Dr Albert Navin Durairatnam adalah dokter spesialis anestesiologi dan Resident Consultant Anaesthesiologist di Thomson Hospital Kota Damansara, Malaysia. Beliau memiliki fokus khusus pada anestesi umum, anestesi jantung, anestesi regional, perawatan pasien kritis, serta tindakan resusitasi untuk kondisi darurat. Peran dokter anestesi tidak hanya memberikan obat bius sebelum operasi. Dokter anestesi juga bertanggung jawab memastikan pasien tetap aman dengan memantau pernapasan, tekanan darah, denyut jantung, kadar oksigen, serta fungsi tubuh penting lainnya selama tindakan medis berlangsung. Dr Albert juga berpengalaman dalam pengelolaan ventilator, jalan napas, perawatan pasien setelah operasi, hingga advanced life support.
Dr Albert Navin Durairatnam menyelesaikan pendidikan MBBS di University of Malaya pada tahun 2000, kemudian mendalami anestesiologi dan memperoleh Master of Medicine in Anaesthesiology pada 2009. Dr Albert Navin juga memiliki Diploma in Regional Anaesthesia dari Montpellier, Prancis. Dengan perjalanan di bidang kedokteran selama lebih dari dua dekade, keahlian beliau semakin diperkuat dengan perannya sebagai Advanced Cardiovascular Life Support atau ACLS trainer yang tersertifikasi oleh American Heart Association. Kompetensi tersebut membuat Dr Albert Navin dapat dipertimbangkan terutama untuk pasien yang akan menjalani operasi kompleks, memiliki masalah jantung, membutuhkan anestesi regional, atau memerlukan pemantauan intensif selama dan setelah tindakan medis.
Keahlian Dr Albert Navin Durairatnam
Anestesi Umum untuk Operasi
Salah satu bidang keahlian Dr Albert Navin Durairatnam adalah general anaesthesia atau anestesi umum. Pada anestesi umum, pasien dibuat tertidur sehingga tidak sadar dan tidak merasakan nyeri selama operasi. Metode ini dapat digunakan untuk berbagai tindakan bedah, terutama operasi yang membutuhkan waktu cukup lama atau membuat pasien harus benar-benar tidak bergerak.
Pemberian anestesi umum bukan hanya soal membuat pasien tertidur. Sebelum operasi, dokter anestesi perlu mengevaluasi kondisi kesehatan pasien, termasuk riwayat penyakit, alergi, obat yang sedang dikonsumsi, kondisi jantung dan paru-paru, serta hasil pemeriksaan penunjang. Selama operasi berlangsung, dokter akan terus mengawasi kondisi pasien dan menyesuaikan obat anestesi sesuai kebutuhan.
Pada beberapa operasi dengan anestesi umum, pasien juga membutuhkan bantuan pernapasan menggunakan selang napas dan ventilator. Artikel medis Kavacare menjelaskan bahwa ventilator dapat digunakan selama atau setelah operasi untuk membantu pernapasan ketika pasien belum dapat bernapas secara optimal. Lama penggunaan ventilator bergantung pada kondisi pasien dan jenis operasi yang dilakukan.
1. Anestesi Jantung
Dr Albert Navin Durairatnam memiliki perhatian khusus pada cardiac anaesthesia atau anestesi jantung. Jenis anestesi ini membutuhkan pemantauan yang lebih kompleks karena jantung dan sistem peredaran darah pasien dapat mengalami perubahan selama tindakan medis.
Anestesi jantung dapat dibutuhkan pada pasien yang menjalani operasi jantung maupun pada pasien dengan penyakit jantung yang harus menjalani jenis operasi lainnya. Dokter anestesi perlu mempertimbangkan tekanan darah, irama jantung, kemampuan jantung memompa darah, kebutuhan cairan, serta penggunaan obat tertentu selama operasi.
