Cara Berobat ke Taiwan [Februari 2024]
Cara Membuat Visa Medis ke Taiwan

Cara Berobat ke Taiwan [Februari 2024]

Share

Salah satu negara yang menjadi tujuan pasien Indonesia untuk berobat adalah Taiwan. Negara yang terletak di Asia Timur ini memiliki fasilitas medis yang lengkap sehingga banyak pasien internasional berobat ke Taiwan demi mendapatkan kesembuhan.

Jika Anda tertarik untuk berobat ke Taiwan, berikut langkah-langkah yang perlu Anda ketahui.

Kenapa Harus Berobat ke Taiwan?

Taiwan memang gencar berinvestasi pada bidang layanan kesehatan, termasuk medical tourism. Layanan kesehatan untuk pasien internasional banyak dipromosikan, sehingga cukup banyak turis datang untuk mendapatkan prosedur medis.

Berobat ke Taiwan kini jadi pilihan banyak pasien internasional, termasuk pasien asal Indonesia. Tahun 2020 lalu, tercatat lebih dari 223.000 pasien asing melancong ke Taiwan untuk mendapatkan pelayanan medis. Sekitar 42% pengunjung luar negeri tersebut berasal dari Asia Tenggara. Diperkirakan 12% di antaranya adalah pasien asal Indonesia.

 

Baca Juga: 6 Alasan Berobat ke Luar Negeri: Kelebihan dan Pertimbangan

 

Ada beberapa hal yang menarik pasien Indonesia untuk berobat ke Taiwan, yaitu:

1. Teknologi Canggih

Layanan medis di Taiwan mengedepankan teknologi tercanggih. Secara berkala dilakukan evaluasi teknologi dan komunikasi yang digunakan pada layanan medis di Taiwan. Berbagai penemuan terbaru hasil penelitian serta pengembangan di bidang medis pun terus dikumpulkan dan dikembangkan dengan konsisten.

Perkembangan teknologi di bidang kesehatan Taiwan menjadikan negara tersebut memiliki kinerja efektif dalam industri telemedicine dan smart healthcare. Berbagai teknologi medis yang dikembangkan di Taiwan memungkinkan proses perawatan lebih optimal. Ini bisa meningkatkan kemungkinan sembuh pasien.

2. Kualitas Fasilitas Kesehatan Diakui Internasional

Sistem perawatan medis di Taiwan tidak kalah dengan negara-negara di Eropa maupun Amerika Serikat. Ditambah lagi, pada 2021 lalu sebanyak 13 institusi medis di Taiwan telah mendapatkan sertifikasi JCI (Joint Commission International). Hal ini membuktikan layanan kesehatan di Taiwan telah diakui secara internasional.

3. Akses Layanan Kesehatan yang Mudah

Akses untuk mendapatkan layanan kesehatan di Taiwan terbilang mudah, bahkan untuk pasien luar negeri. Taiwan memberlakukan pengajuan visa untuk kebutuhan layanan medis yang terbilang mudah. Untuk mencapai Taiwan dari Indonesia pun banyak pilihan penerbangan.

Banyak pilihan rumah sakit di Taiwan, dengan teknologi yang canggih di setiap fasilitasnya. Akomodasi dan transportasi di Taiwan pun tergolong mudah diakses, sehingga mobilitas dari dan ke rumah sakit tidak merepotkan.

4. Tidak Ada Waktu Tunggu

Secara umum, baik rumah sakit pemerintah maupun fasilitas rumah sakit swasta di Taiwan memiliki waktu tunggu singkat. Pasien tidak perlu menunggu lama untuk bertemu dengan dokter spesialis. Untuk mendapatkan prosedur tertentu seperti operasi pun pasien biasanya tidak perlu menunggu terlalu lama.

Langkah dan Cara Berobat ke Taiwan

1. Mencari Informasi Fasilitas Kesehatan Tujuan

Sebelum Anda memesan tiket maupun mempersiapkan akomodasi, yang paling pertama dilakukan sebaiknya mencari informasi selengkap mungkin seputar fasilitas kesehatan tujuan Anda. Sesuaikan dengan kebutuhan pengobatan Anda, prosedur apa yang Anda perlukan. Ketahui apakah fasilitas kesehatan tujuan menyediakan prosedur tersebut. Cari juga informasi tentang dokter yang akan menangani Anda.

2. Membuat Janji

Setelah mendapatkan informasi, hubungi fasilitas kesehatan dan buat janji konsultasi. Pastikan rumah sakit atau klinik tujuan menyanggupi perawatan pasien internasional. Anda juga perlu menjelaskan kondisi pasien, atau mengirimkan riwayat pengobatan pasien.

3. Mempersiapkan Dokumen Keberangkatan

Taiwan memberlakukan kunjungan bebas visa pada lebih dari 40 negara, termasuk negara Asia. Namun aturan ini terbatas maksimal 14 – 30 hari. Jika kemungkinan Anda dan keluarga akan tinggal di Taiwan lebih dari 30 hari selama proses pengobatan, maka Anda harus mengajukan visa.

Persyaratan lainnya agar diperbolehkan masuk ke Taiwan adalah memiliki paspor aktif dengan masa berlaku lebih dari 6 bulan, telah memiliki tiket pesawat pulang pergi, serta tidak ada catatan buruk dari imigrasi.

