Dr Kwan Keat Leong

Dr Kwan Keat Leong Top Dokter Bedah Gastrointestinal di Thomson Hospital Damansara

Dr Kwan Keat Leong adalah Consultant General & Gastrointestinal Surgeon atau dokter spesialis bedah umum dengan fokus khusus pada bedah saluran cerna bagian atas di Thomson Hospital Damansara, Malaysia. Bidang ini terutama mencakup penyakit pada kerongkongan atau esofagus dan lambung, termasuk kasus yang memerlukan operasi kompleks. Beliau memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), memperoleh gelar dokter pada 1995 dan kualifikasi spesialis bedah pada 2002. Dengan demikian, Dr Kwan Keat Leong telah memiliki pengalaman sebagai dokter spesialis bedah selama lebih dari 20 tahun.

Keahlian Dr Kwan Keat Leong semakin diperkuat melalui pelatihan lanjutan internasional. Beliau memperoleh Fellowship in Oesophageal & Upper Gastrointestinal Surgery di Hong Kong dan Fellowship in D2 Gastrectomy di Jepang. Selain itu, registrasi National Specialist Register Malaysia mencatat beliau memperoleh Diploma in Laparoscopic Surgery dari Louis Pasteur University, Strasbourg, Prancis, pada 2008. Kombinasi pengalaman bedah, pelatihan saluran cerna atas, operasi lambung, dan teknik laparoskopi membuat beliau dapat menjadi salah satu dokter yang dipertimbangkan pasien dengan penyakit lambung, kerongkongan, kanker saluran cerna atas, maupun kondisi bedah gastrointestinal lainnya. Dr Kwan Keat Leong merupakan Resident Consultant di Thomson Hospital dan dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris, Melayu, Mandarin, serta Kanton.

berobat ke luar negeri kavalink homecare kavacare

Keahlian Dr Kwan Keat Leong

1. Bedah Saluran Cerna Bagian Atas

Bidang utama Dr Kwan Keat Leong adalah Upper Gastrointestinal Surgery, yaitu operasi untuk penyakit yang terjadi pada saluran pencernaan bagian atas, terutama kerongkongan dan lambung. Saluran cerna berfungsi membawa makanan, mencerna makanan, dan menyerap zat gizi. Gangguan pada bagian atas saluran ini dapat menimbulkan keluhan mulai dari rasa panas di dada, nyeri ulu hati, kesulitan menelan, muntah, hingga penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Menurut artikel kesehatan Kavacare mengenai bedah digestif, dokter bedah saluran pencernaan dapat menangani kondisi yang tidak cukup diatasi dengan obat saja, termasuk kanker saluran pencernaan, GERD yang berat, hernia, dan sejumlah penyakit gastrointestinal lainnya. Namun, tidak semua pasien dengan keluhan lambung langsung membutuhkan operasi. Dokter akan mengevaluasi gejala, hasil endoskopi, pemeriksaan pencitraan seperti CT scan, hasil biopsi bila ada, serta kondisi kesehatan pasien sebelum menentukan apakah pembedahan memang diperlukan.

2. Operasi Kanker Lambung dan Kerongkongan

Pelatihan khusus Dr Kwan Keat Leong dalam oesophageal dan upper gastrointestinal surgery sangat relevan untuk penanganan penyakit kompleks pada esofagus dan lambung, termasuk kanker. Kanker lambung maupun kanker kerongkongan terkadang sulit dikenali pada tahap awal karena gejalanya dapat menyerupai gangguan lambung biasa. Pasien dapat mengalami nyeri ulu hati, cepat kenyang, mual, muntah, berat badan menurun, sulit menelan, atau muntah darah.