Keahlian dalam anestesi jantung menjadi penting pada pasien dengan kondisi medis yang lebih kompleks. Perubahan tekanan darah atau irama jantung selama operasi harus dikenali dan ditangani dengan cepat sehingga kondisi pasien tetap stabil. Karena itu, pengalaman Dr Albert Navin dalam cardiac anaesthesia sekaligus advanced cardiac life support menjadi bagian penting dari kompetensi beliau.
2. Anestesi Regional
Dr Albert Navin Durairatnam juga memiliki pendidikan khusus berupa Diploma in Regional Anaesthesia dari Montpellier. Anestesi regional adalah teknik untuk menghilangkan rasa sakit hanya pada bagian tubuh tertentu, tanpa selalu membuat pasien kehilangan kesadaran sepenuhnya.
Beberapa contoh yang umum dikenal masyarakat adalah anestesi spinal dan epidural. Pada anestesi tersebut, bagian bawah tubuh dapat dibuat mati rasa sementara pasien tetap sadar atau mendapatkan obat penenang sesuai kebutuhan. Kavacare menjelaskan bahwa anestesi spinal maupun epidural, misalnya, dapat digunakan pada prosedur seperti operasi caesar.
Teknik anestesi regional juga dapat dipertimbangkan untuk berbagai operasi lain sesuai lokasi tindakan, kondisi pasien, serta keputusan tim dokter. Keuntungannya pada kondisi tertentu adalah kebutuhan obat anestesi umum dapat dikurangi dan kontrol nyeri setelah operasi dapat menjadi lebih baik. Namun, jenis anestesi yang paling tepat tetap ditentukan berdasarkan pemeriksaan dokter anestesi dan jenis operasi yang akan dijalani.
Baca juga: Dr Ahmad Khadri Awang Top Dokter Bedah Jantung di KPJ Penang Specialist Hospital
3. Perawatan Kritis dan Pengelolaan Ventilator
Selain anestesi, Dr Albert memiliki clinical focus dalam Critical Care Medicine. Perawatan kritis berhubungan dengan pasien yang kondisi tubuhnya tidak stabil dan membutuhkan pemantauan ketat, biasanya di Intensive Care Unit atau ICU.
Profil resmi Dr Albert mencantumkan kemampuan dalam perawatan pasien di recovery ward dan ICU, pengelolaan mechanical ventilator, serta pemasangan akses pembuluh darah untuk membantu pemantauan dan pemberian terapi.
Ventilator merupakan mesin yang membantu proses pernapasan ketika pasien belum mampu bernapas secara memadai. Pasien dapat membutuhkan ventilator akibat gagal napas, gangguan saraf, kondisi kritis, maupun setelah operasi besar. Selama menggunakan ventilator, kondisi pasien perlu terus dipantau karena kebutuhan bantuan napas dapat berubah sesuai perkembangan penyakit dan pemulihan pasien.
4. Pengelolaan Jalan Napas dan Fibre Optic Intubation
Keahlian lain Dr Albert adalah airway management, termasuk fibre optic intubation dan penggunaan berbagai alat bantu untuk menjaga jalan napas pasien. Jalan napas merupakan jalur yang membawa udara dari mulut atau hidung menuju paru-paru. Dalam kondisi tertentu, jalur ini perlu dibantu agar pasien tetap mendapatkan oksigen dengan baik.
Intubasi dilakukan dengan memasukkan selang khusus menuju saluran napas. Pada situasi yang membutuhkan teknik lebih khusus, dokter dapat menggunakan alat fibre optic untuk membantu melihat saluran napas saat pemasangan selang. Kemampuan mengelola jalan napas merupakan kompetensi penting bagi dokter anestesi, terutama saat menangani pasien dengan kondisi sulit atau ketika terjadi keadaan darurat selama operasi.
5. CPR dan Advanced Cardiac Life Support
Dr Albert juga memiliki fokus dalam CPR, resuscitative medicine, dan Advanced Cardiac Life Support. Bahkan, profil resmi Thomson Hospital menyebutkan bahwa beliau merupakan ACLS trainer yang tersertifikasi oleh American Heart Association.