Mulai 15 Agustus 2022, pengunjung luar negeri tidak perlu menunjukkan hasil negatif tes PCR dengan jarak 2 hari sebelum penerbangan. Namun selama status pandemi masih diberlakukan, Anda harus melengkapi formulir deklarasi keberangkatan, formulir karantina, serta pemilihan akomodasi karantina selama 3 + 4 hari.

 

Baca Juga : Cara Membuat Visa Medis ke 4 Negara Asia Timur

 

4. Persiapan Tiket dan Akomodasi

Pastikan Anda telah memiliki tiket pulang dan pergi yang disesuaikan dengan janji temu dengan dokter. Siapkan pula akomodasi yang paling strategis aksesnya untuk mempermudah aktivitas jika perlu datang dan pergi ke rumah sakit.

5. Persiapan Biaya

Hitung dana yang perlu Anda siapkan untuk kebutuhan pengobatan, tiket, akomodasi, dan biaya-biaya tak terduga. Sesuaikan dengan kurs mata uang negara setempat. Selain itu Anda juga harus mengetahui metode pembayaran apa yang akan Anda gunakan untuk pengobatan.

Jika menggunakan asuransi, pastikan fasilitas kesehatan menerima polis yang Anda miliki. Jika menggunakan dana pribadi, pilih metode pembayaran yang sesuai (tunai, debit, atau kredit).

Daftar Rumah Sakit Terbaik di Taiwan

Layanan medis Taiwan yang canggih dan 13 rumah sakit yang telah diakui Joint Committee International bisa jadi pertimbangan Anda untuk berobat ke Taiwan. Berikut daftar rumah sakit terbaik di Taiwan yang dapat dijadikan pilihan:

  • National Taiwan University Hospital
  • Tri-Service General Hospital
  • Linkou Chang Gung Memorial Hospital
  • Far Eastern Memorial Hospital
  • Mennonite Christian Hospital

 

Baca Juga: Rumah Sakit Terbaik di Taiwan: Prosedur dan Keunggulan

 

Berapa Perkiraan Biaya Berobat ke Taiwan?

Estimasi biaya berobat ke Taiwan berbeda-beda termasuk untuk pengobatan jantung. Tentunya kisaran biaya tergantung prosedur apa yang dilakukan, misalnya seberapa kompleks operasi dilakukan. Berikut adalah perkiraan biaya untuk beberapa tindakan medis di Taiwan. 

TindakanBiaya dalam NTDBiaya dalam IDR
Operasi Bypass Jantungmulai dari 680.000327 juta
Perawatan Serangan Jantungmulai dari 293.995142 juta
Perawatan Gagal Jantungmulai dari 141.08668 juta

 

Biaya di atas merupakan estimasi dan dapat berubah sesuai kebijakan rumah sakit. Metode dan biaya yang pasti hanya dapat didiskusikan dan ditentukan setelah melalui konsultasi dengan dokter. Untuk informasi mengenai kepastian biaya, konsultasikan dengan Konsultan Medis KavaLink di nomor WhatsApp 0857 8000 8707.

Berobat ke Taiwan dengan KavaLink

Untuk dapat berobat ke Taiwan memang butuh persiapan matang. Berbeda dengan berobat di dalam negeri, Anda dan keluarga harus melalui prosedur yang cukup panjang agar pengobatan berjalan lancar, aman, dan nyaman. Namun Anda tidak perlu khawatir, layanan medical travel facilitator KavaLink dari Kavacare siap membantu proses berobat ke Taiwan.

Silakan hubungi kami di 0857 8000 8707 untuk berkonsultasi gratis seputar berobat di Taiwan atau negara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Thailand, India, dan Turki.

Sumber:

  1. An overview of the healthcare system in Taiwan. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3960712/ diakses 8 September 2022
  2. Ternyata Banyak Pasien Indonesia Berobat ke Taiwan, Apa Alasannya? https://www.suara.com/health/2021/11/05/201000/ternyata-banyak-pasien-indonesia-berobat-ke-taiwan-apa-alasannya?page=all diakses 8 September 2022
  3. Bureau of Consular Affairs, Ministry of Foreign Affairs, Republic of China. https://www.boca.gov.tw/cp-220-5081-c06dc-2.html diakses 8 September 2022
  4. Mulai tanggal 15 Agustus, Seluruh pengunjung yang memasuki Taiwan tidak perlu melampirkan laporan PCR dalam waktu 2 hari sebelum jadwal keberangkatan. https://www.roc-taiwan.org/id_id/post/2945.html diakses 8 September 2022
  5. Taiwan Medical Miracle for International Patients. https://www.magazine.medicaltourism.com/article/taiwan-medical-miracle-international-patients diakses 8 September 2022
  6. FAQs – Taiwan Centers for Disease Control. https://www.cdc.gov.tw/En/Category/QAPage/SbkmnM5v0OwdDMjJ2tI_xw diakses 8 September 2022
  7. Why Taiwan Should Be Your Next Medical Travel Destination? http://www.medhalt.com/blog/why-taiwan-next-medical-travel-destination diakses 8 September 2022
  8. Medical Costs of Cardiovascular Diseases in Taiwan. https://core.ac.uk/download/pdf/82260965.pdf diakses 11 September 2022
Avatar
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

Dr. Eddy Wiria, PhD

Co-Founder & CEO Kavacare