Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam

Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam Top Dokter Ortopedi di KPJ Penang Specialist Hospital

Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam adalah dokter spesialis bedah ortopedi di KPJ Penang Specialist Hospital yang memiliki subspesialisasi dalam bedah kaki dan pergelangan kaki. Beliau menangani berbagai masalah pada tulang, sendi, ligamen, tendon, dan otot, terutama yang berada di area kaki serta pergelangan kaki. Keahlian Dr Tharumaraja Thiruselvam mencakup cedera olahraga, patah tulang kompleks, kelainan bentuk kaki, luka kaki diabetes, Charcot foot, kerusakan tulang rawan sendi, hingga plantar fasciitis atau nyeri pada jaringan penyangga telapak kaki.

Dr Tharumaraja Thiruselvam menyelesaikan pendidikan dokter MBBS di University of Dhaka, kemudian memperoleh gelar Master of Medicine in Orthopaedics dari Universiti Sains Malaysia. Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam juga mengikuti fellowship khusus bedah kaki dan pergelangan kaki melalui Ministry of Health Malaysia dengan pelatihan di Jerman. Sejak menyelesaikan pendidikan dokter pada 1998, Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam telah menjalani perjalanan karier kedokteran selama lebih dari 25 tahun. Pengalamannya tidak hanya berasal dari praktik klinis, tetapi juga dari peran sebagai Kepala Subspesialisasi Kaki dan Pergelangan Kaki di Ministry of Health Malaysia, Kepala Departemen Ortopedi Hospital Kulim, pelatih dokter subspesialis, serta anggota panel ahli nasional untuk permasalahan kaki dan pergelangan kaki.

berobat ke luar negeri kavalink homecare kavacare

Keahlian Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam

Latar belakang pendidikan dan pengalaman kepemimpinan Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam menunjukkan perhatian beliau yang mendalam terhadap masalah kaki dan pergelangan kaki. Dr Tharumaraja Thiruselvam pernah menjadi Deputy Chairman Malaysian Foot and Ankle Society, anggota National Specialist Register, anggota Malaysian Orthopaedic Association, serta Ketua kelompok penyusun Clinical Practice Guidelines untuk penanganan masalah kaki diabetes. Dr Tharumaraja Thiruselvam juga menjadi penulis pertama pedoman ringkas penanganan kaki diabetes untuk dokter layanan primer di Malaysia.

1. Penanganan Trauma Kaki dan Pergelangan Kaki

Trauma kaki dan pergelangan kaki dapat terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, terjatuh dari ketinggian, tertimpa benda berat, salah pijakan, atau benturan saat berolahraga. Cedera yang terjadi bisa berupa keseleo, ligamen robek, tendon Achilles cedera, sendi bergeser, maupun patah tulang. Pada kasus yang kompleks, beberapa tulang dan jaringan lunak dapat mengalami kerusakan secara bersamaan.

Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam menangani trauma muskuloskeletal umum serta trauma kompleks di kaki dan pergelangan kaki. Pemeriksaan biasanya dimulai dengan menilai bentuk kaki, lokasi nyeri, pembengkakan, kestabilan sendi, kemampuan berjalan, serta kondisi saraf dan aliran darah. Dokter dapat meminta pemeriksaan rontgen, CT scan, atau MRI untuk mengetahui bagian yang mengalami kerusakan.

Cedera ringan tidak selalu membutuhkan operasi. Penanganannya dapat berupa istirahat, pemasangan penyangga, obat antinyeri, kompres dingin, dan fisioterapi. Namun, patah tulang yang bergeser, sendi yang tidak stabil, atau ligamen yang rusak berat mungkin memerlukan tindakan operasi. Lamanya pemulihan dapat berlangsung beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung jenis cedera, usia pasien, kondisi tulang, dan kedisiplinan menjalani rehabilitasi.

2. Cedera Olahraga pada Kaki dan Pergelangan Kaki

Pergelangan kaki termasuk bagian tubuh yang sering mengalami cedera olahraga. Cedera dapat terjadi saat berlari di permukaan yang tidak rata, mendarat setelah melompat, melakukan gerakan memutar mendadak, atau memakai sepatu olahraga yang tidak sesuai. Keluhan yang sering muncul meliputi nyeri, pembengkakan, memar, kesulitan menapak, atau pergelangan kaki terasa tidak stabil.

Beliau dapat menangani cedera ligamen, kerusakan tendon, patah tulang, maupun cedera berulang yang menyebabkan pergelangan kaki mudah terkilir. Tujuan pengobatan bukan hanya mengurangi nyeri, tetapi juga mengembalikan kestabilan sendi agar pasien dapat berjalan dan berolahraga dengan lebih aman.

