7 Teknik Memindahkan Pasien Bagi Caregiver

7 Teknik Memindahkan Pasien Bagi Caregiver

Share

Bila Anda bekerja sebagai seorang caregiver atau perawat, mungkin istilah dan teknik memindahkan pasien sudah bukan barang yang asing lagi untuk Anda. Teknik memindahkan pasien adalah suatu proses untuk memindahkan pasien dari satu permukaan datar ke permukaan datar yang lain. Proses pemindahan pasien yang paling umum dilakukan adalah pemindahan dari tempat tidur ke tandu, atau dari tempat tidur ke kursi roda.

Pasien dapat menerima perawatan di berbagai tempat selama dan setelah rawat inap. Sementara beberapa aspek mobilitas pasien bervariasi tergantung pada status pasien, mobilitas yang dilakukan di dalam rumah sakit tidak dapat dihindari, terutama pada pasien yang sakit kritis.

Pemindahan pasien yang tidak dilakukan dengan baik, justru dapat mengakibatkan peningkatan morbiditas dan mortalitas. Oleh karena itu, proses memindahkan pasien harus dilakukan dengan hati-hati.

Berikut ini telah kami rangkum penjelasan singkat mengenai teknik memindahkan pasien yang baik bagi Anda, baik sebagai tenaga kesehatan profesional maupun sebagai caregiver rumahan untuk anggota keluarga atau kerabat terdekat Anda.

1. Teknik Memindahkan Pasien dari Tempat Tidur ke Tandu

  1. Pastikan jumlah tim yang diperlukan untuk proses memindahkan pasien (biasanya 3-4 perawat untuk pemindahan dari tempat tidur ke tandu).
  2. Jelaskan apa yang dapat dilakukan pasien untuk membantu mempermudah dilakukannya prosedur (tangan disilangkan di dada, dagu dilipat, dan sebagainya) dan membawa semua perlengkapan yang diperlukan.
  3. Naikkan/turunkan tempat tidur pada ketinggian yang aman, mengunci rem, menurunkan rel pengaman, dan memosisikan pasien paling dekat dengan sisi tempat tidur yang akan menjadi tempat pemindahan dilakukan.
  4. Tempatkan selembar kain di atas papan penggeser; kain ini berguna untuk memindahkan pasien ke tandu dan mengurangi gesekan.
  5. Gulingkan pasien ke sisi yang berlawanan dengan tandu dan meletakkan papan penggeser di bawah pasien, sehingga papan tersebut berada di antara pasien dan tempat tidur.
  6. Gulingkan pasien kembali ke posisi telentang dan memastikan pasien berada di tengah papan penggeser dengan kaki dalam posisi lurus.
  7. Bawa tandu ke sisi tempat tidur di dekat pasien dan memosisikan tandu sedikit lebih rendah dari tempat tidur, setelah itu pastikan rem tandu telah terkunci.
  8. Atur tim perawat sedemikian rupa sehingga berat badan pasien terdistribusi secara merata:
    1. Dua orang di sisi tandu, memegang lembaran yang diletakkan di atas papan penggeser.
    2. Satu di kepala tempat tidur, menggenggam bantal dan sprei.
    3. Satu di sisi yang agak jauh pasien, di antara dada dan pinggul.
    4. Satu tambahan bisa di kaki tempat tidur.
  9. Koordinator tim akan melakukan pemindahan, menghitung ‘1, 2, 3’ dengan keterangan hitungan:
    1. Perawat di sisi jauh tempat tidur akan mendorong pasien.
    2. Kedua perawat di sisi tandu akan memindahkan berat badan mereka dari depan ke belakang, membawa pasien dengan menarik kain.
    3. Sementara itu, perawat di bagian kepala dan kaki tempat tidur akan memastikan bahwa pasien aman dengan mengangkat kepala/bahu dan kaki masing-masing.
  10. Lanjutkan menggeser pasien sampai pasien berada di tengah tandu.
  11. Lepaskan papan geser dari bawah pasien dengan menggulingkan pasien ke sisi yang berlawanan dengan tempat tidur. Pastikan pasien merasa nyaman dan ditutupi dengan kain.
  12. Angkat pagar pelindung dan menyesuaikan tinggi tandu.

