Dr Low Chun Leong

Dr. Low Chun Leong Top Dokter Spesialis Ginjal di KPJ Penang Specialist Hospital

Dr. Low Chun Leong adalah dokter spesialis ginjal atau nefrologi sekaligus dokter spesialis penyakit dalam yang saat ini berpraktik di KPJ Penang Specialist Hospital, Malaysia. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang kedokteran sejak menyelesaikan pendidikan dokter di University of Malaya pada 2010. Perjalanan kariernya mencakup pelayanan penyakit dalam, pelatihan nefrologi, hingga memimpin unit nefrologi di rumah sakit pemerintah Malaysia sebelum bergabung dengan KPJ Penang Specialist Hospital pada Mei 2024.

Pengalaman Dr. Low Chun Leong mencakup penanganan penyakit ginjal kronis, pasien yang membutuhkan dialisis atau cuci darah, komplikasi anemia pada penyakit ginjal, hingga evaluasi pasien transplantasi ginjal. Kredibilitas beliau juga didukung pengalaman penelitian yang cukup luas. Dr. Low terlibat dalam berbagai studi klinis penyakit ginjal, termasuk EMPA-KIDNEY, VALOR, ACHIEVE, ZENITH, APPLAUSE, DISCOVERY CKD, dan FLAIR. Beliau juga memiliki sejumlah publikasi terkait hemodialisis, anemia pada pasien penyakit ginjal kronis, dan hasil transplantasi ginjal. Bagi pasien Indonesia yang membutuhkan evaluasi lebih lanjut terkait fungsi ginjal atau second opinion mengenai dialisis, Dr. Low Chun Leong dapat menjadi salah satu dokter yang dipertimbangkan.

layanan kavalink, berobat ke luar negeri

Keahlian Dr. Low Chun Leong

Dr. Low Chun Leong memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Bachelor of Surgery atau MBBS dari University of Malaya pada 2010. Pada April 2016, beliau memperoleh Membership of the Royal College of Physicians of the United Kingdom atau MRCP (UK), salah satu kualifikasi pascasarjana penting bagi dokter penyakit dalam.

Setelah bekerja sebagai dokter penyakit dalam, beliau menjalani pelatihan nefrologi di Hospital Sultanah Bahiyah dan Department of Nephrology Hospital Kuala Lumpur. Dr. Low kemudian bekerja sebagai nephrologist dan physician di Hospital Sultanah Bahiyah, Hospital Kulim, serta menjadi Head of Nephrology di Hospital Sultan Abdul Halim pada September 2023 hingga April 2024. Sejak Mei 2024, beliau bergabung sebagai nephrologist dan physician di KPJ Penang Specialist Hospital.

1. Penanganan Penyakit Ginjal Kronis

Salah satu bidang utama dokter nefrologi adalah menangani penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease. Penyakit ini terjadi ketika kemampuan ginjal untuk menyaring darah menurun secara perlahan dalam waktu yang panjang. Pada tahap awal, pasien bahkan dapat tidak merasakan keluhan sehingga penyakit baru terdeteksi dari pemeriksaan darah atau urine.

Ginjal memiliki tugas penting untuk membuang zat sisa metabolisme, mengatur cairan dan mineral tubuh, membantu mengendalikan tekanan darah, serta berperan dalam produksi sel darah merah. Karena itu, ketika fungsi ginjal menurun, dampaknya dapat dirasakan oleh berbagai bagian tubuh.

Penyakit ginjal kronis dapat berkaitan dengan diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit autoimun, maupun kondisi lain yang merusak jaringan ginjal. Pemeriksaan biasanya meliputi fungsi ginjal dari darah, urine, tekanan darah, serta pemeriksaan tambahan sesuai kondisi pasien. Kavacare menjelaskan bahwa penyakit ginjal kronis berkembang perlahan dan berlangsung lebih dari tiga bulan.

Tujuan penanganan tidak selalu untuk mengembalikan ginjal seperti semula, terutama apabila kerusakan sudah kronis. Dokter akan berusaha memperlambat penurunan fungsi ginjal, menangani penyebab dan komplikasinya, serta menentukan kapan pasien membutuhkan terapi pengganti ginjal.

2. Dialisis atau Cuci Darah

Pengalaman akademik Dr. Low Chun Leong menunjukkan perhatian khusus terhadap bidang dialisis. Salah satu publikasi beliau membahas hasil penggunaan buttonhole cannulation pada pasien hemodialisis rawat jalan, termasuk laporan mengenai penggunaan teknik tersebut pada fistula femoro-femoral.

