Apa yang Menyebabkan Tangan atau Kaki Kesemutan Homecare Kavacare

Apa yang Menyebabkan Tangan atau Kaki Kesemutan?

Tangan atau kaki kesemutan adalah sensasi yang umum dirasakan oleh banyak orang. Meskipun seringkali bersifat sementara dan tidak berbahaya, kondisi ini juga dapat menjadi tanda dari masalah kesehatan yang lebih serius. Dalam dunia medis, sensasi ini dikenal sebagai parestesia, yang dapat muncul akibat berbagai penyebab, mulai dari tekanan sementara pada saraf hingga kondisi medis kronis.

Penyebab Umum Tangan atau Kaki Kesemutan

1. Tekanan pada Saraf 

Duduk atau berdiri dalam posisi yang sama untuk waktu yang lama dapat menekan saraf dan menghambat aliran darah, menyebabkan tangan atau kaki kesemutan. Biasanya, sensasi ini hilang setelah posisi diubah dan aliran darah kembali normal.

2. Cedera Saraf 

Cedera pada leher atau punggung bawah dapat merusak saraf yang mengarah ke tangan atau kaki, menyebabkan kesemutan. Misalnya, herniasi diskus dapat menekan saraf tulang belakang dan memicu gejala ini.

3. Neuropati Perifer

Kerusakan pada saraf perifer, yang menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang ke seluruh tubuh, dapat menyebabkan tangan atau kaki kesemutan. Neuropati perifer sering kali disebabkan oleh diabetes, infeksi, atau paparan racun. Menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke, hingga 50% penderita diabetes mengalami neuropati perifer.

4. Kekurangan Vitamin

Defisiensi vitamin B12, B6, atau E dapat mempengaruhi fungsi saraf dan menyebabkan kesemutan. Vitamin-vitamin ini penting untuk kesehatan saraf, dan kekurangannya dapat menyebabkan kerusakan saraf.

5. Kondisi Medis Lainnya 

Beberapa kondisi medis lain yang dapat menyebabkan tangan atau kaki kesemutan meliputi:

  • Multiple Sclerosis (MS): Penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat.
  • Stroke: Gangguan aliran darah ke otak yang dapat merusak area yang mengontrol sensasi.
  • Sindrom Guillain-Barré: Gangguan autoimun yang menyerang saraf perifer.

Baca juga: 6 Penyebab Kesemutan dan Penyakit yang Terkai

Penyebab Spesifik Tangan atau Kaki Kesemutan

1. Sindrom Terowongan Karpal 

Kondisi ini terjadi ketika saraf median terjepit di pergelangan tangan, menyebabkan kesemutan, mati rasa, dan kelemahan pada tangan. Pekerjaan yang melibatkan gerakan tangan berulang, seperti mengetik, dapat meningkatkan risiko kondisi ini dan menyebabkan sumbatan saraf di pergelangan tangan.

2. Sindrom Terowongan Tarsal

Mirip dengan sindrom terowongan karpal, namun terjadi di pergelangan kaki. Tekanan pada saraf tibialis posterior dapat menyebabkan kesemutan di kaki dan pergelangan kaki.

3. Neuropati Alkoholik

Konsumsi alkohol berlebihan dan dalam jangka waktu lama dapat merusak saraf dan menyebabkan neuropati, yang ditandai dengan tangan atau kaki kesemutan, nyeri, dan kelemahan otot.

4. Efek Samping Kemoterapi

Beberapa obat kemoterapi dapat merusak saraf perifer, menyebabkan kesemutan, mati rasa, dan nyeri pada tangan atau kaki. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati perifer yang diinduksi oleh kemoterapi.

Baca juga: Kemoterapi: Persiapan dan Prosedur

Pencegahan Tangan atau Kaki Kesemutan

Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah tangan atau kaki kesemutan, antara lain: 

1. Mengatur Posisi Tubuh 

Duduk atau berdiri terlalu lama dalam posisi yang sama dapat menekan pembuluh darah dan saraf, menghambat sirkulasi darah dan menyebabkan tangan atau kaki kesemutan. Hal ini sering terjadi saat duduk bersila atau menyilangkan kaki terlalu lama, serta saat tidur dengan posisi tangan di bawah tubuh.

Tips Praktis: 

  • Bangun dan gerakkan tubuh setiap 30–60 menit sekali, terutama saat bekerja di depan komputer.
  • Gunakan kursi ergonomis yang menopang punggung dengan baik.
  • Hindari posisi tidur yang menekan lengan atau tangan.

