6 Jenis Makanan untuk Pengidap Sirosis Hati

6 Jenis Makanan untuk Pengidap Sirosis Hati

  • Post category:Gizi
Share

Setiap pengidap sirosis harus memperhatikan asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh karena makanan yang masuk ke tubuh akan berpengaruh terhadap kualitas hidup dan kesehatan penderitanya. Dengan pola makan yang tepat, diharapkan dapat mencegah komplikasi dan kerusakan hati yang lebih parah.

Berikut beberapa informasi dan contoh makanan untuk pengidap sirosis hati yang telah dirangkum Kavacare.

Apa Itu Sirosis Hati?

Sirosis hati adalah kondisi terbentuknya jaringan parut (fibrosis) dalam hati yang menyebabkan terganggunya organ hati. Ada beberapa jenis gangguan pada hati, salah satunya adalah sirosis hati.

Sirosis hati biasanya disebabkan oleh penyakit hati kronis. Penyebab paling umum dari penyakit ini di negara maju antara lain virus Hepatitis C, steatohepatitis non alkohol, dan penyakit hati alkoholik.

Sedangkan beberapa penyebab paling umum di negara berkembang yaitu virus Hepatitis B dan virus Hepatitis C. Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh konsumsi alkohol yang terlalu berlebihan.

Anjuran Makanan untuk Pengidap Sirosis Hati

Pada pengidap sirosis, makanan akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang. Meskipun kondisi ini tidak dapat kembali seperti semula, namun diharapkan dapat mencegah komplikasi dan kerusakan hati yang lebih parah. 

Berikut merupakan beberapa rekomendasi makanan untuk pengidap sirosis hati. 

 

Baca Juga: Makanan untuk Pasien Sakit Liver: Anjuran dan Pantangan

 

1. Makanan Berprotein Seimbang

Konsumsi protein secara seimbang juga dibutuhkan oleh penderita sirosis hati. Seimbang dalam arti dalam jumlah yang wajar dan sesuai anjuran dokter. Sebaiknya sumber protein bagi penderita sirosis rendah lemak karena lemak menjadi sulit dicerna oleh organ hati. 

Rekomendasi asupan protein per hari antara lain 0,45-0,68 gram per pon berat badan. Apabila seseorang memiliki berat badan 68 kg (150 pon), maka dibutuhkan konsumsi protein sebanyak 68 – 102 gram protein per hari.

Contoh makanan berprotein yang baik untuk pasien sirosis yaitu:

  • Susu rendah lemak
  • Salmon
  • Telur atau putih telur
  • Kacang-kacangan (buncis, kacang kedelai, kacang almond, kacang mete, kacang pistachio, kacang macadamia, kacang kenari)
  • Daging dan unggas rendah lemak.

2. Asupan Karbohidrat

Meningkatkan asupan karbohidrat bertujuan supaya tubuh tidak kekurangan kalori. Selain itu, karbohidrat juga akan menyeimbangkan konsumsi protein Anda. 

Rekomendasi asupan kalori per hari antara lain 16-18 kalori per pon berat badan. Artinya apabila seseorang memiliki berat badan 68 kg (150 pon), maka dibutuhkan konsumsi kalori sebanyak 2400 – 2700 kalori.

3. Buah dan Sayur

Makanan yang baik untuk sirosis selanjutnya adalah buah, sayuran, dan kacang-kacangan rendah lemak. Makanan ini akan memenuhi kebutuhan nutrisi harian, terutama kebutuhan akan vitamin, mineral, serat, antioksidan, dan protein nabati rendah lemak. 

Buah-buahan yang tinggi akan vitamin C dan polifenol baik untuk kesehatan organ hati. Sayuran yang tinggi serat dan zat antioksidan juga baik untuk pengidap sirosis.

Serat baik bagi penderita sirosis karena dapat meringankan sembelit. Sembelit sering dialami oleh penderita sirosis, maka dari itu sayuran jadi asupan makanan yang sangat penting.

Contoh buah-buahan dan sayuran yang baik dikonsumsi pengidap sirosis antara lain:

  • Apel
  • Jeruk
  • Beri-berian
  • Pir
  • Peach
  • Plum
  • Brokoli
  • Kembang kol
  • Asparagus
  • Tomat
  • Kentang
  • Kacang polong.