Hemodialisis atau cuci darah adalah metode yang digunakan ketika ginjal sudah tidak mampu membersihkan darah secara memadai. Darah dialirkan menuju mesin dialisis untuk menyaring zat sisa dan cairan berlebih, kemudian dikembalikan ke tubuh pasien.

Menurut artikel medis Kavacare, pasien gagal ginjal kronis dapat menjalani hemodialisis beberapa kali setiap minggu. Satu kali tindakan biasanya membutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat jam, meskipun durasinya dapat berbeda sesuai keadaan pasien dan resep dialisis dari dokter.

Selain hemodialisis, terdapat dialisis peritoneal yang menggunakan selaput dalam rongga perut sebagai penyaring. Tidak semua pasien penyakit ginjal langsung membutuhkan cuci darah. Dokter nefrologi akan mempertimbangkan fungsi ginjal, kadar elektrolit, produksi urine, penumpukan cairan, gejala pasien, serta kondisi medis lain sebelum menentukan apakah dialisis diperlukan.

Karena Dr. Low memiliki pengalaman klinis sekaligus penelitian terkait hemodialisis, beliau dapat menjadi pilihan untuk pasien yang ingin mendapatkan evaluasi mengenai waktu memulai dialisis, akses dialisis, serta perawatan pasien yang telah menjalani cuci darah rutin.

3. Anemia pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis

Dr. Low Chun Leong juga memiliki pengalaman penelitian mengenai anemia pada pasien chronic kidney disease. Beliau pernah menjadi sub-investigator dalam penelitian fase 3 mengenai terapi anemia pada pasien penyakit ginjal kronis yang belum menjalani dialisis. Salah satu karya akademiknya juga membahas prevalensi anemia pada pasien CKD.

Anemia berarti jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin lebih rendah daripada normal. Pada pasien penyakit ginjal kronis, kondisi ini dapat terjadi karena ginjal yang mengalami kerusakan tidak mampu menghasilkan hormon yang dibutuhkan tubuh untuk membantu pembentukan sel darah merah secara optimal.

Pasien dapat merasa mudah lelah, lemas, pusing, sulit berkonsentrasi, atau sesak ketika beraktivitas. Pemeriksaan darah diperlukan untuk memastikan apakah keluhan benar disebabkan oleh anemia dan menentukan penyebabnya. Penanganan kemudian disesuaikan dengan kondisi pasien dan tingkat keparahan penyakit ginjal.

4. Evaluasi Transplantasi Ginjal

Transplantasi ginjal juga menjadi bagian dari pengalaman akademik Dr. Low Chun Leong. Beberapa penelitian beliau membahas pasien penerima transplantasi ginjal dari donor meninggal, termasuk penggunaan Estimated Post-Transplant Survival atau EPTS score untuk membantu proses alokasi ginjal di Malaysia. Beliau juga meneliti diabetes yang muncul setelah transplantasi ginjal.

Transplantasi ginjal merupakan penggantian fungsi ginjal yang sudah gagal dengan ginjal sehat dari donor. Bagi sebagian pasien gagal ginjal stadium akhir yang memenuhi persyaratan medis, transplantasi dapat menjadi alternatif dari dialisis jangka panjang.

Namun, transplantasi bukan prosedur yang langsung dapat dilakukan kepada semua pasien. Sebelum transplantasi, pasien membutuhkan evaluasi menyeluruh, mulai dari tes darah, kondisi jantung dan paru, pemeriksaan infeksi, kecocokan donor, hingga kondisi kesehatan secara umum.

Setelah transplantasi berhasil, pasien biasanya tidak lagi membutuhkan dialisis, tetapi tetap harus mengonsumsi obat untuk mencegah sistem kekebalan tubuh menyerang ginjal donor. Kontrol dalam jangka panjang juga sangat penting untuk memantau fungsi ginjal baru.

Baca juga: Dr Lee Wai Kin Top Gastroenterologi dan Hepatologi di Gleneagles Hospital Penang

5. Aktif dalam Penelitian dan Pendidikan Kedokteran

Selain bekerja sebagai dokter, Dr. Low Chun Leong aktif dalam bidang pendidikan dan penelitian. Beliau pernah menjadi Honorary Clinical Lecturer di AIMST University pada 2017 sampai 2019 dan 2022 sampai 2024. Sejak 2024, beliau juga tercatat sebagai Honorary Lecturer di KPJ Healthcare College Penang.

