Apa Kebiasaan Sehari hari yang Tanpa Disadari Bisa Merusak Mata Homecare Kavacare

Apa Kebiasaan Sehari-hari yang Tanpa Disadari Bisa Merusak Mata?

Banyak kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata, sering kali terjadi dalam aktivitas sehari-hari tanpa kita sadari. Dari menatap layar terlalu lama, lupa membersihkan riasan mata sebelum tidur, hingga mengabaikan pemeriksaan mata rutin semuanya bisa menurunkan kualitas penglihatan seiring waktu. Artikel ini akan membahas berbagai kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata, disertai penjelasan medis dan tips pencegahan agar Anda bisa menjaga kesehatan mata dengan lebih baik. 

Kebiasaan yang Dapat Merusak Mata 

Berikut beberapa kebiasaan yang banyak orang tidak sadari dapat merusak mata Anda, antara lain: 

1. Terlalu Lama Menatap Layar 

Menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer, ponsel, atau tablet termasuk kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata. Ketika fokus pada layar, frekuensi berkedip menurun sehingga mata menjadi kering dan cepat lelah.

2. Menggosok Mata Secara Berlebihan

Menggosok mata memang terasa nyaman, namun termasuk kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata. Tekanan pada kornea dapat menimbulkan luka mikro hingga kerusakan jangka panjang seperti keratokonus.

3. Tidak Memakai Kacamata Pelindung Saat di Luar

Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari merupakan faktor utama dalam kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata. Radiasi UV dapat mempercepat kerusakan kornea dan lensa mata.

Baca juga: Mata Malas (Amblyopia) pada Anak: Kenali Gejala dan Solusi Pengobatannya

4. Merokok

 Merokok adalah salah satu kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata karena mempercepat risiko katarak, glaukoma, dan degenerasi makula.

5. Tidak Rutin Memeriksakan Mata

Banyak orang merasa penglihatannya baik-baik saja, padahal ini juga bagian dari kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata. Kondisi seperti glaukoma sering tidak menimbulkan gejala awal.

6. Tidur dengan Lensa Kontak atau Makeup Mata

Tidur tanpa melepas lensa kontak atau membersihkan riasan mata termasuk kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata. Hal ini dapat menyebabkan infeksi kornea dan iritasi berat.

7. Kurang Tidur dan Gaya Hidup Tidak Sehat

Kurang tidur juga menjadi kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata, karena mengurangi suplai oksigen pada jaringan mata dan menyebabkan mata merah, bengkak, atau berair. Pola makan yang tinggi garam dan rendah vitamin A serta omega-3 juga berdampak pada kesehatan retina.

8. Lingkungan yang Terlalu Kering atau Berdebu

Paparan udara kering dari AC atau lingkungan berdebu dapat memperparah efek kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata. Mata bisa menjadi iritasi dan mengalami sindrom mata kering.

Baca juga: Waspada! 7 Penyebab Mata Kuning pada Remaja yang Sering Diabaikan

Tips Menjaga Kesehatan Mata agar Terhindar dari Kebiasaan Buruk

Menjaga kesehatan mata bukan hanya menghindari kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata, tetapi juga menerapkan rutinitas positif setiap hari. Berikut beberapa langkah sederhana, antara lain: 

1. Gunakan Pencahayaan yang Cukup

Atur intensitas & arah cahaya: Hindari backlight langsung di belakang monitor atau cahaya yang menyorot mata. Idealnya cahaya datang dari samping, merata, dan tidak memantul ke layar/halaman. Minimalkan silau (glare), pakai tirai tipis, matte screen protector, dan atur brightness layar seimbang dengan lingkungan (tidak terlalu terang/gelap). Atur jarak dan  posisi layar sekitar 40–75 cm dari mata, bagian atas layar sejajar atau sedikit di bawah tinggi mata untuk mengurangi ketegangan otot.

2. Perbanyak Konsumsi Air Putih 

Target asupan umumnya 30–35 ml/kg berat badan/hari (sesuaikan kondisi kesehatan). Urin bening-pucat = hidrasi baik. Dukung dengan nutrisi omega-3 (ikan berlemak, chia), vitamin A (wortel, labu), lutein-zeaxanthin (bayam, kale) untuk kualitas lapisan air mata.

3. Istirahat dari Layar Digital Secara Teratur

Istirahat dari layar digital secara teratur merupakan langkah penting untuk mencegah kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata. Terapkan pola 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sejauh sekitar 6 meter selama 20 detik untuk mengistirahatkan otot fokus mata. Selain itu, lakukan micro-break 1–2 menit setiap 30–60 menit dengan berdiri, merenggangkan bahu, atau melakukan latihan kedip perlahan sebanyak 10–15 kali agar permukaan mata tetap lembap.

4. Kenali Gejala Awal Gangguan Mata

Beberapa gejala awal gangguan penglihatan perlu diwaspadai karena sering kali merupakan tanda dari kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata. Jika Anda mengalami kilatan cahaya, muncul banyak floaters secara mendadak, atau melihat bayangan seperti tirai yang menutupi pandangan, hal tersebut bisa menjadi tanda ablasi retina. Rasa nyeri hebat, mata merah disertai penglihatan menurun bisa menandakan infeksi atau serangan glaukoma. Sementara penglihatan tengah yang mulai samar, tampak bergelombang, atau distorsi bisa menjadi gejala awal degenerasi makula, dan pandangan yang kabur progresif, mudah silau, atau warna yang tampak pudar bisa menunjukkan katarak. 

Baca juga: Dr. Ng Wei Loon: Top Dokter Spesialis Mata Anak di Gleneagles Penang

Menjaga kesehatan mata bukan hanya tentang menghindari sinar layar atau memakai kacamata, tetapi juga tentang mengenali kebiasaan yang tidak disadari dapat merusak mata sejak dini. Kebiasaan seperti terlalu lama menatap layar, kurang tidur, jarang memeriksakan mata, hingga mengabaikan kebersihan lensa kontak dapat secara perlahan menurunkan kualitas penglihatan tanpa disadari. Dengan memperbaiki gaya hidup sederhana seperti memperbanyak istirahat mata, mencukupi asupan nutrisi penting, dan melakukan pemeriksaan rutin, Anda dapat melindungi mata dari kerusakan jangka panjang.

Jika Anda mulai merasakan gejala seperti mata sering lelah, pandangan kabur, atau ketegangan pada area sekitar mata, segera konsultasikan ke dokter spesialis mata. Kavacare siap membantu Anda menjadwalkan pemeriksaan dengan dokter mata profesional di rumah sakit terbaik di dalam dan luar negeri. Informasi lebih lanjut, hubungi Kavacare Support di nomor WhatsApp 0811-1446-777. 

Sumber: 

  1. Effective tips for reducing eye strain – Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/effective-tips-for-reducing-eye-strain. Diakses pada 31 Oktober 2025. 
  2. Computers, Digital Devices, and Eye Strain – American Academy of Ophthalmology (AAO). https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/computer-usage. Diakses pada 31 Oktober 2025. 
  3. What Is a Lazy Eye? – Healthline. https://www.healthline.com/health/lazy-eye. Diakses pada 31 Oktober 2025. 
Artikel ini telah direview oleh

Dr. Eddy Wiria, PhD

Co-Founder & CEO Kavacare