4. Vitamin dan Obat-obatan Sesuai Resep

Vitamin atau obat-obatan yang diresepkan oleh dokter biasanya untuk tekanan darah rendah, masalah saraf, dan masalah nutrisi akibat gangguan pada organ hati. Penderita sirosis hati berisiko tinggi mengalami malnutrisi atau kekurangan nutrisi, seperti vitamin K, vitamin D, vitamin B, dan Zinc.

Maka dari itu, konsumsi vitamin dan mineral sangat direkomendasikan untuk mencegah penderita mengalami malnutrisi.

5. Produk Alternatif Susu

Susu full cream yang tinggi lemak akan susah dicerna oleh tubuh. Maka dari itu, Anda bisa menggantinya dengan produk alternatif susu seperti susu almond dan susu kedelai yang lebih rendah lemak.  

6. Gandum utuh

Anda sebaiknya memilih makanan yang dibuat dengan gandum utuh daripada yang dibuat dari tepung terigu. Hal ini disebabkan karena tepung terigu menghasilkan gluten dan harus dihindari jika Anda juga mengidap celiac disease. Granola dan granola bars bisa menjadi pilihan camilan sehat untuk Anda.

 

Baca Juga: 5 Ikan Lokal Bergizi Tinggi sebagai Alternatif Salmon

 

Pantangan Makanan untuk Pengidap Sirosis Hati

Berikut adalah daftar makanan yang perlu dihindari bagi penderita sirosis hati.

1. Alkohol

Penderita sirosis sangat tidak disarankan mengkonsumsi alkohol karena akan semakin memperparah kerusakan hati bahkan dapat menyebabkan kegagalan hati. Contoh minuman beralkohol adalah wine, bir, vodka, dan koktail.

2. Makanan Tinggi lemak

Penderita sirosis hati juga sebaiknya mengurangi asupan lemak karena kondisi ini dapat mempengaruhi kemampuan organ hati untuk memproduksi empedu. Empedu tersebut diperlukan untuk pencernaan lemak.

Maka dari itu, sebaiknya Anda mengurangi konsumsi lemak jahat yang sulit dicerna oleh penderita sirosis. Contoh makanan tinggi lemak yang harus dihindari yaitu daging merah, kulit, gorengan, makanan cepat saji, dairy products tinggi lemak, dan minyak kelapa. 

3. Makanan Tinggi Natrium

Makanan tinggi natrium sebaiknya dihindari karena natrium dalam tubuh bisa menyebabkan penumpukan cairan dan menyebabkan pembengkakan di berbagai bagian tubuh seperti rongga perut (ascites) dan tungkai kaki (edema).

Batasi asupan garam per hari hingga maksimal 2000 mg per hari. Anda sebaiknya menghindari konsumsi sosis, daging sapi asap, keripik, saus teriyaki, kecap, garam, dan makanan tinggi natrium lainnya.

4. Makanan Mentah atau Tidak Matang

Pengidap sirosis hati akan mengalami penurunan fungsi kekebalan tubuh. Maka dari itu, sebaiknya penderita menghindari makanan yang mentah atau belum matang. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri atau penyakit lain akibat makanan mentah tersebut. Seafood, ikan, dan kerang mentah merupakan contoh makanan mentah yang perlu dihindari.

 

Baca Juga: Makan Makanan Mentah, Benarkah Lebih Sehat?

 

Sirosis hati tidak dapat disembuhkan. Namun, dengan mengubah pola makan dan  mengkonsumsi makanan yang tepat bisa mencegah komplikasi penyakit lebih lanjut. Anda juga disarankan untuk selalu bahagia dan berolahraga ringan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh Anda serta mencegah penyakit bertambah parah.

Demikian adalah makanan untuk sirosis hati, baik yang harus dikonsumsi maupun yang harus dihindari. Namun, makanan yang Anda konsumsi tetap harus dalam pengawasan dokter dan tenaga kesehatan terkait. Anda dapat menghubungi layanan homecare Kavacare di nomor 0811 1446 777 untuk bisa berkonsultasi secara online dengan ahli gizi terkait makanan untuk sirosis hati lebih lanjut.

Sumber:

  1. Diet – Liver Disease. https://medlineplus.gov/ency/article/002441.htm diakses 18 Oktober 2023 
  2. