hari sekali. Kondisi tabung juga harus dipantau secara rutin untuk memastikan tidak robek, lepas, atau tersumbat. Bila terjadi sumbatan atau robekan, pasien bisa mengalami komplikasi tambahan. Perawat Kavacare hadir untuk membantu melakukan tindakan keperawatan bagi Bapak A.

Tidak hanya memasang dan merawat tabung nasogastrik, perawat Kavacare dapat memeriksa dan mengontrol tanda-tanda vital Bapak A. Jadi, ketika tanda-tanda vital beliau menunjukkan penurunan, perawat Kavacare dapat melakukan tindakan medis yang dibutuhkan. Termasuk berkoordinasi dengan tim Kavacare untuk memanggil ambulans dan membawa beliau ke rumah sakit demi penanganan yang lebih baik.

Jika diperlukan, perawat Kavacare juga dapat membantu memasang/merawat kateter, stoma, infus, dan lainnya sesuai dengan kebutuhan pasien di rumah.

Pemberian obat, memberikan suntikan intramuskular/intravena

 

Ibu F, 65 tahun, dibolehkan pulang dari rumah sakit setelah menjalani perawatan karena diabetes. Dokter memberikan panduan untuk menjaga kadar gula darah tetap di level normal dengan menu makanan sehat dan olahraga ringan secara teratur. Selain itu, ada obat-obatan yang harus diminum dan insulin yang mesti disuntikkan.

Berdasarkan diagnosis dokter, Ibu F juga mengalami komplikasi retinopati karena tingginya tekanan darah serta kadar kolesterol dan glukosa beliau. Akibatnya, beliau mengalami gejala seperti pandangan kabur, berbayang, dan gelap serta sulit memahami warna benda di sekitarnya. Maka manajemen perawatan diabetes di rumah menjadi sangat penting.

Ibu F masih dapat beraktivitas seperti biasanya dengan bantuan minimal dari anggota keluarga di rumah. Tapi beliau harus sering diingatkan untuk minum obat dan butuh pertolongan untuk menyuntikkan insulin di perut atau lengannya. Sedangkan anggota keluarganya tidak ada yang dapat mencurahkan waktu sepenuhnya untuk merawat beliau.

Untuk memastikan Ibu F mendapat pengobatan sesuai dengan anjuran dokter, perawat Kavacare dapat memberikan bantuan baik dalam pemberian obat maupun suntikan. Perawat Kavacare menggunakan prinsip enam benar dalam pemberian obat yang aman kepada pasien, yakni benar pasiennya, benar obatnya, benar dosisnya, benar waktunya, benar caranya, dan benar dokumentasinya.

Dengan begitu, Ibu F dapat mengendalikan diabetesnya dan anggota keluarga tak perlu khawatir lagi mengenai pemberian obat beliau secara aman.

Melakukan pelayanan maternitas dan anak

 

Ibu K, 38 tahun, sedang mengandung anak pertama yang dinantikan kehadirannya setelah menikah tujuh tahun lalu. Saat menjalani pemeriksaan oleh dokter kandungan di rumah sakit, beliau dinyatakan mengalami kehamilan berisiko tinggi. Karena itu, kondisi kehamilan beliau memerlukan pemantauan dan pemeriksaan secara berkala.

Ibu K sempat menjalani rawat inap dan tirah baring di rumah sakit selama beberapa hari karena mengalami perdarahan. Dokter kandungan lalu menyatakan beliau boleh pulang, tapi harus menjaga kehamilannya dengan tidak melakukan aktivitas berat dan memperbanyak istirahat di rumah.

Suami Ibu K harus ke kantor untuk bekerja selama lima hari dalam sepekan. Suami beliau berangkat pada pagi hari dan sering pulang malam. Maka Ibu K memerlukan pendampingan terutama selama suami beliau tidak di rumah.

Tim Kavacare dapat membantu memberikan pelayanan maternitas bagi Ibu K di rumah. Pelayanan itu meliputi keperawatan untuk mendeteksi potensi komplikasi kehamilan, pemberian obat, pemantauan tekanan darah, pemberian terapi intravena, dan layanan rumah tangga atau bantuan kesehatan di rumah yang memungkinkan Ibu K mematuhi pembatasan aktivitas sembari tetap mempertahankan rutinitas rumah tangga.

Pelayanan ini juga mencakup edukasi bagi ibu untuk perawatan bayi yang akan dilahirkan, seperti pentingnya pemberian air susu ibu dan pemantauan kondisi bayi di rumah. Tim Kavacare berkomitmen menjadikan masa kehamilan ibu dan kelahiran bayi sebagai pengalaman positif bagi ibu dan keluarganya.

Dapatkan Layanan Perawatan Di Rumah  Untuk Orang Yang Anda Cintai

Mulailah dengan mendapatkan layanan konsultasi gratis, dan dapatkan alasan kenapa kebanyakan  orang Indonesia menggunakan layanan homecare Kavacare untuk mendapatkan perawatan kesehatan terbaik dirumah.