Setelah cedera atau operasi, pasien mungkin perlu menjalani fisioterapi untuk memperkuat otot, meningkatkan kelenturan, melatih keseimbangan, dan mengembalikan pola berjalan. Pasien sebaiknya tidak terburu-buru kembali berolahraga karena jaringan yang belum pulih dapat kembali mengalami cedera.

3. Koreksi Kelainan Bentuk Kaki

Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam menangani kelainan bentuk kaki yang muncul sejak lahir maupun berkembang saat dewasa. Kondisi yang ditangani meliputi pes planus, pes cavus, hallux valgus, claw toe, dan hammertoe.

Pes planus merupakan kondisi ketika lengkungan telapak kaki menjadi terlalu datar. Sebaliknya, pes cavus terjadi ketika lengkungan telapak kaki terlalu tinggi. Kedua kondisi ini dapat mengubah pembagian beban tubuh pada kaki sehingga pasien merasa cepat lelah, nyeri saat berjalan, sulit memilih sepatu, atau mengalami kapalan pada bagian tertentu.

Hallux valgus atau bunion ditandai dengan perubahan posisi ibu jari kaki yang mengarah ke jari lainnya dan munculnya tonjolan pada pangkal ibu jari. Sementara itu, claw toe dan hammertoe membuat jari kaki menekuk secara tidak normal. Selain mengganggu penampilan, kelainan ini dapat menyebabkan gesekan dengan sepatu, luka, kapalan, dan rasa sakit saat berdiri.

Pada tahap awal, dokter dapat menyarankan penggantian alas kaki, penggunaan bantalan atau sol khusus, latihan peregangan, obat antinyeri, serta fisioterapi. Operasi dapat dipertimbangkan ketika kelainan bentuk menimbulkan nyeri berat, mengganggu kemampuan berjalan, menyebabkan luka berulang, atau tidak membaik dengan perawatan tanpa operasi. Prosedur operasi akan disesuaikan dengan bentuk kaki dan struktur yang mengalami perubahan.

4. Penanganan Luka Kaki Diabetes

Luka kaki diabetes merupakan luka yang sulit sembuh pada pasien diabetes. Kondisi ini sering muncul karena kerusakan saraf membuat pasien tidak menyadari adanya lecet, luka kecil, atau tekanan berlebihan pada kaki. Diabetes juga dapat mengganggu aliran darah dan memperlambat proses penyembuhan.

Luka kecil yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi luka dalam, infeksi jaringan, infeksi tulang, hingga kematian jaringan. Karena itu, pasien diabetes dianjurkan memeriksa telapak kaki setiap hari, menggunakan alas kaki yang sesuai, menjaga kadar gula darah, dan segera berkonsultasi apabila menemukan luka, kemerahan, bengkak, kapalan, atau perubahan warna kulit.

Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam menangani luka kaki diabetes beserta komplikasinya, termasuk tindakan pencegahan melalui operasi bila terdapat bentuk tulang atau jari kaki yang menyebabkan tekanan berulang. Penanganan dapat meliputi pembersihan luka, pengangkatan jaringan mati, pemberian antibiotik, pengurangan tekanan pada kaki, evaluasi aliran darah, dan koreksi kelainan bentuk kaki. Perawatan sering kali membutuhkan kerja sama dokter ortopedi, dokter penyakit dalam, perawat luka, fisioterapis, serta pasien dan keluarga.

Baca juga: Dr Christopher Lee T Top Dokter Ginjal di Georgetown Specialist Hospital

5. Koreksi Charcot Foot

Charcot foot adalah kerusakan tulang dan sendi kaki yang dapat terjadi pada pasien dengan gangguan saraf, terutama neuropati akibat diabetes. Karena kemampuan merasakan nyeri berkurang, pasien mungkin tetap berjalan meskipun tulang atau sendinya mengalami cedera. Lama-kelamaan, bentuk kaki dapat berubah, menjadi bengkak, terasa hangat, dan sulit digunakan untuk berjalan.

Pada tahap awal, kaki biasanya perlu diistirahatkan dan dilindungi menggunakan gips, sepatu khusus, atau alat bantu jalan agar kerusakan tidak bertambah berat. Pada deformitas yang sudah parah atau tidak stabil, operasi koreksi dapat dipertimbangkan untuk memperbaiki susunan tulang, menstabilkan sendi, dan mengurangi risiko terbentuknya luka baru.

Pemulihan Charcot foot membutuhkan waktu dan pemantauan yang ketat. Pasien mungkin perlu membatasi tumpuan pada kaki selama beberapa bulan serta menjalani rehabilitasi sebelum kembali berjalan secara bertahap.