2. Teknik Memindahkan Pasien dari Tempat Tidur ke Kursi Roda

Memindahkan pasien ke kursi roda perlu memperhatikan kebutuhan pasien secara spesifik. Jika pasien dapat menahan beban pada kedua kaki dan mungkin bisa mengambil langkah-langkah kecil, bantuan satu orang perawat saja mungkin cukup. Tetapi bila kriteria ini tidak terpenuhi, dua orang atau lift mekanis mungkin diperlukan untuk memindahkan pasien dengan aman.

Langkah-langkah pemindahan ke kursi roda biasanya dilakukan, seperti:

  1. Bantu pasien mengenakan alas kaki sebelum prosedur pemindahan.
  2. Naikkan/turunkan tempat tidur pada ketinggian yang aman, turunkan pagar pengaman, letakkan kursi roda di samping tempat tidur pada sudut 45 derajat dan pastikan rem terpasang. Jika satu sisi tubuh pasien lebih lemah, letakkan kursi roda di sisi yang lebih sehat.
  3. Dudukkan pasien di sisi tempat tidur dengan kaki yang diturunkan dari tempat tidur dan menapak dengan lurus di lantai. Jika perlu, pasang sabuk di pinggang pasien.
  4. Letakkan tangan di pinggang pasien.
  5. Posisikan kaki di bagian luar kaki pasien. Saat pasien mencondongkan tubuh ke depan untuk membungkuk, pegang sabuk atau pinggang pasien.
  6. Bantu pasien menggeser berat badan dengan gerakan mengayun (kaki depan ke kaki belakang, dan seterusnya) hingga mencapai posisi berdiri.
  7. Setelah pasien berdiri, mintalah mereka berjalan mundur perlahan-lahan hingga merasakan punggung kursi roda menyentuh kaki. Minta pasien untuk memegang kursi roda.
  8. Pindahkan berat badan dari belakang ke depan saat pasien duduk di kursi roda secara perlahan dengan bantuan lengan kursi roda untuk menopang.
  9. Pastikan pasien telah duduk dengan nyaman di kursi roda.
  10. Pasien dapat menggunakan papan geser untuk transfer yang lebih mudah.
  11. Saat pasien pindah kembali ke tempat tidur dari kursi roda, urutan tindakan yang paling aman adalah memosisikan kursi pada sudut 45 derajat ke tempat tidur, mengunci rem, menaikkan pijakan kaki, dan memutar sandaran kaki ke luar. Setelah semua urutan tersebut dilakukan dengan benar, pasien dapat bergeser ke depan kursi roda. Ketika pasien bergeser ke depan, tubuh diposisikan di atas kaki agar pasien lebih mudah berdiri. 

 

Baca Juga: Macam-macam Kursi Roda dan Fungsinya

 

3. Teknik Memindahkan Pasien dengan Papan Geser

Papan geser biasanya digunakan untuk pasien yang tidak bisa menahan beban pada kakinya. Hal ini bisa karena kelumpuhan atau kehilangan anggota tubuh pada tubuh bagian bawah. Langkah-langkah memindahkan pasien dengan papan geser yaitu:

  1. Pasien duduk di tepi ranjang dan papan geser diletakkan di bawah salah satu pangkal paha pasien.
  2. Salah satu ujung papan ditaruh di permukaan datar yang menjadi tujuan pemindahan pasien.
  3. Pasien menaruh tangan di papan dan mulai melakukan gerakan semacam push up untuk berpindah tempat. Perhatikan agar pasien tidak memegang ujung papan supaya jari merek tidak terjepit.
  4. Perawat berjaga di depan pasien untuk memberikan bantuan sesuai kebutuhan pasien.

