Ternyata Ini 9 Dampak Minum Alkohol bagi Tubuh!

Ternyata Ini 9 Dampak Minum Alkohol bagi Tubuh!

  • Post category:Gizi
Share

Anda gemar minum minuman beralkohol? Ternyata, alkohol yang dikonsumsi dalam jumlah wajar tidak berbahaya karena memiliki manfaat seperti menghangatkan tubuh.

Akan tetepi, alkohol yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan kerugian, baik kerugian jangka pendek maupun jangka panjang. Berikut beberapa informasi tentang minuman beralkohol dan dampak minum alkohol yang telah dirangkum Kavacare.

Apa Itu Minuman Beralkohol?

Minuman beralkohol adalah minuman yang dihasilkan dari hasil fermentasi buah, sayur, maupun biji-bijian yang menghasilkan etanol. Etanol adalah jenis alkohol yang bisa dikonsumsi. Beberapa jenis alkohol melewati proses tambahan yaitu proses penyulingan yang dapat meningkatkan kadar alkohol.

Lalu bagaimana minuman beralkohol diproses tubuh? Cara metabolisme alkohol yaitu setelah alkohol ditelan, alkohol akan diserap dari usus halus ke dalam pembuluh darah. Pembuluh darah inilah yang mengumpulkan darah dari berbagai organ di perut, usus, dan mengarah ke hati.

Melalui pembuluh darah tersebut, alkohol akan dibawa ke hati dan akan dimetabolisme lebih lanjut. Proses metabolisme alkohol di dalam organ hati ini dibantu oleh enzim alcohol dehydrogenase (ADH), aldehyde dehydrogenase (ALDH), sitokrom P450, dan katalase.

Proses metabolisme alkohol ini menyebabkan kekurangan oksigen di organ hati, kerusakan jaringan, kerusakan janin, kanker, serta gangguan metabolisme lainnya. Namun, masalah akibat proses metabolisme alkohol di dalam tubuh ini membutuhkan penelitian lebih lanjut.  

 

Baca Juga: 6 Jenis Makanan untuk Pengidap Sirosis Hati

 

Jenis-Jenis Minuman Beralkohol

Minuman beralkohol ada bermacam-macam jenisnya, antara lain :

Base Liquor

Base liquor dibagi menjadi 6 kategori, yaitu rum, vodka, gin, wiski, brandy, dan tequila. Minuman beralkohol jenis ini bisa dinikmati sendiri maupun digunakan sebagai campuran minuman atau koktail. 

  • Rum: terbuat dari hasil fermentasi molase tebu, kadar alkohol sebesar 40%
  • Vodka: hasil fermentasi kentang atau gandum, kadar alkohol 40-90%
  • Gin: terbuat dari fermentasi jelai, gandum, atau biji-bijian, kadar alkohol 40-55%
  • Wiski: terbuat dari hasil fermentasi gandum hitam, gandum, jagung, atau jelai, kadar alkohol sebesar 40-50%
  • Brandy: terbuat dari hasil fermentasi buah-buahan, umumnya adalah anggur, apel, atau buah plum. Kadar alkohol sebesar 35-60%
  • Tequila: terbuat dari hasil fermentasi tanaman agave biru dari Meksiko, kadar alkohol 40-55%

Sake dan Soju

Sake dan soju adalah minuman beralkohol yang berasal dari Asia. Sake berasal dari Jepang, terbuat dari beras, dengan kadar alkohol 13-17%. Sedangkan soju berasal dari Korea, terbuat dari beras atau ubi jalar, dengan kadar alkohol 20%.

Wine

Wine pada umumnya terbuat dari hasil fermentasi buah anggur. Ada berbagai macam jenis wine, di antaranya yaitu wine merah dan wine putih. Wine merah terbuat dari anggur merah, wine putih terbuat dari anggur merah namun tanpa kulitnya.

Kadar alkohol wine bervariasi yaitu antara 12-15%. Wine yang dibuat dengan proses distilasi akan memiliki kadar alkohol yang lebih tinggi, yaitu sekitar 16-24%.

Bir

Beberapa jenis bir diantaranya ada lager, ale, dan lambic. Lager terbuat dari hasil fermentasi ragi Saccharomyces pastorianus, dengan kadar alkohol 4-6%. Ale terbuat dari jenis ragi Saccharomyces cereviceae, dengan kadar alkohol 3-3,5%. Akan tetapi, ada juga jenis ale dengan kadar alkohol mencapai 12%.

Sedangkan lambic adalah bir yang terbuat dari gandum dan difermentasi dengan bantuan ragi liar dan bakteri yang ada di Belgia. Kadar alkoholnya sekitar 2-6%.

Minuman Fermentasi Lainnya

Minuman fermentasi lainnya yang termasuk minuman beralkohol yaitu mead, kombucha, dan cider. Mead dibuat dari campuran hasil fermentasi madu dengan air dan memiliki kadar alkohol 5-20%.

Kombucha adalah minuman yang terbuat dari hasil fermentasi teh, gula, dan dengan bantuan ragi. Kombucha mengandung alkohol sebesar 0,5%. Sedangkan cider terbuat dari apel yang difermentasi dan mengandung kadar alkohol sebesar 5%. 

Dampak Minum Alkohol Bagi Kesehatan

Dampak minum alkohol secara berlebihan bagi kesehatan dibagi menjadi 2, yaitu dampak jangka pendek dan jangka panjang. Berikut dampak minum alkohol jangka pendek dan jangka panjang.

