Dr Johan Quah Boon Leong adalah dokter spesialis bedah saraf dan bedah tulang belakang di Sunway Medical Centre, Kuala Lumpur. Beliau memiliki fokus khusus pada penyakit yang kompleks di area otak, kelenjar hipofisis, dasar tengkorak, pembuluh darah otak, hidrosefalus, hingga tulang belakang. Salah satu bidang yang paling menonjol adalah operasi tumor hipofisis dan dasar tengkorak dengan teknik endoskopi, yaitu operasi melalui jalur yang lebih minimal invasif sehingga pada kasus tertentu dapat mengurangi kebutuhan sayatan besar. Fokus klinis beliau juga mencakup tumor otak, terutama meningioma dasar tengkorak, penyakit neurovaskular, tumor tulang belakang, penyakit tulang belakang degeneratif, dan trauma tulang belakang.
Latar belakang pendidikan dan pelatihan Dr Johan Quah Boon Leong juga kuat secara internasional. Beliau menempuh pendidikan kedokteran di International Medical University, kemudian memperoleh MRCS dari Royal College of Surgeons di Irlandia dan FRCS Neurosurgery dari Inggris. Beliau juga memiliki Certificate of Eligibility for Specialist Registration atau CESR dalam bidang bedah saraf di Inggris serta menjalani fellowship khusus dalam Pituitary and Endoscopic Anterior Skull Base Surgery. Pelatihan pascasarjana beliau dilakukan di sejumlah institusi di Singapura dan Inggris, termasuk National University Hospital Singapore, Khoo Teck Puat Hospital Singapore, Queen’s Hospital London, dan Salford Royal Hospital di Manchester. Sumber resmi tidak mencantumkan total tahun pengalaman klinis beliau secara spesifik, tetapi rekam jejak beliau di bidang bedah saraf telah terdokumentasi setidaknya sejak sebelum menerima Service Champion Award di Khoo Teck Puat Hospital pada 2016 dan 2017.
Keahlian Dr Johan Quah Boon Leong
1. Operasi Tumor Hipofisis dengan Teknik Endoskopi
Salah satu keahlian khusus Dr Johan Quah Boon Leong adalah menangani penyakit pada kelenjar hipofisis atau pituitary gland. Hipofisis adalah kelenjar kecil di dasar otak yang memiliki peran besar dalam mengatur hormon tubuh. Hormon tersebut berhubungan dengan pertumbuhan, metabolisme, fungsi seksual, kesuburan, produksi hormon stres, hingga keseimbangan cairan tubuh.
Tumor hipofisis dapat dibedakan menjadi tumor yang menghasilkan hormon secara berlebihan dan tumor yang tidak menghasilkan hormon. Beberapa kondisi yang menjadi fokus Dr Johan Quah antara lain Cushing’s Disease dan akromegali. Pada penyakit Cushing, tubuh mengalami kelebihan hormon kortisol sehingga pasien dapat mengalami kenaikan berat badan, wajah membulat, tekanan darah tinggi, kelemahan otot, dan gangguan gula darah. Sementara akromegali terjadi ketika tubuh menghasilkan terlalu banyak hormon pertumbuhan pada usia dewasa, sehingga tangan, kaki, dan bagian wajah dapat membesar secara perlahan.
Tumor hipofisis yang berukuran besar juga dapat menekan saraf penglihatan sehingga pasien mengalami pandangan kabur atau lapang pandang menyempit. Sunway Medical Centre menyebutkan bahwa sekitar 99% tumor hipofisis bersifat jinak, meskipun ukuran dan lokasinya tetap dapat menimbulkan komplikasi serius. Tumor yang sangat besar bahkan dapat menghambat aliran cairan otak dan menyebabkan hidrosefalus.
Untuk kasus tertentu, Dr Johan Quah dapat melakukan endoscopic pituitary surgery. Operasi ini biasanya dilakukan melalui rongga hidung menggunakan kamera endoskop berukuran kecil sehingga dokter dapat mencapai area hipofisis tanpa harus membuka bagian tengkorak secara luas. Kavacare menjelaskan bahwa operasi hipofisis bertujuan mengangkat tumor pada kelenjar yang mengatur berbagai hormon penting tubuh.
Teknik endoskopi juga dapat memberikan keuntungan pada kasus terpilih berupa luka operasi yang lebih kecil dan menghindari bekas luka besar di kepala. Namun, apakah tumor dapat diangkat seluruhnya melalui teknik ini tetap bergantung pada ukuran, posisi, penyebaran tumor, hubungannya dengan pembuluh darah dan saraf, serta kondisi kesehatan pasien.
2. Operasi Dasar Tengkorak dan Tumor Otak
Dr Johan Quah juga memiliki fokus khusus dalam anterior skull base surgery atau operasi dasar tengkorak bagian depan. Dasar tengkorak merupakan area yang sangat kompleks karena di tempat ini terdapat otak, saraf penting, pembuluh darah besar, serta struktur yang berhubungan dengan hidung dan mata.