4. Teknik Memindahkan Pasien Pivot Jongkok

Teknik pemindahan pivot jongkok berguna untuk pasien yang masih bisa menopang sebagian beban tubuhnya namun tidak mampu berdiri sepenuhnya secara mandiri. Inilah langkah-langkah cara memindahkan pasien dengan teknik pivot jongkok:

  1. Permukaan asal dan tujuan diposisikan saling berdekatan dengan sudut sekitar 90 derajat.
  2. Sandaran tangan kursi roda dilepaskan (bila pasien berada di kursi roda).
  3. Pasien mulai bergeser ke tepi permukaan asal dan mengarahkan tumit ke arah permukaan tujuan.
  4. Blokir lutut pasien dengan lututnya sendiri.
  5. Pasien bertolak dari permukaan asal sambil memindahkan berat badan mereka dengan hidung berada di garis lurus di atas jari kaki.
  6. Bantu pasien dengan menggunakan sabuk pada kaki, pinggang, atau bokong; jangan memegangi bagian bawah lengan atau lengan pasien yang lemah.
  7. Dekati pasien dan menginstruksikan pasien ke arah mana mereka harus meraih permukaan tujuan.
  8. Dudukkan pasien ke permukaan tujuan.

5. Teknik Memindahkan Pasien Duduk ke Berdiri

Teknik pemindahan duduk ke berdiri bermanfaat bagi pasien yang masih mampu berdiri dan bisa berpartisipasi secara aktif ketika hendak berpindah. Berikut langkah-langkah cara memindahkan pasien duduk ke berdiri:

  1. Kaki pasien diletakkan mendatar di lantai.
  2. Pasien meletakkan tangannya di sandaran lengan kursi atau di samping tempat tidur.
  3. Pasien harus mendorong badan dengan lengannya untuk berdiri saat perawat menarik mereka mendekat dan membawanya ke posisi berdiri.

6. Teknik Memindahkan Pasien Pivot Berdiri

Teknik pivot berdiri dapat digunakan untuk memindahkan pasien yang bisa menopang beban tubuhnya ketika berdiri, namun tidak bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pasien berada di tepi kursi roda atau tempat tidur untuk memulai pemindahan.
  2. Bantu pasien agar kaki tetap rata di lantai saat membawa kepala dan badan ke depan.
  3. Bantu sesuai kebutuhan kaki pasien.
  4. Jaga atau bantu pasien berpindah dan menginstruksikan pasien untuk meraih kembali ke permukaan sebelum mereka mulai duduk.
  5. Setelah pivot berdiri dilakukan, pastikan kontrol pasien ketika duduk ke permukaan tujuan.

 

Baca Juga: 3 Jenis Alat Bantu Jalan untuk Pasien Patah Tulang

 

7. Teknik Memindahkan Pasien Langkah Berdiri

Pemindahan langkah berdiri diperuntukkan bagi pasien yang dapat menopang berat badannya saat berdiri, namun tidak dapat mengambil langkah untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan penyangga. Mereka mungkin memerlukan alat bantu.

Berikut langkah-langkah teknik pemindahan pasien langkah berdiri:

  1. Kursi ditaruh di sisi tempat tidur dengan sedikit miring.
  2. Pasien bergerak maju ke tepi kursi.
  3. Pastikan kaki pasien rata dengan lantai.
  4. Pegang tangan dan lengan pasien dan memastikan agar tidak menarik lengan pasien tetapi tetap stabil.
  5. Letakkan satu tangan di sandaran lengan kursi dan perawat memegang tangan atau lengan pasien yang lain.
  6. Untuk bangun, pasien mencondongkan tubuh ke depan dan mendorong ke bawah dengan tangan dan kakinya dan, jika perlu, dengan tangan perawat.
  7. Begitu bangun, perawat membimbing dan menyokong pasien.
  8. Pasien berbalik dengan mengambil langkah kecil.
  9. Saat pasien duduk, perawat memegangi lengan pasien. Perawat juga dapat meletakkan tangan di belakang bahu pasien dan membantu membimbing duduk saat pasien perlahan-lahan bergerak turun.