6. Kerusakan Sendi, Tulang Rawan, dan Plantar Fasciitis

Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam juga menangani arthropathy atau gangguan pada sendi kecil dan besar di kaki serta pergelangan kaki. Kondisi ini dapat disebabkan oleh proses penuaan, cedera lama, penyakit autoimun, asam urat, maupun kerusakan tulang rawan. Pasien dapat mengalami nyeri saat berjalan, sendi kaku, pembengkakan, dan keterbatasan gerak.

Osteochondral pathology merupakan kerusakan yang melibatkan tulang rawan sendi dan tulang di bawahnya. Kondisi ini sering terjadi setelah pergelangan kaki terkilir atau mengalami benturan. Penanganannya dapat berupa pengurangan aktivitas, penggunaan penyangga, fisioterapi, suntikan sendi, operasi artroskopi, atau prosedur perbaikan tulang rawan.

Sementara itu, plantar fasciitis menimbulkan nyeri pada tumit atau telapak kaki, terutama saat mengambil langkah pertama setelah bangun tidur. Penanganan awal biasanya meliputi peregangan, pengurangan aktivitas pemicu, penggunaan alas kaki yang lebih baik, fisioterapi, dan obat pereda nyeri. Operasi umumnya hanya dipertimbangkan apabila keluhan berat tidak membaik setelah menjalani perawatan tanpa operasi.

Jadwal Praktek Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam di KPJ Penang Specialist Hospital

Pasien disarankan menghubungi Kavalink sekitar 1 sampai 2 minggu sebelum rencana kunjungan. Jadwal dokter dapat berubah ketika beliau menjalankan operasi, menghadiri kegiatan medis, atau sedang cuti. Waktu persiapan juga diperlukan untuk mengurus pendaftaran serta mengirimkan rekam medis, hasil rontgen, MRI, CT scan, daftar obat, dan dokumen kesehatan lainnya.

Hari Waktu 
Senin09:00 -13:00 dan 14:00 – 16:30
Selasa09:00 -13:00 dan 14:00 – 16:30
Rabu09:00 -13:00 dan 14:00 – 16:30
Kamis09:00 -13:00 dan 14:00 – 16:30
Jumat09:00 -13:00 dan 14:00 – 16:30
Sabtu09:00 – 12:00
MingguTidak praktek

Alamat KPJ Penang Specialist Hospital:
570 Jalan Perda Utama, Bukit Mertajam, Seberang Perai, 14000 Pulau Pinang, Malaysia.

KPJ Penang Specialist Hospital menempatkan ortopedi sebagai salah satu layanan unggulannya bersama layanan jantung, kesehatan wanita, dan wellness. Rumah sakit ini memiliki Bone, Joint & Spine Centre untuk pemeriksaan serta penanganan masalah tulang, sendi, otot, dan tulang belakang. Salah satu daftar dokter publik mencantumkan setidaknya tujuh dokter ortopedi dengan bidang yang beragam, termasuk ortopedi umum, bedah tulang belakang, artroskopi dan olahraga, serta bedah kaki dan pergelangan kaki. Jumlah dan susunan dokter dapat berubah mengikuti pembaruan rumah sakit.

Baca juga: Dr Ng Ying Zhuang Top Gastroenterologi dan Hepatologi di Loh Guan Lye

Estimasi Biaya Konsultasi dengan Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam dan Cara Buat Janji

Estimasi biaya konsultasi dokter spesialis di Malaysia adalah sekitar MYR 200 sampai MYR 500. Biaya sebenarnya dapat berbeda berdasarkan durasi konsultasi, tingkat kerumitan kondisi pasien, serta kebijakan rumah sakit. Pemeriksaan tambahan seperti rontgen, CT scan, MRI, tes darah, pemasangan penyangga, fisioterapi, atau tindakan operasi akan dikenakan biaya terpisah. Kavalink dapat membantu meminta estimasi biaya terbaru sebelum pasien berangkat.

Untuk membuat janji dengan Dato’ Dr Tharumaraja Thiruselvam, pasien dapat menghubungi Kavalink melalui WhatsApp di nomor 0811-1446-777. Menggunakan layanan Kavalink tidak akan menambah tagihan rumah sakit. Kavalink dapat membantu mengatur jadwal dokter, mempersiapkan dokumen kesehatan, penjemputan dari bandara, medical escort, transportasi, akomodasi, dan kebutuhan lain selama menjalani pengobatan. Kavalink telah membantu lebih dari 10.000 orang Indonesia mendapatkan pengobatan di luar negeri, sehingga pasien tidak perlu khawatir meskipun baru pertama kali menjalani pengobatan di negara lain.

Artikel ini telah direview oleh

Kavalink Medical Team

Medical Travel Facilitator