Kondisi yang ditangani beliau mencakup craniopharyngioma, chordoma, sarkoma dasar tengkorak, serta tumor otak terutama skull base meningioma. Meningioma merupakan tumor yang tumbuh dari lapisan pembungkus otak. Banyak meningioma berkembang secara perlahan, tetapi tumor di dasar tengkorak dapat sulit ditangani karena lokasinya berdekatan dengan saraf mata, pembuluh darah, batang otak, dan struktur penting lainnya.
Gejala tumor otak dapat berbeda tergantung lokasi dan ukurannya. Keluhan dapat berupa sakit kepala berulang, kejang, gangguan penglihatan, kelemahan anggota tubuh, muntah, gangguan keseimbangan, hingga perubahan bicara atau perilaku. Kavacare menjelaskan bahwa tindakan operasi bertujuan mengangkat jaringan abnormal sebanyak mungkin sambil mempertahankan fungsi jaringan otak yang sehat.
Baca juga: Dato Dr Ong Loke Meng Top Dokter Spesialis Ginjal di Penang Adventist Hospital
3. Gamma Knife Radiosurgery
Dr Johan Quah juga memiliki fokus prosedur pada Gamma Knife radiosurgery. Walaupun namanya menggunakan kata “knife”, prosedur ini sebenarnya tidak menggunakan pisau bedah. Gamma Knife menggunakan sinar radiasi yang sangat terarah untuk memberikan dosis radiasi tinggi pada titik tertentu di dalam otak.
Metode ini dapat dipertimbangkan untuk beberapa jenis tumor atau kelainan pembuluh darah otak, tergantung ukuran dan posisi kelainan. Sunway Neuroscience Centre menggunakan Leksell Gamma Knife Icon, teknologi stereotactic radiosurgery untuk penanganan kondisi otak tertentu tanpa operasi terbuka konvensional.
Keunggulan pendekatan ini adalah radiasi dapat diarahkan dengan presisi sehingga jaringan sehat di sekitarnya menerima paparan seminimal mungkin. Namun, Gamma Knife tidak cocok untuk setiap tumor. Dokter akan menentukan pilihan berdasarkan MRI atau CT scan, ukuran tumor, lokasinya, kondisi pasien, dan apakah sebelumnya pasien sudah menjalani operasi atau radioterapi.
4. Hidrosefalus Kompleks
Bidang lain yang menjadi fokus Dr Johan Quah adalah complex hydrocephalus. Hidrosefalus terjadi ketika cairan yang normalnya mengelilingi otak menumpuk terlalu banyak sehingga meningkatkan tekanan di dalam kepala.
Gejalanya pada orang dewasa dapat berupa sakit kepala, muntah, penglihatan terganggu, keseimbangan memburuk, gangguan berjalan, mengantuk, atau perubahan kemampuan berpikir. Dr Johan Quah juga menangani idiopathic intracranial hypertension, yaitu tekanan di dalam kepala meningkat tanpa ditemukan tumor atau penyebab struktural yang jelas.
Penanganan hidrosefalus sangat bergantung pada penyebabnya. Sebagian pasien dapat membutuhkan pemasangan selang khusus atau shunt untuk mengalirkan cairan, sementara pasien tertentu dapat menjalani tindakan endoskopi untuk membuat jalur baru agar cairan otak dapat mengalir dengan lebih baik.
5. Bedah Tulang Belakang Kompleks dan Minimal Invasif
Selain otak, Dr Johan Quah menangani penyakit tulang belakang pada pasien dewasa, termasuk tumor tulang belakang, penyakit degeneratif tulang belakang, serta trauma tulang belakang. Beliau juga melakukan complex spine surgery dan minimally invasive spine surgery.
Penyakit degeneratif tulang belakang dapat terjadi ketika bantalan dan sendi tulang belakang mengalami perubahan akibat usia atau penggunaan dalam jangka panjang. Kondisi seperti HNP atau saraf kejepit dan penyempitan saluran saraf dapat menyebabkan nyeri leher atau pinggang yang menjalar ke tangan atau kaki, kesemutan, kebas, dan kelemahan otot.
Kavacare menjelaskan bahwa tidak semua saraf kejepit langsung membutuhkan operasi. Penanganan awal dapat berupa obat, perubahan aktivitas, dan fisioterapi. Bila tekanan pada saraf berat, terdapat kelemahan anggota tubuh, atau keluhan tidak membaik dengan terapi konservatif, tindakan operasi dapat dipertimbangkan. Operasi minimal invasif menggunakan akses yang lebih kecil dibanding operasi terbuka pada kasus tertentu, dengan tujuan mengurangi kerusakan jaringan di sekitar area operasi.
