Dr Mohd Wazir Mohd Azzam adalah dokter spesialis bedah umum dengan fokus pada General Surgery dan Minimally Invasive Surgery di KPJ Perdana Specialist Hospital, Kota Bharu, Malaysia. Beliau tercatat sebagai resident doctor di KPJ Perdana Specialist Hospital dan terdaftar di Malaysian Medical Council dengan nomor registrasi penuh 46457. Berdasarkan data MMC, beliau menempuh pendidikan Bachelor of Medicine and Bachelor of Surgery dari International Islamic University Malaysia atau IIUM.
Bagi pasien Indonesia yang membutuhkan penanganan bedah, terutama untuk keluhan perut, benjolan, hernia, batu empedu, usus buntu, atau kondisi lain yang perlu evaluasi dokter bedah, Dr Mohd Wazir Mohd Azzam dapat menjadi salah satu pilihan di Malaysia. Keahlian beliau dalam bedah minimal invasif penting karena metode ini umumnya menggunakan sayatan kecil, kamera khusus, dan alat bedah yang lebih presisi sehingga pemulihan pasien bisa lebih nyaman dibanding operasi terbuka pada kasus tertentu.
Keahlian Dr Mohd Wazir Mohd Azzam
Sebagai dokter bedah umum, Dr Mohd Wazir Mohd Azzam menangani berbagai kondisi yang membutuhkan tindakan operasi maupun evaluasi bedah. Bedah umum mencakup penanganan penyakit pada area perut, saluran cerna, kantong empedu, usus buntu, hernia, benjolan jaringan lunak, luka, serta kondisi tertentu yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter spesialis bedah.
Salah satu keahlian beliau adalah bedah minimal invasif. Dalam bahasa sederhana, bedah minimal invasif adalah teknik operasi dengan luka sayatan yang lebih kecil. Pada banyak prosedur, dokter memasukkan kamera kecil ke dalam tubuh untuk melihat organ secara jelas melalui layar monitor. Teknik ini sering disebut laparoskopi, terutama bila dilakukan pada area perut. Menurut referensi Kavacare, laparoskopi dapat digunakan untuk kondisi seperti pengangkatan kantong empedu, operasi usus buntu, dan perbaikan hernia.
Pada kasus batu empedu, tindakan bedah bisa diperlukan bila batu menyebabkan nyeri berulang, infeksi, atau gangguan pada saluran empedu. Batu empedu dapat menimbulkan nyeri perut kanan atas, mual, muntah, atau keluhan setelah makan berlemak. Dengan laparoskopi, dokter biasanya membuat beberapa sayatan kecil untuk mengangkat kantong empedu yang bermasalah. Dibanding operasi terbuka, metode minimal invasif sering dikaitkan dengan luka yang lebih kecil dan masa pemulihan yang lebih cepat, meskipun keputusan akhir tetap bergantung pada kondisi pasien.
Dr Mohd Wazir Mohd Azzam juga relevan untuk pasien dengan dugaan usus buntu. Radang usus buntu biasanya ditandai nyeri perut yang semakin berat, terutama di kanan bawah, disertai mual, demam, atau nafsu makan menurun. Bila sudah meradang, usus buntu sering kali perlu dioperasi agar tidak pecah dan menyebabkan infeksi berat di dalam perut. Kavacare mencatat bahwa pada operasi usus buntu dengan laparoskopi, pasien dapat kembali beraktivitas sekitar 1 sampai 3 minggu setelah operasi, tergantung kondisi masing-masing.
Keahlian lain yang umum dalam bedah umum adalah penanganan hernia, atau yang sering dikenal sebagai turun berok. Hernia terjadi ketika jaringan atau organ menonjol melalui bagian otot yang lemah. Keluhan dapat berupa benjolan di lipat paha, pusar, atau bekas operasi, yang terasa makin menonjol saat berdiri, batuk, atau mengangkat beban. Operasi hernia dapat dilakukan dengan teknik terbuka maupun laparoskopi. Pada laparoskopi, sayatan dibuat lebih kecil dan alat khusus dimasukkan untuk memperbaiki area yang lemah.
Selain tindakan besar, dokter bedah umum juga sering mengevaluasi benjolan pada kulit atau jaringan lunak, misalnya lipoma, kista, abses, atau benjolan yang perlu diperiksa apakah jinak atau berisiko. Pemeriksaan dokter bedah membantu menentukan apakah benjolan cukup dipantau, perlu obat, perlu tindakan kecil, atau perlu pemeriksaan jaringan. Inilah alasan pasien sebaiknya membawa hasil pemeriksaan sebelumnya, seperti USG, CT scan, hasil laboratorium, daftar obat, dan ringkasan riwayat operasi bila ingin berobat ke luar negeri.
Baca juga: Dr Suhail Suresh Abdullah Top Dokter Ortopedi dan Bedah Trauma di Sunway Medical Centre Kuala Lumpur
Jadwal Praktek Dr Mohd Wazir Mohd Azzam di KPJ Perdana Specialist Hospital
Disarankan untuk menghubungi Kavalink 1 sampai 2 minggu sebelum rencana kunjungan, karena jadwal dokter dapat berubah dan pasien perlu menyiapkan administrasi seperti rekam medis, hasil pemeriksaan, obat yang sedang dikonsumsi, serta dokumen kesehatan lain.
| Hari | Waktu |
| Senin | Sesuai pembuatan janji |
| Selasa | Sesuai pembuatan janji |
| Rabu | Sesuai pembuatan janji |
| Kamis | Sesuai pembuatan janji |
| Jumat | Sesuai pembuatan janji |
| Sabtu | Sesuai pembuatan janji |
| Minggu | Sesuai pembuatan janji |
Alamat rumah sakit:
KPJ Perdana Specialist Hospital,
PT 37 & 600 dan Lot 684, Level 1, 2 & 3, Seksyen 14, Jalan Bayam, Bandar Kota Bharu, 15200 Kota Bharu, Kelantan, Malaysia.
Estimasi Biaya Konsultasi dengan Dr Mohd Wazir Mohd Azzam dan Cara Buat Janji
Estimasi biaya konsultasi dengan Dr Mohd Wazir Mohd Azzam di KPJ Perdana Specialist Hospital berkisar MYR 150 sampai MYR 300. Biaya ini masih dapat berubah tergantung kebijakan rumah sakit, jenis konsultasi, pemeriksaan tambahan, dan kebutuhan tindakan medis. Jika pasien membutuhkan USG, CT scan, tes darah, endoskopi, rawat inap, atau tindakan operasi, maka biaya akan dihitung terpisah dari biaya konsultasi dokter.
Jika ingin membuat janji dengan Dr Mohd Wazir Mohd Azzam, pasien dapat menghubungi Kavalink melalui WhatsApp di 0811-1446-777. Menggunakan layanan Kavalink tidak akan menambah tagihan rumah sakit. Kavalink membantu mengatur appointment rumah sakit, airport pick-up, medical escort, penerjemah bila diperlukan, serta kebutuhan lain selama berobat di luar negeri.


