7 Cara Memperbaiki Kondisi Rahang Bergeser

7 Cara Memperbaiki Kondisi Rahang Bergeser

  • Post category:Ortopedi
Share

Rahang bergeser merupakan kondisi yang jarang terjadi, tetapi semua orang berisiko mengalaminya. Hal ini bisa disebabkan oleh cidera atau gerakan berlebihan di area mulut.

Berikut informasi yang telah dirangkum Kavacare seputar penyebab dan penanganan rahang bergeser.

Penyebab Rahang Bergeser

Dislokasi rahang atau pergeseran rahang adalah kondisi ketika rahang bagian bawah keluar dari tempatnya di sendi atau tulang penghubung. 

Kondisi ini dapat dibedakan menjadi akut (terjadi secara tiba-tiba), kronis (berkembang secara bertahap dalam rentang waktu tertentu), atau kejadian berulang.

Penyebabnya beragam, tidak selalu karena benturan, tetapi juga karena tindakan sehari-hari yang sepele. Beberapa hal yang bisa menyebabkan rahang bergeser seperti:

  • Membuka rahang terlalu lebar (menguap, tertawa, muntah).
  • Kelainan pada rahang (masalah otot, kelainan jaringan penghubung, atau kelainan bentuk).
  • Distonia otot atau pergerakan otot tanpa sadar yang terjadi akibat kondisi medis tertentu, contohnya tetanus.
  • Tindakan medis di area rahang, seperti perawatan gigi, intubasi endotrakeal, bronkoskopi, dan laringoskopi.
  • Kecelakaan yang menimbulkan benturan di area wajah.

Sejumlah faktor risiko juga bisa meningkatkan kemungkinan rahang bergeser, contohnya:

  • Pernah mengalami kejadian serupa sebelumnya
  • Anatomi rahang bermasalah
  • Mengidap penyakit yang bisa mengganggu keseimbangan (sindrom Marfan, distrofia otot, maupun distrofia wajah dan mulut)
  • Kelainan saraf progresif (epilepsi, penyakit Huntington).

Risiko rahang bergeser juga bisa meningkat seiring pertambahan usia, di mana hal ini juga mempengaruhi kondisi gigi dan mulut pada pasien.

Kejadian rahang bergeser tergolong langka dan tidak dipengaruhi gender. Akan tetapi, karena trauma di area wajah lebih sering terjadi pada laki-laki, rahang bergeser mungkin lebih sering ditemukan pada laki-laki.

 

Baca Juga Rahang Bawah Maju: 3 Cara Mengatasi dan Estimasi Biayanya

 

Gejala Rahang Bergeser

Gejala umum dislokasi rahang antara lain:

  • Nyeri pada sendi rahang, semakin parah saat pasien mengunyah atau menggerakkan rahang
  • Terasa perubahan posisi saat menggigit, contohnya posisi gigi terasa tidak pas
  • Gangguan saat berbicara
  • Kesulitan membuka atau menutup mulut
  • Sulit bicara, menelan, dan mengunyah
  • Air liur keluar terus tanpa sadar
  • Rahang terasa kaku, terkunci, atau posisinya berbeda dari biasanya.
  • Mungkin mengalami bengkak dan nyeri di area rahang sehingga berdampak pada kemampuan untuk makan dan kenyamanan tidur. .

Pemeriksaan fisik mungkin dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini. Pasien juga mungkin perlu menjalani prosedur CT scan untuk memeriksa jenis dislokasi yang terjadi, serta melihat apakah ada fraktur atau retak di area rahang.

Selain CT scan, bisa dilakukan juga MRI untuk memeriksa kondisi sendi dan ligamen di sekelilingnya. Biasanya pemeriksaan dengan pengambilan gambar dilakukan pada pasien yang mengalami trauma pada area rahang.

Cara Memperbaiki Rahang Bergeser

Memperbaiki rahang bergeser harus dilakukan oleh tenaga medis profesional, sehingga prosedurnya perlu dilakukan di rumah sakit atau klinik. Setelah pemeriksaan dilakukan dan kondisi pasien dipastikan stabil, maka tindakan medis akan dilakukan untuk memperbaiki rahang bergeser.

Ada beberapa teknik yang umumnya dilakukan dokter untuk memperbaiki rahang bergeser. Teknik tersebut dibagi menjadi 2 jenis, ada teknik-teknik intraoral dan teknik-teknik ekstraoral.

Beberapa teknik tersebut yaitu:

1. Metode Bimanual

Metode bimanual (dikenal juga sebagai reduksi Hipokratik) adalah metode di mana dokter akan memperbaiki posisi rahang pasien secara manual. Metode ini termasuk yang paling umum dilakukan untuk memperbaiki rahang bergeser. 