ACLS merupakan pendekatan penanganan kondisi darurat ketika pasien mengalami gangguan jantung yang mengancam nyawa, termasuk henti jantung dan gangguan irama tertentu. Dalam situasi seperti ini, tenaga medis harus dapat melakukan evaluasi dan tindakan dengan cepat untuk mempertahankan aliran darah dan oksigen menuju organ penting.
Keahlian resusitasi menjadi sangat relevan dalam anestesiologi karena dokter anestesi menangani fungsi tubuh penting pasien selama operasi, termasuk pernapasan dan sirkulasi darah.
Jadwal Praktek Dr Albert Navin Durairatnam di Thomson Hospital Damansara
Halaman resmi Thomson Hospital tidak mencantumkan jam praktik tertentu untuk Dr Albert Navin Durairatnam. Karena itu, pasien sebaiknya membuat janji terlebih dahulu. Untuk pasien dari Indonesia, disarankan menghubungi Kavalink sekitar 1 sampai 2 minggu sebelum rencana kunjungan, terutama apabila konsultasi berkaitan dengan persiapan operasi. Waktu tersebut dapat digunakan untuk mengurus pendaftaran serta mengirimkan rekam medis, hasil pemeriksaan, daftar obat, riwayat operasi, dan dokumen kesehatan lainnya kepada rumah sakit.
| Hari | Waktu |
| Senin | Sesuai pembuatan janji |
| Selasa | Sesuai pembuatan janji |
| Rabu | Sesuai pembuatan janji |
| Kamis | Sesuai pembuatan janji |
| Jumat | Sesuai pembuatan janji |
| Sabtu | Sesuai pembuatan janji |
| Minggu | Sesuai pembuatan janji |
Alamat Thomson Hospital Kota Damansara:
11, Jalan Teknologi, Taman Sains Selangor 1, PJU 5, Kota Damansara, 47810 Petaling Jaya, Selangor Darul Ehsan, Malaysia.
Thomson Hospital Kota Damansara memiliki layanan anestesiologi yang mendukung berbagai kebutuhan operasi dan perawatan kritis. Pada halaman resmi layanan anestesiologi Thomson Hospital, saat ini tercantum sembilan dokter spesialis anestesiologi, dengan kompetensi yang mencakup anestesi umum, anestesi jantung, anestesi anak, neuroanestesi, anestesi kebidanan, intensive care, dan penanganan nyeri. Layanan rumah sakit juga mencakup pengelolaan pasien sebelum operasi, perawatan ICU, intubasi, pengelolaan ventilator, CPR, hingga advanced life support.
Baca juga: Dr. Low Chun Leong Top Dokter Spesialis Ginjal di KPJ Penang Specialist Hospital
Estimasi Biaya Konsultasi dengan Dr Albert Navin Durairatnam dan Cara Buat Janji
Biaya konsultasi khusus Dr Albert Navin Durairatnam tidak dipublikasikan pada halaman resmi Thomson Hospital. Sebagai gambaran umum, estimasi konsultasi dokter spesialis di Malaysia sekitar MYR 200 sampai MYR 500. Biaya sebenarnya dapat berbeda tergantung jenis konsultasi, pemeriksaan sebelum operasi, kondisi pasien, kompleksitas tindakan, serta kebutuhan pemeriksaan tambahan. Untuk pasien anestesiologi, biaya dokter juga dapat menjadi bagian dari keseluruhan biaya tindakan atau operasi sehingga sebaiknya meminta estimasi resmi terlebih dahulu.
Untuk membuat janji dengan Dr Albert Navin Durairatnam di Thomson Hospital Kota Damansara, pasien dapat menghubungi Kavalink melalui WhatsApp 0811-1446-777. Menggunakan layanan Kavalink tidak akan menambah tagihan rumah sakit. Kavalink dapat membantu mengatur janji dokter, menyiapkan kebutuhan administrasi dan dokumen medis, airport pick-up, transportasi, medical escort, hingga kebutuhan lain selama menjalani pengobatan di luar negeri.


