Dr Esther Chuwa adalah seorang Konsultan Senior dan Dokter Bedah Payudara dengan reputasi luar biasa di Singapura. Beliau dikenal secara internasional sebagai salah satu ahli bedah payudara terkemuka dengan pengalaman lebih dari 15 tahun yang menyelesaikan pendidikan kedokteran di National University of Singapore (NUS), kemudian melanjutkan pelatihan bedah di Singapore General Hospital dan National Cancer Centre. Dr Esther Chuwa juga mendapatkan pengakuan dari Royal College of Surgeons Edinburgh sebagai kandidat terbaik pada ujian kualifikasi, sebuah pencapaian yang menunjukkan dedikasi serta keunggulan klinisnya.
Tidak berhenti di situ, beliau memperdalam keahliannya melalui fellowship oncoplastic breast surgery di Nottingham Breast Institute, UK. Dr Chuwa termasuk sedikit ahli bedah payudara di Singapura yang mendapatkan pelatihan formal di bidang onkoplastik. Beliau juga melakukan observership di rumah sakit ternama dunia seperti Memorial Sloan Kettering Cancer Centre di Amerika Serikat, Lyon Berard Cancer Centre di Prancis, dan Western General Hospital di Inggris. Dengan latar belakang ini, pasien dapat merasa yakin bahwa penanganan yang diberikan Dr Chuwa tidak hanya berfokus pada pengendalian kanker, tetapi juga memperhatikan hasil estetika payudara setelah operasi.
Keahlian Dr Esther Chuwa
Bedah Onkoplastik dan Rekonstruksi Payudara
Tidak banyak dokter yang dianggap sebagai ahli onkoplastik, namun Dr Esther Chuwa memiliki reputasi sangat baik di bidang ini. Bedah onkoplastik adalah teknik operasi yang menggabungkan pengangkatan kanker payudara dengan rekonstruksi estetik. Tujuannya adalah agar pasien tidak hanya sembuh dari kanker, tetapi juga tetap percaya diri dengan bentuk payudara pasca operasi. Prosedur ini biasanya dilakukan Dr Esther Chuwa pada pasien kanker stadium awal hingga menengah. Operasi berlangsung sekitar 2–4 jam, dengan masa pemulihan 2–4 minggu. Dalam kasus tertentu, pasien mungkin membutuhkan fisioterapi atau perawatan tambahan untuk mengembalikan mobilitas bahu dan lengan.
Dr Esther Chuwa menawarkan beberapa teknik, termasuk therapeutic mammoplasty, penggunaan flap otot dari punggung (latissimus dorsi flap), maupun rekonstruksi dengan implan. Setiap teknik dipilih berdasarkan kondisi medis, ukuran tumor, dan preferensi pasien. Hal ini memberikan solusi yang personal dan menyeluruh, membuat pasien merasa lebih nyaman menjalani pengobatan.
Biopsi Minimal Infasif dan Penanganan Tumor Non-Palpable
Selain operasi besar, Dr Chuwa juga ahli dalam teknik biopsi payudara minim invasif. Prosedur ini dilakukan Dr Esther Chuwa untuk mengambil sampel jaringan dengan sayatan kecil, sehingga luka minimal dan proses pemulihan cepat. Teknik ini penting untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini.
Beliau juga berpengalaman dalam menangani tumor non-palpable, yaitu tumor yang tidak dapat diraba, namun terlihat pada pemeriksaan mammogram atau USG. Dengan teknik lokalisi dan eksisi yang presisi, Dr Chuwa dapat mengangkat tumor tersebut dengan akurat tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Prosedur biasanya memerlukan rawat inap singkat atau bahkan bisa dilakukan rawat jalan, dengan pemulihan relatif cepat.
Baca juga: Dr. Chan Ching Wan Top Dokter Bedah Payudara di Mount Elizabeth Medical Centre
Jadwal Praktek Dr Esther Chuwa di Solis Breast Care & Surgery Centre
Disarankan untuk menghubungi Kavalink minimal 1–2 minggu sebelum rencana kunjungan, karena jadwal beliau cukup padat dan ada administrasi medis yang perlu dipersiapkan.
| Hari | Jadwal |
|---|---|
| Senin | Sesuai pembuatan janji |
| Selasa | Sesuai pembuatan janji |
| Rabu | Sesuai pembuatan janji |
| Kamis | Sesuai pembuatan janji |
| Jumat | Sesuai pembuatan janji |
| Sabtu | Sesuai pembuatan janji |
| Minggu | Tidak praktek |
Alamat Rumah Sakit: Solis Breast Care & Surgery Centre, 290 Orchard Rd, Lobby C 09-30/31 Paragon Shopping Centre, Singapore 238859
Solis adalah pusat medis yang berfokus khusus pada kesehatan payudara. Dengan tim dokter ahli dan fasilitas modern, Solis menyediakan layanan komprehensif mulai dari skrining, diagnosa, hingga penanganan bedah dan pasca operasi. Pusat ini juga dikenal sebagai centre of excellence di Singapura dalam bidang onkoplastik dan rekonstruksi payudara.
Baca juga: Berobat di Singapura
Testimoni Pasien Dr Esther Chuwa
“Saya memiliki pengalaman luar biasa dengan Dr Esther dan timnya. Mereka profesional dan sabar. Dr Esther menjelaskan kondisi saya dengan gambar sederhana sehingga mudah dipahami. Saat hasil biopsi keluar, asistennya langsung menelepon untuk menyampaikan kabar baik, sehingga saya merasa lega tanpa harus menunggu beberapa hari.” Testimoni dari Xin Hui Lee.
“Pelayanan dari Dr Esther dan timnya sangat luar biasa. Beliau tidak hanya ahli dalam medis, tetapi juga sangat ramah dan perhatian. Saya merasa diberi penjelasan lengkap mengenai kondisi saya. Proses operasi dan follow-up berjalan mulus. Saya sangat merekomendasikan beliau.” Testimoni dari Leon Lanlianty.
“Saya sudah berkonsultasi dengan Dr Esther sejak 2016. Beliau dokter yang penuh belas kasih, menenangkan, dan sangat kompeten. Saat pertama kali didiagnosis kanker, beliau meluangkan waktu panjang untuk menjawab pertanyaan dan kekhawatiran saya. Hingga kini saya masih rutin kontrol dengan beliau dan sangat bersyukur mendapat perawatan dari Dr Esther.” Testimoni dari Emily Lim-Leh.
Biaya Konsultasi dengan Dr Esther Chuwa dan Cara Pembuatan Janji
Estimasi biaya konsultasi dengan spesialis di Singapura umumnya berkisar antara SGD 150 – SGD 250 atau sekitar Rp1.700.000 – Rp2.900.000. Biaya dapat berbeda tergantung kompleksitas kasus dan durasi konsultasi.
Jika Anda ingin berkonsultasi dengan Dr Esther Chuwa, hubungi Kavalink melalui WhatsApp di 0811 1446 777. Menggunakan layanan Kavalink tidak akan menambah biaya rumah sakit, karena Kavalink membantu:
- Mengatur janji temu dengan dokter
- Menyiapkan akomodasi & transportasi termasuk jemputan bandara
- Mengurus dokumen medis dan administrasi
- Memberikan pendamping medis bila diperlukan
Lebih dari 10.000 pasien Indonesia telah dibantu Kavalink untuk mendapatkan perawatan terbaik di luar negeri. Jadi, Anda tidak perlu khawatir meski ini adalah pengalaman pertama Anda berobat ke luar negeri.