Langkah-langkah metode bimanual yaitu:

  1. Dokter atau tenaga medis akan berdiri di depan pasien yang diminta untuk duduk, sedangkan mulut pasien diposisikan terbuka
  2. Dokter meletakkan kedua ibu jari di atas gigi geraham belakang pasien, sedangkan jari-jari lainnya berada di luar mulut.
  3. Rahang perlahan digerakkan ke bawah dan ke atas hingga kembali ke posisi semula.

2. Metode Wrist Pivot

Metode wrist pivot adalah cara manual lainnya untuk memperbaiki pergeseran rahang sebagai alternatif dari metode bimanual. Langkah-langkahnya yaitu:

  1. Dokter juga secara manual akan memperbaiki rahang bergeser dengan posisi berdiri di depan pasien.
  2. Kedua ibu jari diposisikan di bawah dagu pasien, sementara kedua jari tengah dan jari manis diletakkan pada rahang bawah.
  3. Dokter akan mendorong rahang pasien ke arah atas posisi rahang yang bergeser bisa kembali normal.

3. Teknik Supinasi

Teknik supinasi dilakukan dengan pasien pada posisi supinasi (berbaring), di mana kepala pasien disandarkan pada bagian abdomen dokter atau tenaga medis yang duduk di belakang pasien.

Dokter kemudian meletakkan kedua ibu jari di geraham belakang pasien, sementara jari-jari lainnya berada di luar mulut dan digunakan untuk menahan sudut rahang.

Tekanan diberikan ke arah bawah dan belakang oleh ibu jari dokter hingga posisi rahang kembali seperti semula.

4. Metode Gag Reflex

Metode gag reflex adalah cara memperbaiki pergeseran rahang dengan bantuan refleks mulut pasien.

Dokter atau tenaga medis lainnya akan menggunakan cermin mulut untuk menstimulasi timbulnya refleks muntah atau gag reflex. Refleks muntah dapat merangsang otot-otot rahang, kemungkinan mengembalikan posisi rahang seperti semula.

Akan tetapi, metode ini tidak dianjurkan pada pasien dengan gangguan menelan yang mudah tersedak.

5. Metode Spuit Kosong

Metode spuit kosong yaitu teknik mengembalikan posisi rahang yang bergeser menggunakan spuit kosong berukuran 5-10 mililiter yang diletakkan di satu sisi mulut. Tepatnya, di antara gigi geraham atas dan bawah.

Pasien kemudian diminta untuk menggigit spuit tersebut secara perlahan, menggerakkan spuit ke belakang dan depan secara berulang. Gerakan ini dilakukan hingga posisi rahang yang bergeser kembali seperti semula.

Jika kedua sisi rahang bergeser, spuit juga bisa diletakkan di sisi satunya lalu pasien diminta melakukan gerakan serupa secara berulang. Biasanya dokter akan memilih spuit yang ukurannya paling tepat untuk mulut pasien.

6. Pendekatan Eksternal

Metode pendekatan eksternal dilakukan dengan menarik rahang secara manual. Pasien dengan posisi duduk, sementara dokter berdiri di hadapan pasien. Dengan satu tangan, keempat jari dokter diletakkan di sudut rahang, sementara ibu jari diletakkan di area tulang pipi.

Setelahnya, diberikan tarikan pada area rahang untuk memperbaiki posisinya. Gerakan menarik ini dilakukan dengan kekuatan yang tepat, sampai posisi rahang kembali. Jika kedua rahang bergeser dan letak sisi lainnya tidak kembali secara spontan, maka gerakan ini bisa diulang sampai posisi rahang kembali normal.

7. Operasi Rahang

Operasi rahang atau reduksi secara tertutup mungkin diperlukan jika kondisi rahang bergeser disertai fraktur, dislokasi tulang terbuka, serta cidera pada saraf. Oleh karena itu, penanganan rahang bergeser sangat bergantung pada hasil pemeriksaan dan kondisi pasien secara umum.

Jika dengan cara-cara di atas dokter belum mampu mengembalikan rahang ke posisi semula, perlu dikonsultasikan dengan dokter spesialis terkait untuk tindakan lebih lanjut.

Anda bisa berkonsultasi seputar penanganan rahang bergeser dengan dokter spesialis melalui layanan telekonsultasi online Kavacare di nomor 0811-1446-777. Layanan homecare Kavacare siap membantu Anda mendapatkan perawatan kesehatan secara profesional tanpa perlu keluar rumah.

SUMBER:

  1. Mandible Dislocation. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK549809/ diakses 28 Desember 2023
  2. Jaw dislocation – symptoms, treatment and self-care. https://www.healthdirect.gov.au/jaw-dislocation diakses 28 Desember 2023
  3. Broken or Dislocated Jaw: Causes, Symptoms, and Diagnosis. https://www.healthline.com/health/broken-or-dislocated-jaw diakses 28 Desember 2023
dr. Keyvan Fermitaliansyah
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

dr. Keyvan Fermitaliansyah

Care Pro, Dokter Umum Kavacare