Apa Saja Langkah-langkah Pengobatan Kanker?

Apa Saja Langkah-langkah Pengobatan Kanker?

Share

Banyak orang mengetahui apa itu kanker sebagai penyakit tergolong berat yang butuh pengobatan khusus. Penyakit kanker adalah kondisi di mana sel bertumbuh tidak terkontrol dan menyebar ke bagian tubuh lain.

Penyakit ini dapat membahayakan jiwa jika sel sudah menyebar luas dan menyerang bagian tubuh yang sehat. Penyebaran sel ini dapat merusak, berakibat fatal pada fungsi tubuh. Penting untuk mengetahui pengobatan kanker, serta langkah-langkah pemeriksaan sebelum mulai berobat penyakit kanker.

Apa itu Kanker?

Membahas topik berobat penyakit kanker seolah tidak ada habisnya. Di Indonesia, berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), tahun 2020 jumlah kasus baru pasien kanker mencapai 396.914 kasus. Angka kematian karena kanker mencapai 234.511 kasus.

Penyakit kanker dapat mulai muncul di bagian tubuh mana pun. Biasanya sel normal akan tumbuh menggantikan sel yang mati. Namun sel abnormal bisa muncul, tumbuh dan melipatgandakan diri tanpa proses normal. Inilah yang kemudian menjadi sel tumor.

Biasanya dibedakan sebagai tumor ganas (kanker) atau tumor jinak, untuk mengetahui apa itu kanker atau bukan, perlu pemeriksaan khusus. Pada dasarnya sel tumor akan menyebar dan menyerang bagian tubuh yang sehat untuk membentuk sel-sel tumor baru.

Kondisi ini menyebabkan timbulnya jaringan baru yang asing. Pada sel tumor jinak, jaringan dapat diangkat dan tidak akan menyebar. Sedangkan sel kanker bisa tumbuh kembali dan menyebar walau jaringan telah diangkat. Maka pengobatan kanker dan tumor pun memiliki beberapa perbedaan.

Apa Saja Gejala Kanker?

Penyakit kanker dapat menimbulkan gejala-gejala berbeda. Seringkala gejala serupa juga disebabkan oleh masalah kesehatan lain, atau tumor jinak. Ini menyebabkan banyak pasien tidak menyadari apa itu kanker atau bukan. Gejala-gejala kanker ini pun berbeda tergantung jenis kanker yang menyerang.

Beberapa gejala yang mungkin dialami pengidap kanker adalah:

  • Perubahan bentuk anggota tubuh (adanya benjolan, kondisi kulit berubah)
  • Perdarahan atau memar tanpa sebab
  • Kelelahan, demam, berkeringat di malam hari tanpa sebab jelas
  • Berat badan turun atau naik drastis tanpa diketahui penyebabnya
  • Masalah neurologis (sakit kepala, kejang, pandangan berkunang-kunang, pendengaran bermasalah)
  • Gangguan sistem pencernaan (kesulitan menelan, sakit perut, mual muntah, BAB berdarah)
  • Masalah buang air kecil (darah pada urin, kesulitan BAK, kesulitan BAK)
  • Batuk dan perubahan suara tanpa sebab
  • Masalah di mulut (perdarahan, munculnya ruam di lidah)

 

Baca Juga: Daftar Rumah Sakit Kanker Terbaik di Indonesia dan Luar Negeri

 

Cara Diagnosis Kanker

Gejala-gejala di atas juga bisa terjadi dengan disertai rasa nyeri, tapi banyak pula gejala kanker yang muncul tanpa rasa sakit. Maka untuk mengetahui apa itu kanker yang diidap seseorang atau bukan, setelah menemukan gejala perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh dokter.

Rangkaian pemeriksaan tersebut termasuk:

  • Tes laboratorium, dengan sampel seperti darah, urin, atau cairan tubuh lain
  • Rekam gambar (CT Scan, MRI, USG, X-Ray, dan foto khusus berbagai kondisi tubuh)
  • Biopsi atau pengambilan jaringan

Setelah rangkaian pemeriksaan dilakukan, dapat diketahui apakah sel tumor termasuk kanker atau bukan. Jika termasuk kanker, akan diperiksa lebih jauh penyebarannya untuk mengetahui jenis serta stadium kanker yang diidap.

Menentukan stadium sebelum pengobatan penyakit kanker penting dilakukan. Hal ini dilakukan untuk memahami seberapa serius kanker yang diidap, kesempatan untuk sembuh, serta perencanaan rangkaian pengobatan. Stadium kanker ditentukan dari letak, ukuran tumor, seberapa luas kanker telah menyebar, dan kemungkinan pertumbuhan sel tumor.

Berobat penyakit kanker tergantung stadium. Stadium kanker dimulai dari 0, yaitu ketika diketahui adanya sel abnormal tetapi belum menyebar ke jaringan terdekat. Berlanjut ke stadium 1-3, yang mengindikasikan ukuran dan penyebaran tumor. Terakhir adalah stadium 4, menandakan sel kanker telah menyebar jauh.

Cara Mengobati Kanker

Setelah mengetahui stadium kanker yang diidap, barulah bisa ditentukan langkah pengobatan kanker dan tumor yang tepat. Dokter nantinya akan menentukan obat untuk kanker, beserta terapi atau tindakan lain yang diperlukan. Tak perlu putus asa, tiap stadium kanker tetap bisa ditangani.

Pengobatan kanker dan tumor memiliki tujuan untuk mengobati kanker, membantu pengidapnya hidup lebih nyaman selama masa penyembuhan hingga sepenuhnya bebas dari kanker. Ada berbagai kemungkinan, tergantung perkembangan kondisi pasien sendiri.

Pilihan cara pengobatan kanker dan tumor bermacam-macam, tergantung dari hasil pemeriksaan dan anjuran dokter. Mungkin pasien tidak hanya menjalani satu jenis, bisa juga kombinasi obat untuk kanker, pengangkatan jaringan, dan serangkaian terapi lain yang dirasa perlu.

 

Baca Juga: Manfaat Fisioterapi bagi Pasien Kanker

 

Beberapa jenis cara pengobatan kanker yaitu:

  1. Operasi

Pengbatan kanker dan tumor yang paling umum salah satunya operasi. Jika ada kemungkinan jaringan tumor ganas perlu diangkat, maka akan dilakukan operasi. Operasi pengangkatan jaringan kanker umumnya bertujuan mengambil sebanyak mungkin tumor ganas dalam tubuh.

  1. Kemoterapi

Dalam rangkaian berobat penyakit kanker, kemoterapi termasuk yang paling sering dianjurkan dan dijalani pasien kanker. Cara mengobati kanker dengan kemoterapi yaitu memasukkan kombinasi obat untuk kanker.

Kombinasi obat untuk kanker tersebut bekerja memperlambat dan membunuh sel-sel tumor ganas. Dengan melakukan pengobatan kemoterapi ini, tumor diharapkan akan mengecil atau hancur dan mudah untuk diangkat dengan operasi. Kemoterapi juga dapat dilakukan untuk membunuh sel-sel kanker yang muncul kembali atau menyebar ke bagian lain tubuh.

  1. Terapi Radiasi

Terapi radiasi merupakan cara mengobati kanker menggunakan pancaran sinar berenergi tinggi. Contoh jenis sinar yang digunakan adalah X-ray atau proton. Radiasi sinar tersebut digunakan untuk membunuh sel kanker.

Terapi ini bisa menggunakan mesin di luar tubuh (radiasi eksternal) atau memasukkan alat ke dalam tubuh (brachytherapy).

  1. Transplantasi Sumsum Tulang

Sumsum tulang belakang adalah material di dalam tulang yang berfungsi dalam produksi sel darah. Transplantasi sumsum atau transplantasi sel punca adalah salah satu pengobatan penyakit kanker untuk menggantikan sel-sel yang telah rusak akibat kemoterapi atau radiasi.

Langkah ini dimaksudkan membantu tubuh pasien kanker untuk kembali mampu menjalani kemoterapi.

  1. Terapi Imun

Imunoterapi atau terapi biologis adalah langkah mengatasi kanker menggunakan sistem kekebalan tubuh pasien. Sel kanker dapat berkembang karena sistem imun tidak menganggap sel tersebut berasal dari luar tubuh dan berbahaya. Imunoterapi dapat membantu tubuh mengenali sel kanker sebagai bahaya dan menyerang sel ganas tersebut.

  1. Terapi Hormon

Beberapa jenis kanker berkembang karena hormon tertentu. Contohnya kanker payudara dan kanker prostat. Mengeliminasi hormon-hormon ‘makanan’ kanker atau mencegah efek hormon tersebut dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

  1. Terapi Obat Terarah

Cara ini menggunakan obat-obatan tertentu. Berbeda dengan kemoterapi, terapi obat berfokus pada satu ciri abnormal sel kanker sesuai jenisnya. Ciri abnormal ini biasanya yang dinilai sebagai alasan sel kanker tersebut dapat bertahan. Dengan obat untuk kanker yang ditentukan, ciri abnormal ini akan diatasi sehingga sel kanker dapat berhenti tumbuh.

  1. Hipertermia

Hipertermia adalah salah satu pengobatan kanker di mana jaringan tertentu dalam tubuh dinaikkan suhunya mencapai 45 derajat Celcius. Pemanasan jaringan ini dapat membunuh sel kanker tetapi tidak berbahaya untuk jaringan sel normal.

  1. Terapi Fotodinamik

Pengobatan penyakit kanker dengan fotodinamik (PDT) adalah terapi menggunakan obat-obatan yang teraktivasi oleh cahaya tertentu, untuk membunuh sel kanker. Cahaya tersebut bisa berupa laser atau LED. Biasanya terapi fotodinamik dilakukan pada bagian spesifik tubuh.

 

Baca Juga: Menjadi Caregiver bagi Pasien Kanker

 

Pengobatan kanker bukan proses yang cepat dan mudah. Pasien dan keluarga butuh kesabaran menjalani mulai dari pemeriksaan hingga terapi yang mungkin butuh waktu berbulan-bulan hingga tahunan.

Sebagai layanan kesehatan dengan pengalaman serta tenaga kesehatan profesional, Kavacare memahami keresahan keluarga dan pasien kanker. Kavacare siap mendampingi dan mempermudah langkah pengobatan kanker dengan berbagai tindakan keperawatan di rumah seperti layanan infus, injeksi, pemasangan NGT, kateter, dan berbagai hal lainnya. Hubungi Kavacare Support di nomor 0811 1446 777.

 

SUMBER

About Cancer – NCI. (n.d.). National Cancer Institute; www.cancer.gov. Diakses 17 Juni, 2022, dari https://www.cancer.gov/about-cancer

Cancer treatment – Mayo Clinic. (2022). Cancer Treatment – Mayo Clinic; www.mayoclinic.org. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/cancer-treatment/about/pac-20393344

Global Cancer Observatory. (2020). Indonesia – Global Cancer Observatory. Diakses 17 Juni, 202, dari https://gco.iarc.fr/today/data/factsheets/populations/360-indonesia-fact-sheets.pdf

Avatar
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

Dr. Eddy Wiria, PhD

Co-Founder & CEO Kavacare