Diagnosis biasanya memerlukan pemeriksaan seperti gastroskopi dan biopsi. Gastroskopi menggunakan selang fleksibel berkamera yang dimasukkan melalui mulut sehingga dokter dapat melihat bagian dalam kerongkongan dan lambung. Jika ditemukan jaringan yang mencurigakan, sampel dapat diambil untuk diperiksa di laboratorium. Artikel KavaCare mengenai kanker saluran cerna bagian atas juga menjelaskan bahwa operasi dapat melibatkan pengangkatan bagian lambung atau kerongkongan yang terkena tumor, sementara terapi tambahan seperti kemoterapi dapat diperlukan tergantung stadium kanker.

Baca juga: Dr. Arun Arunasalam Top Dokter Urologi di KPJ Penang Specialist Hospital

3. D2 Gastrectomy untuk Kanker Lambung

Salah satu pelatihan khusus Dr Kwan Keat Leong adalah Fellowship in D2 Gastrectomy di Jepang. Gastrectomy berarti operasi untuk mengangkat sebagian atau seluruh lambung. Pada kasus kanker lambung tertentu, operasi juga dapat disertai pengangkatan kelenjar getah bening di sekitar lambung untuk menilai sekaligus mengurangi jaringan yang berpotensi mengandung sel kanker.

Istilah D2 gastrectomy mengacu pada operasi lambung yang disertai pengangkatan kelompok kelenjar getah bening yang lebih luas di sekitar lambung dan pembuluh darah terkait. Operasi seperti ini termasuk prosedur kompleks dan biasanya dilakukan setelah dokter menilai lokasi tumor, stadium penyakit, hasil biopsi, kondisi nutrisi pasien, dan apakah kanker sudah menyebar ke organ lain.

Pasien setelah operasi lambung juga memerlukan perhatian khusus terhadap nutrisi. Karena kapasitas lambung dapat menjadi lebih kecil, pasien biasanya perlu makan dalam porsi lebih sedikit tetapi lebih sering. Pada sebagian pasien, dokter atau ahli gizi akan memantau berat badan, kadar vitamin, serta kemampuan tubuh menyerap nutrisi. Pemulihan tidak selesai begitu pasien keluar dari rumah sakit. Aktivitas biasanya ditingkatkan secara bertahap dan kontrol lanjutan diperlukan untuk melihat penyembuhan luka sekaligus menentukan apakah dibutuhkan kemoterapi atau terapi tambahan.

4. Bedah Laparoskopi

Dr Kwan Keat Leong juga memiliki Diploma in Laparoscopic Surgery dari Louis Pasteur University, Prancis. Laparoskopi adalah teknik operasi minimal invasif yang dilakukan melalui beberapa sayatan kecil. Kamera berukuran kecil dimasukkan ke dalam tubuh agar dokter dapat melihat organ melalui layar dan melakukan pembedahan dengan instrumen khusus.

Menurut KavaCare, teknik laparoskopi banyak digunakan dalam bedah digestif karena sayatan yang lebih kecil dapat membantu mengurangi cedera jaringan, risiko infeksi, dan perdarahan serta mempercepat proses pemulihan dibandingkan operasi terbuka pada kasus yang sesuai. Dalam bedah umum, laparoskopi dapat digunakan untuk sejumlah kondisi seperti batu empedu, hernia, atau usus buntu. Namun, pilihan antara laparoskopi dan operasi terbuka tetap ditentukan berdasarkan penyakit, tingkat kesulitan operasi, riwayat operasi sebelumnya, serta kondisi pasien.

5. GERD dan Gangguan pada Kerongkongan

Bedah saluran cerna atas juga dapat berperan dalam menangani gastroesophageal reflux disease atau GERD yang berat. GERD terjadi ketika asam lambung berulang kali naik menuju kerongkongan sehingga menyebabkan rasa panas di dada, rasa asam atau pahit di mulut, batuk kronis, atau nyeri di daerah dada.

Sebagian besar pasien GERD cukup ditangani dengan perubahan pola makan, pengaturan berat badan, dan obat. Operasi baru dipertimbangkan pada pasien tertentu, misalnya bila gejala berlangsung kronis, terdapat komplikasi, atau terapi non-bedah tidak memberikan hasil yang memadai. Salah satu jenis operasi adalah fundoplikasi, yaitu memperkuat area katup antara lambung dan kerongkongan untuk membantu mencegah asam lambung naik kembali.