Dampak Minum Alkohol Jangka Pendek

Dampak minum alkohol secara berlebihan dalam jangka pendek antara lain : 

1. Pusing dan Sakit Kepala

Minum alkohol secara berlebihan dalam jangka pendek bisa menyebabkan gangguan keseimbangan dan koordinasi pada tubuh Anda. Selain itu, Anda akan mengalami dehidrasi sehingga dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala.

2. Mual dan Muntah

Alkohol bisa menyebabkan iritasi pada lapisan lambung. Hal ini menyebabkan mual dan muntah saat dikonsumsi secara berlebihan.

 

Baca Juga: Ketahui 8 Penyebab Mual dan Cara Mengatasinya

 

3. Risiko Mengalami Kecelakaan Lalu Lintas

Pada saat mabuk, sangat tidak disarankan untuk mengemudi karena bisa menyebabkan kecelakaan. Anda akan kehilangan keseimbangan dan koordinasi pada fungsi motorik. Hal ini dapat meningkatkan resiko untuk kecelakaan.

4. Keracunan Alkohol

Dampak minum alkohol selanjutnya adalah keracunan alkohol. Mengonsumsi alkohol dalam waktu yang singkat dan jumlah besar sangat berbahaya bagi tubuh. Hal ini bisa menyebabkan keracunan alkohol yang ditandai dengan gejala kejang, nafas tidak teratur, suhu tubuh menurun, hingga hilang kesadaran.

Dampak Minum Alkohol Jangka Panjang

Dampak minum alkohol secara berlebihan dalam jangka panjang akan berpengaruh terhadap kesehatan. Berikut merupakan dampak minum alkohol jangka panjang bagi tubuh. 

1. Dampak Alkohol pada Fungsi Otak

Dampak minum alkohol dalam jangka panjang sangat berpengaruh terhadap fungsi otak. Minum alkohol dapat mempengaruhi ingatan dan kemampuan konsentrasi Anda. Anda beresiko tinggi mengalami stroke dan demensia.

2. Dampak Alkohol pada Fungsi Hati

Minum alkohol secara berlebihan dalam jangka panjang juga berpengaruh terhadap kesehatan organ hati. Resiko Anda untuk terkena kanker dan sirosis hati akan meningkat.

3. Dampak Alkohol pada Kesehatan Jantung

Minum minuman alkohol dapat meningkatkan tekanan darah. Hal ini juga berpengaruh terhadap kesehatan jantung Anda yang berfungsi memompa darah. Anda dapat mengalami kerusakan pada jantung bila mengkonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan dan jangka panjang.

4. Dampak Alkohol pada Sistem Pencernaan

Minum alkohol secara berlebihan juga berpengaruh terhadap organ pencernaan Anda. Minum 1 hingga 2 minuman beralkohol per hari dapat meningkatkan Anda terkena kanker usus, kanker perut, dan tukak lambung.

5. Dampak Alkohol pada Kesuburan 

Minum minuman beralkohol juga berpengaruh terhadap kesehatan organ reproduksi. Pada pria, alkohol dapat mengurangi tingkat testosteron, jumlah sperma, dan kesuburan pada pria. Sedangkan pada wanita, alkohol yang berlebihan dapat mempengaruhi siklus menstruasi.

 

Baca Juga: Berbagai Diagnosis Infertilitas Pria dan Wanita

 

Cara Mengurangi Dampak Buruk Alkohol Bagi Tubuh

Berikut adalah tips dan cara untuk mengurangi dampak buruk minum alkohol bagi tubuh:

  • Ibu hamil dan anak di bawah 18 tahun sebaiknya tidak mengkonsumsi alkohol. Ibu hamil yang mengonsumsi alkohol memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap kelainan pada janinnya. Sedangkan anak di bawah 18 tahun sebaiknya tidak mengkonsumsi alkohol untuk mencegah resiko kerusakan otak.
  • Tidak mengonsumsi alkohol saat harus mengemudi karena akan berisiko terhadap kecelakaan
  • Tidak mengonsumsi alkohol dalam grup karena risiko untuk minum secara berlebihan lebih tinggi
  • Pesan minuman alkohol dalam jumlah atau sajian yang kecil
  • Hindari minuman alkohol dengan kadar alkohol yang tinggi
  • Makan sebelum dan saat minum minuman alkohol untuk memperlambat kecepatan dan penyerapan alkohol dalam tubuh Anda

Demikian sekilas tentang minuman beralkohol dan dampak minum alkohol bagi kesehatan baik itu jangka pendek maupun jangka panjang. Anda juga bisa berkonsultasi dengan tim ahli gizi Kavacare di nomor 0811 1446 777 untuk mendapatkan informasi seputar minum minuman beralkohol yang aman dan tidak membahayakan tubuh.

Sumber:

  1. Alcohol. https://adf.org.au/reducing-risk/alcohol/ diakses 19 Oktober 2023
  2. Alcohol Use and Your Health. https://www.cdc.gov/alcohol/fact-sheets/alcohol-use.htm diakses 18 Oktober 2023
  3. How Alcohol Affects Your Health. https://www.healthdirect.gov.au/how-alcohol-affects-your-health diakses 18 Oktober 2023 
  4. Overview: How Is Alcohol Metabolized by the Body? https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6527027/#:~:text=After%20alcohol%20is%20swallowed%2C%20it,exposed%20to%20enzymes%20and%20metabolized. Diakses 18 Oktober 2023 
  5. What Are The Different Types of Alcohol? https://www.healthline.com/health/different-types-of-alcohol diakses 18 Oktober 2023 
  6. What are The Effects of Alcohol on the Body? https://www.healthline.com/health/alcohol/effects-on-body#long-term diakses 19 Oktober 2023 
Avatar
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

Dr. Eddy Wiria, PhD

Co-Founder & CEO Kavacare