Beliau memiliki sejumlah publikasi mengenai hemodialisis, penyakit ginjal kronis, anemia, transplantasi ginjal, serta pemanfaatan kembali air buangan reverse osmosis dari proses dialisis. Dr. Low juga pernah menjadi sub-investigator dalam berbagai penelitian klinis internasional mengenai terapi penyakit ginjal. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa praktik klinis beliau berjalan beriringan dengan perkembangan penelitian terbaru dalam bidang nefrologi.

Jadwal Praktek Dr. Low Chun Leong di KPJ Penang Specialist Hospital

Bagi pasien Indonesia yang ingin berkonsultasi dengan Dr. Low Chun Leong, sebaiknya menghubungi Kavalink sekitar 1 sampai 2 minggu sebelum rencana keberangkatan. Jadwal dokter dapat berubah karena kebutuhan pelayanan pasien dan kegiatan rumah sakit. Waktu tersebut juga dapat digunakan untuk menyiapkan rekam medis, hasil laboratorium fungsi ginjal, catatan dialisis, daftar obat, hasil USG atau CT scan, serta dokumen kesehatan lain agar dapat dikirimkan sebelum konsultasi.

Hari Jadwal Praktek 
SeninSesuai pembuatan janji
SelasaSesuai pembuatan janji
RabuSesuai pembuatan janji
KamisSesuai pembuatan janji
JumatSesuai pembuatan janji
SabtuSesuai pembuatan janji
MingguSesuai pembuatan janji

Alamat KPJ Penang Specialist Hospital:
570 Jalan Perda Utama, Bandar Perda, Bukit Mertajam, 14000 Pulau Pinang, Malaysia.

KPJ Penang Specialist Hospital merupakan bagian dari jaringan KPJ Healthcare dan memiliki layanan berbagai bidang spesialisasi. Informasi resmi KPJ menyebut rumah sakit ini memiliki kekuatan layanan antara lain pada bidang ortopedi, jantung, wellness, serta kesehatan wanita. Untuk pasien dengan gangguan ginjal, keberadaan dokter nefrologi seperti Dr. Low Chun Leong memungkinkan evaluasi penyakit ginjal dilakukan oleh dokter yang memiliki pengalaman dalam penyakit dalam, dialisis, komplikasi CKD, dan transplantasi. KPJ Healthcare sendiri menyediakan layanan nefrologi untuk penyakit ginjal kronis, gangguan fungsi ginjal, protein dalam urine, hipertensi terkait ginjal, hingga perawatan pasien dialisis dengan dukungan renal care team.

Baca juga: Dato Dr Adnan Bin Ramli Top Radiologi Klinis di Pantai Hospital Penang

Estimasi Biaya Konsultasi dengan Dr. Low Chun Leong dan Cara Buat Janji

Estimasi biaya konsultasi dokter spesialis di Malaysia adalah sekitar MYR 200 sampai MYR 500, atau kurang lebih Rp700.000 sampai Rp1.830.000 berdasarkan kisaran biaya yang tersedia. Biaya konsultasi Dr. Low Chun Leong dapat berbeda tergantung kebijakan KPJ Penang Specialist Hospital, kondisi pasien, durasi konsultasi, dan kebutuhan pemeriksaan lanjutan.

Biaya tersebut umumnya belum termasuk pemeriksaan tambahan seperti tes darah dan urine, USG ginjal, CT scan, prosedur dialisis, maupun pemeriksaan lainnya. Karena itu, pasien dengan riwayat penyakit ginjal sebaiknya membawa hasil pemeriksaan sebelumnya agar dokter dapat melihat perkembangan fungsi ginjal dan menentukan pemeriksaan tambahan yang memang diperlukan.

Untuk membuat janji dengan Dr. Low Chun Leong di KPJ Penang Specialist Hospital, pasien dapat menghubungi Kavalink melalui WhatsApp 0811-1446-777. Kavalink dapat membantu mengatur jadwal konsultasi dengan dokter, mengirimkan rekam medis, mengatur penjemputan dari bandara, transportasi, medical escort, hingga berbagai kebutuhan selama menjalani pengobatan di luar negeri.

Artikel ini telah direview oleh

Kavalink Medical Team

Medical Travel Facilitator