Dr Yugarajah Asokumaran adalah Consultant Medical Oncologist dan Resident Consultant di Thomson Hospital Damansara yang menangani berbagai jenis kanker padat atau solid tumour. Keahlian Dr Yugarajah Asokumaran mencakup kanker payudara, kanker saluran pencernaan, kanker saluran kemih dan organ reproduksi pria, kanker kepala dan leher, kanker ginekologi, sarkoma, kanker paru, kanker hati dan saluran empedu, hingga cancer of unknown primary, yaitu kanker yang sudah ditemukan menyebar tetapi lokasi awalnya belum diketahui. Dr Yugarajah Asokumaran juga berpengalaman memberikan kemoterapi, imunoterapi, terapi target, perawatan paliatif, kontrol nyeri, pemantauan setelah terapi, serta koordinasi pengobatan kanker yang kompleks.
Dr Yugarajah Asokumaran menyelesaikan pendidikan kedokteran di Universiti Sains Malaysia pada 2007, kemudian memperoleh MRCP UK pada 2014 dan melanjutkan pelatihan Medical Oncology di National Cancer Institute Singapore pada 2018 sampai 2021. Beliau memiliki kualifikasi SCE Medical Oncology dari Inggris dan Clinical Fellowship Medical Oncology dari Singapura. Dengan perjalanan medis hampir dua dekade sejak menyelesaikan pendidikan kedokteran, pengalaman Beliau juga diperkuat dengan keterlibatan sebagai co-investigator dalam beberapa uji klinis fase 2 dan fase 3 di Singapura. Dr Yugarajah pernah menerima Excellent Service Award dari Ministry of Health Malaysia pada 2014 serta Shine Awards dari National University Health System Singapore pada 2020. Bagi pasien Indonesia, salah satu kelebihannya adalah Beliau dapat berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia, selain bahasa Inggris, Melayu, dan Tamil.
Keahlian Dr Yugarajah Asokumaran
1. Penanganan Berbagai Jenis Kanker Padat
Sebagai dokter spesialis onkologi medis, Dr Yugarajah Asokumaran menangani kanker yang berasal dari berbagai organ tubuh. Menurut profil resminya, Beliau menangani kanker payudara, kanker saluran cerna seperti kanker lambung dan usus, kanker sistem genitourinari seperti kanker ginjal dan prostat, kanker kepala dan leher, kanker ginekologi, kanker paru, kanker hati dan saluran empedu, sarkoma, serta kanker yang belum diketahui asal utamanya.
Penanganan kanker tidak hanya ditentukan berdasarkan nama organ yang terkena. Dokter juga perlu mengetahui stadium kanker, apakah penyakit sudah menyebar, kondisi fisik pasien, hasil pemeriksaan jaringan atau biopsi, serta karakter khusus dari sel kanker. Pada beberapa jenis kanker, pemeriksaan biomarker atau perubahan gen tertentu juga diperlukan untuk membantu menentukan apakah pasien dapat memperoleh manfaat dari terapi target atau imunoterapi.
2. Kemoterapi untuk Kanker Primer dan Kanker yang Kambuh
Salah satu fokus tindakan Dr Yugarajah Asokumaran adalah pemberian kemoterapi pada kanker primer maupun kanker yang kembali muncul setelah sebelumnya mendapatkan pengobatan. Kemoterapi menggunakan obat yang bekerja ke seluruh tubuh melalui aliran darah sehingga dapat membantu menghancurkan atau menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk sel kanker yang sudah berpindah dari lokasi awalnya.
Kemoterapi tidak selalu diberikan dengan tujuan yang sama. Pada sebagian pasien, kemoterapi diberikan sebelum operasi untuk mengecilkan tumor. Pada pasien lainnya, kemoterapi diberikan setelah operasi untuk mengurangi risiko masih adanya sel kanker. Kemoterapi juga dapat menjadi terapi utama untuk mengendalikan kanker yang sudah menyebar atau mengurangi keluhan pasien. Pemilihan obat dan durasi terapi bergantung pada jenis kanker, stadium, kondisi kesehatan pasien, serta respons tubuh terhadap pengobatan.
Dr Yugarajah juga memiliki fokus pada pengelolaan efek samping kemoterapi dalam jangka pendek maupun panjang. Hal ini penting karena kemoterapi dapat menyebabkan mual, penurunan sel darah, mudah lelah, rambut rontok, gangguan saraf, dan efek lain yang berbeda pada setiap pasien. Dokter perlu memantau kondisi pasien selama terapi agar dosis atau obat pendukung dapat disesuaikan bila diperlukan.
Baca juga: Dr Balachandran Appoo Top Dokter Spesialis THT di Thomson Hospital Damansara
3. Terapi Target
Dr Yugarajah Asokumaran juga menangani pasien menggunakan targeted therapy atau terapi target. Berbeda dari kemoterapi yang bekerja pada sel yang berkembang cepat, terapi target dirancang untuk menyerang molekul atau jalur tertentu yang membantu sel kanker tumbuh dan menyebar.
Sebelum terapi target diberikan, pasien biasanya memerlukan pemeriksaan terhadap jaringan kanker untuk mengetahui apakah terdapat biomarker atau perubahan gen yang dapat menjadi sasaran obat. Contohnya, beberapa kanker payudara memiliki protein HER2 yang dapat menjadi target terapi tertentu, sedangkan beberapa kanker paru memiliki perubahan gen seperti EGFR yang dapat ditangani menggunakan obat yang lebih spesifik. Karena karakter biologis tumor setiap pasien dapat berbeda, pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam konsep pengobatan kanker yang lebih personal.