Masa pemulihan sangat bervariasi. Beberapa pasien dapat mulai berjalan tidak lama setelah operasi, tetapi pemulihan penuh dapat membutuhkan beberapa minggu hingga beberapa bulan. Fisioterapi atau rehabilitasi mungkin diperlukan terutama bila sebelum operasi sudah terdapat kelemahan otot atau gangguan berjalan.
6. Bedah Neurovaskular dan Neurotrauma
Dr Johan Quah juga menangani penyakit neurovaskular, yaitu gangguan pada pembuluh darah yang memasok otak. Sunway Neuroscience Centre menyediakan layanan bedah untuk aneurisma otak, arteriovenous malformation atau AVM, dan kondisi pembuluh darah otak lainnya.
Selain itu, fokus prosedur beliau meliputi neurotrauma dan cranioplasty. Neurotrauma berkaitan dengan cedera otak atau sistem saraf akibat kecelakaan atau benturan, sedangkan cranioplasty merupakan operasi untuk memperbaiki bagian tulang tengkorak yang sebelumnya mengalami kerusakan atau harus diangkat saat operasi terdahulu.
Jadwal Praktek Dr Johan Quah Boon Leong di Sunway Medical Centre
Pasien disarankan menghubungi Kavalink sekitar 1 sampai 2 minggu sebelum rencana kunjungan karena jadwal dokter dapat berubah dan dokter dengan bidang khusus seperti bedah saraf kompleks dapat memiliki permintaan konsultasi yang tinggi. Waktu tersebut juga dapat digunakan untuk menyiapkan administrasi serta mengirimkan MRI, CT scan, laporan operasi sebelumnya, hasil patologi, daftar obat, dan rekam medis lain agar dapat dipersiapkan sebelum konsultasi.
| Hari | Waktu |
| Senin | 09:00 – 13:00 dan 14:00 – 17:00 |
| Selasa | 09:00 – 13:00 dan 14:00 – 17:00 |
| Rabu | 09:00 – 13:00 dan 14:00 – 17:00 |
| Kamis | 09:00 – 13:00 dan 14:00 – 17:00 |
| Jumat | 09:00 – 13:00 dan 14:00 – 17:00 |
| Sabtu | 09:00 – 13:00 |
| Minggu | Tidak praktek |
Alamat Sunway Medical Centre:
No. 5, Jalan Lagoon Selatan, Bandar Sunway, 47500 Subang Jaya, Selangor, Malaysia.
Sunway Medical Centre memiliki Neuroscience Centre yang mengintegrasikan dokter neurologi, dokter bedah saraf, serta tenaga kesehatan pendukung untuk menangani penyakit otak, sumsum tulang belakang, dan saraf tepi. Fasilitas ini menangani operasi otak, bedah dasar tengkorak dengan endoskopi, operasi tulang belakang, bedah neurovaskular, tumor tulang belakang, hingga stereotactic radiosurgery menggunakan Leksell Gamma Knife Icon. Dr Johan Quah Boon Leong merupakan salah satu dokter bedah saraf yang tergabung dalam pusat tersebut. Rumah sakit juga memiliki berbagai Centre of Excellence lain termasuk Spine Centre, Rehabilitation Medicine Centre, Radiology & Interventional Centre, dan Sunway Cancer Centre, yang dapat mendukung penanganan multidisiplin untuk pasien dengan kondisi yang kompleks.
Baca juga: Dr Hardip Singh Top Dokter Spesialis Bedah Jantung di Penang Adventist Hospital
Estimasi Biaya Konsultasi dengan Dr Johan Quah Boon Leong dan Cara Buat Janji
Estimasi biaya konsultasi dokter spesialis di Malaysia umumnya sekitar MYR 200 sampai MYR 500 atau sekitar Rp700.000 sampai Rp1.830.000. Angka tersebut merupakan kisaran biaya konsultasi dan bukan tarif resmi khusus Dr Johan Quah Boon Leong. Biaya aktual dapat berbeda berdasarkan kebijakan Sunway Medical Centre dan kompleksitas konsultasi. Pemeriksaan tambahan seperti MRI, CT scan, pemeriksaan darah, pemeriksaan hormon, Gamma Knife, atau tindakan bedah akan memiliki biaya terpisah.
Untuk membuat janji dengan Dr Johan Quah Boon Leong, pasien Indonesia dapat menghubungi Kavalink melalui WhatsApp 0811-1446-777. Menggunakan layanan Kavalink tidak akan menambah tagihan rumah sakit. Kavalink dapat membantu mengatur jadwal konsultasi, koordinasi rekam medis, rekomendasi rumah sakit dan dokter, penjemputan bandara, transportasi, medical escort, hingga kebutuhan lain selama menjalani pengobatan di luar negeri.