2. Olahraga Teratur 

Aktivitas fisik membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke ekstremitas seperti tangan dan kaki. Ini sangat penting karena sirkulasi darah yang baik membantu menjaga suplai oksigen dan nutrisi ke saraf, serta mengurangi risiko kerusakan saraf yang menyebabkan tangan atau kaki kesemutan. Berikut jenis olahraga yang dapat Anda lakukan di rumah, antara lain: 

  • Jalan kaki 30 menit per hari
  • Bersepeda ringan
  • Yoga atau pilates untuk meningkatkan fleksibilitas dan memperkuat otot
  • Senam peregangan tangan dan kaki secara rutin

3. Pola Makan Seimbang

Kekurangan vitamin tertentu seperti B1, B6, B12, dan E dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf, yang mengakibatkan tangan atau kaki kesemutan. Selain itu, asupan mineral seperti magnesium dan kalsium juga penting untuk menjaga fungsi saraf dan otot.

Nutrisi yang Perlu Dipenuhi:

  • Vitamin B12: Terdapat pada daging merah, hati, telur, dan produk susu.
  • Vitamin B6: Ditemukan dalam pisang, alpukat, dan kacang-kacangan.
  • Vitamin E: Terdapat pada biji-bijian, kacang almond, dan bayam.
  • Magnesium: Ditemukan dalam sayuran hijau, biji-bijian, dan coklat hitam.

4. Menghindari Alkohol Berlebihan

Alkohol dalam jumlah besar dan konsumsi jangka panjang dapat merusak saraf perifer, menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai neuropati alkoholik. Gejala umum dari kondisi ini adalah tangan atau kaki kesemutan, nyeri, atau mati rasa, terutama pada malam hari.

Rekomendasi: 

  • Batasi konsumsi alkohol sesuai panduan kesehatan (maksimal 1-2 gelas per hari).
  • Bila sudah memiliki gejala kesemutan kronis, sangat dianjurkan untuk berhenti minum alkohol sepenuhnya dan konsultasi ke dokter.

5. Mengelola Kondisi Medis

Penyakit kronis seperti diabetes melitus adalah salah satu penyebab utama dari neuropati perifer yang ditandai dengan tangan atau kaki kesemutan. Kadar gula darah yang tinggi secara terus-menerus dapat merusak pembuluh darah kecil dan saraf, terutama di kaki dan tangan.

Langkah Pencegahan:

  • Rutin memeriksa kadar gula darah dan mengontrolnya dengan pola makan, obat-obatan, dan olahraga.
  • Konsultasi teratur dengan dokter, khususnya dokter spesialis penyakit dalam atau endokrinologi.
  • Pemeriksaan saraf secara berkala untuk deteksi dini komplikasi diabetes.

Baca juga: 5 Gerakan Fisioterapi Umum, Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah!

Dengan menerapkan kelima langkah ini secara konsisten, risiko mengalami tangan atau kaki kesemutan dapat ditekan secara signifikan. Pencegahan lebih efektif jika dilakukan sebelum gejala menjadi kronis atau mengganggu aktivitas harian. Jika Anda mengalami gejala yang berlangsung lama atau bertambah parah, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Jangan abaikan gejala tangan atau kaki kesemutan yang berlangsung terus-menerus.

Konsultasikan segera dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat. Kavacare dapat membantu Anda untuk berkonsultasi dengan dokter secara daring (online) atau konsultasi dokter saraf langsung di rumah sakit terbaik. Informasi lebih lanjut, hubungi Kavacare Support di nomor WhatsApp  0811 1446 777. 

Sumber: 

  1. Peripheral Neuropathy – National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS). https://www.ninds.nih.gov/health-information/disorders/peripheral-neuropathy. Diakses pada 23 Mei 2025. 
  2. John D England, MD, Arthur K Asbury, MD. Peripheral Neuropathy. 2004, Jun (26). DOI: 10.1016/S0140-6736(04)16508-2. 
  3. Gérard Said. Diabetic neuropathy – a review. 2007, Jun (3): 331–340. DOI: 10.1038/ncpneuro0504. 
  4. Rens Hanewinckel, MD, Judith Drenthen, MD, Marieke van Oijen, MD, PhD, Albert Hofman, MD, PhD, Pieter A. van Doorn, MD, PhD, and M. Prevalence of polyneuropathy in the general middle-aged and elderly population. 2016, Sep (28): 1892-1898. doi/10.1212/wnl.0000000000003293. 

 

Artikel ini telah direview oleh

Dr. Eddy Wiria, PhD

Co-Founder & CEO Kavacare