Pendekatan personal seperti ini sejalan dengan filosofi Dr Yugarajah Asokumaran yang menekankan personalised care and treatment. Artinya, rencana pengobatan tidak hanya didasarkan pada jenis kanker, tetapi juga karakteristik penyakit dan kondisi masing-masing pasien.
4. Imunoterapi
Imunoterapi merupakan salah satu terapi kanker yang juga termasuk dalam fokus Dr Yugarajah Asokumaran. Terapi ini bekerja dengan membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang sel kanker dengan lebih efektif. Sel kanker terkadang dapat menggunakan mekanisme tertentu untuk menghindari sistem imun. Beberapa obat imunoterapi dirancang untuk menghambat mekanisme tersebut sehingga sel kekebalan tubuh kembali dapat mengenali kanker sebagai sesuatu yang harus dilawan.
Imunoterapi saat ini dapat digunakan pada beberapa jenis kanker, tetapi tidak berarti seluruh pasien kanker otomatis cocok mendapatkannya. Dokter perlu mempertimbangkan jenis tumor, stadium kanker, hasil pemeriksaan biomarker, kondisi kesehatan pasien, dan terapi yang sudah pernah dijalani sebelumnya.
5. Cancer Surveillance dan Cancer Survivorship
Keahlian Dr Yugarajah tidak berhenti setelah kemoterapi atau terapi kanker selesai. Beliau juga berpengalaman menangani cancer surveillance dan cancer survivorship, yaitu pemantauan pasien setelah menyelesaikan terapi kanker. Beliau juga berpengalaman mengoordinasikan rehabilitasi setelah pengobatan selesai.
Pada tahap ini, pasien biasanya menjalani kontrol berkala untuk melihat apakah terdapat tanda kanker kembali, memantau efek jangka panjang pengobatan, serta membantu pasien kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Pemeriksaan yang dibutuhkan dapat berbeda untuk masing-masing kanker dan dapat meliputi konsultasi rutin, pemeriksaan darah, CT scan, MRI, mammografi, atau pemeriksaan lainnya.
Pengalaman Dr Yugarajah dalam uji klinis fase 2 dan fase 3 di Singapura juga menjadi nilai tambah dalam memahami perkembangan terapi kanker. Sebelum kembali ke Malaysia, Beliau terlibat sebagai co-investigator dalam beberapa penelitian klinis tersebut, kemudian pernah bertugas sebagai Medical Oncologist di Advanced Medical and Dental Institute, Universiti Sains Malaysia, Penang, sebelum bergabung dengan Thomson Hospital.
Jadwal Praktek Dr Yugarajah Asokumaran di Thomson Hospital Damansara
Pasien disarankan menghubungi Kavalink sekitar 1 sampai 2 minggu sebelum rencana kunjungan. Jadwal dokter spesialis onkologi dapat terisi lebih cepat, terutama untuk pasien yang memerlukan peninjauan hasil biopsi, CT scan, PET scan, MRI, laporan patologi, atau riwayat kemoterapi sebelumnya. Waktu tersebut juga dapat digunakan untuk membantu menyiapkan rekam medis dan dokumen kesehatan agar dokter memiliki informasi yang lebih lengkap saat konsultasi.
| Hari | Waktu |
| Senin | 09:00 – 13:00 dan 14:00 – 17:00 |
| Selasa | 09:00 – 13:00 dan 14:00 – 17:00 |
| Rabu | 09:00 – 13:00 dan 14:00 – 17:00 |
| Kamis | 14:00 – 17:00 |
| Jumat | 09:00 – 13:00 dan 14:00 – 17:00 |
| Sabtu | 09:00 – 12:00 |
| Minggu | Tidak praktek |
Alamat Thomson Hospital Damansara:
11, Jalan Teknologi, Taman Sains Selangor 1, PJU 5, Kota Damansara, 47810 Petaling Jaya, Selangor Darul Ehsan, Malaysia.
Thomson Hospital memiliki pusat kanker Thomson OncoCare, yang menggabungkan terapi sistemik, radioterapi, nuclear medicine, dan layanan bedah kanker. Halaman layanan onkologi rumah sakit mencantumkan empat dokter onkologi, termasuk Dr Yugarajah. Fasilitas kanker rumah sakit juga memiliki LINAC untuk radioterapi dan menyediakan terapi sistemik seperti kemoterapi, terapi target, imunoterapi, serta terapi hormonal. Thomson Hospital menyatakan sebagai rumah sakit pertama di Malaysia yang memperoleh akreditasi Core and Ambulatory Cancer Services di bawah program EQuIP7 dari ACHS International.
Baca juga: Dr Albert Navin Durairatnam Top Dokter Spesialis Anestesiologi di Thomson Hospital Damansara
Estimasi Biaya Konsultasi dengan Dr Yugarajah Asokumaran dan Cara Buat Janji
Estimasi biaya konsultasi dokter spesialis di Malaysia adalah sekitar MYR 200 sampai MYR 500. Nominal konsultasi dengan Dr Yugarajah dapat berbeda tergantung kebijakan rumah sakit dan kebutuhan pasien. Biaya tersebut juga belum termasuk pemeriksaan seperti tes darah, pemeriksaan patologi, CT scan, MRI, PET scan, pemeriksaan biomarker, obat, maupun terapi kanker yang mungkin direkomendasikan setelah konsultasi.
Jika ingin membuat janji dengan Dr Yugarajah Asokumaran, pasien dapat menghubungi Kavalink melalui WhatsApp 0811-1446-777. Kavalink dapat membantu mengatur janji konsultasi dengan dokter, mempersiapkan kebutuhan perjalanan, transportasi dan penjemputan bandara, medical escort, serta layanan lain yang diperlukan selama berobat ke luar negeri.