Hal-hal Penting Sebelum Memindahkan Pasien

Teknik memindahkan pasien ini merupakan aspek perawatan pasien yang penting, tetapi sering diabaikan oleh para tenaga kesehatan. Meskipun kelihatannya dapat dilakukan sesuai insting, pemindahan pasien yang baik memerlukan pemahaman penuh akan kebutuhan khusus setiap pasien dengan mematuhi pedoman klinis yang ada. 

Sebelum mulai melakukan proses pemindahan pasien, terdapat beberapa prosedur yang termasuk ke dalam kebijakan berbagai rumah sakit. Beberapa di antaranya, yaitu:

1. Lakukan Penilaian ABCD

Penilaian ABCD adalah singkatan dari airway, breathing, circulation, dan disability. Berikut penjelasan selengkapnya:

  • Airway (jalan napas), beberapa pasien mungkin memerlukan bantuan pipa endotrakeal, selang nasogastrik, atau stabilisasi tulang belakang leher.
  • Breathing (pernapasan), pastikan agar ventilasi selalu terkontrol dengan oksigenasi yang siap sewaktu-waktu.
  • Circulation (sirkulasi), pasien yang sakit kritis biasanya dipasangi dua kanula berdiameter besar.
  • Disability (disabilitas), pasien yang mengalami masalah mental atau cedera kepala harus dipantau dengan Glasgow Coma Scale (GCS) sebelum, selama, atau setelah pemindahan.

 

Baca Juga: 12 Posisi Berbaring Pasien: Definisi dan Ilustrasi

 

2. Hal Penting saat Memindahkan Pasien

Setelah melakukan penilaian ABCD, caregiver atau perawat perlu melakukan langkah-langkah berikut untuk memastikan keamanan pasien saat berpindah:

  1. Pastikan semua selang, sambungan, monitor, mesin terpasang, dan gelang pasien telah terpasang dengan benar.
  2. Siapkan peralatan yang diperlukan (papan penggeser, lembaran ukuran penuh/lembar pereduksi).
  3. Hindari menggunakan berat badan mereka untuk mengangkat pasien. Pasien harus menggunakan kekuatan mereka selama pemindahan jika memungkinkan.
  4. Perawat harus tetap dekat dengan pasien selama pemindahan agar berat badan pasien tetap bertumpu pada pusat gravitasi perawat.
  5. Berhati-hatilah untuk tidak membiarkan pasien memeluk kepala perawat.
  6. Jika ada hambatan komunikasi, demonstrasikan pemindahan dengan menggunakan contoh orang lain. Setelah itu, pasien diberikan isyarat tangan untuk memulai proses pemindahan.

Demikian berbagai teknik memindahkan pasien yang dapat menjadi panduan bagi caregiver. Bila Anda atau kerabat terdekat Anda memerlukan caregiver untuk membantu berkegiatan di rumah, Anda dapat memercayakan tenaga tepercaya Kavacare untuk membantu Anda. 

Hubungi Kavacare Support di nomor Whatsapp 0811 1446 777 untuk mendapatkan Perawatan Pribadi di Rumah oleh tenaga medis profesional dan berpengalaman.

Sumber:

  1. Patient Care Transfer Techniques – StatPearls – NCBI Bookshelf. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK564305/. Diakses 28 Mei 2023.
  2. Transfers – Physiopedia. https://www.physio-pedia.com/Transfers. Diakses 15 Agustus 2023.
Avatar
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

Dr. Eddy Wiria, PhD

Co-Founder & CEO Kavacare