Dengan fokus klinis pada kerongkongan dan saluran cerna bagian atas, Dr Kwan Keat Leong dapat menjadi salah satu dokter yang relevan untuk melakukan evaluasi bedah pada pasien dengan gangguan di area tersebut. Pemeriksaan terlebih dahulu tetap diperlukan karena keluhan seperti sulit menelan atau nyeri ulu hati dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari GERD hingga gangguan yang membutuhkan pemeriksaan lebih mendalam.

Jadwal Praktek Dr Kwan Keat Leong di Thomson Hospital Damansara

Pasien disarankan menghubungi Kavalink sekitar 1 sampai 2 minggu sebelum rencana kunjungan. Hal ini penting karena jadwal dokter dapat berubah akibat kegiatan operasi, cuti, atau kebutuhan medis lainnya. Waktu tersebut juga dapat digunakan untuk menyiapkan proses administrasi seperti pengiriman rekam medis, hasil gastroskopi atau endoskopi, CT scan, hasil biopsi, daftar obat, dan dokumen kesehatan lain yang perlu dipelajari sebelum konsultasi.

Hari Waktu 
Senin11:00 – 18:00
Selasa11:00 – 18:00
Rabu11:00 – 18:00
Kamis11:00 – 18:00
Jumat11:00 – 18:00
Sabtu10:00 -13:00
MingguTidak praktek

Alamat Thomson Hospital Damansara:
11, Jalan Teknologi, Taman Sains Selangor 1, PJU 5, Kota Damansara, 47810 Petaling Jaya, Selangor, Malaysia.

Thomson Hospital memiliki layanan khusus Upper Gastrointestinal Surgery sebagai bagian dari layanan bedah rumah sakit. Pada halaman resmi layanan tersebut tercantum sedikitnya tiga dokter yang berfokus pada bedah saluran cerna atas, termasuk Dr Kwan Keat Leong. Rumah sakit juga menyediakan layanan bedah umum, gastroenterologi, radiologi, onkologi, laboratorium, serta fasilitas diagnostik lain yang dapat dibutuhkan pasien dengan masalah saluran pencernaan. Dengan dukungan beberapa disiplin medis tersebut, pasien dengan kondisi kompleks seperti kanker lambung atau kanker kerongkongan dapat dievaluasi secara lebih menyeluruh.

Baca juga: Dr Albert Navin Durairatnam Top Dokter Spesialis Anestesiologi di Thomson Hospital Damansara

Estimasi Biaya Konsultasi dengan Dr Kwan Keat Leong dan Cara Buat Janji

Estimasi biaya konsultasi dokter spesialis di Malaysia secara umum berada di kisaran MYR 200 sampai MYR 500, atau sekitar Rp700.000 sampai Rp1.830.000. Biaya konsultasi Dr Kwan Keat Leong dapat berbeda sesuai kompleksitas kondisi pasien dan kebijakan rumah sakit. Biaya tersebut juga belum termasuk pemeriksaan tambahan seperti tes darah, gastroskopi, biopsi, CT scan, pemeriksaan patologi, maupun tindakan operasi apabila dibutuhkan. Karena itu, pasien sebaiknya mengirimkan rekam medis lebih dahulu agar kebutuhan pemeriksaan dapat dipersiapkan sebelum keberangkatan.

Jika Anda ingin membuat janji konsultasi dengan Dr Kwan Keat Leong di Thomson Hospital Damansara, Anda dapat menghubungi Kavalink melalui WhatsApp 0811-1446-777. Kavalink dapat membantu mengatur janji dengan dokter, mempersiapkan dokumen medis, penjemputan bandara, transportasi, medical escort, akomodasi, dan kebutuhan lainnya selama menjalani pengobatan di luar negeri.

Artikel ini telah direview oleh

Kavalink Medical Team

Medical Travel Facilitator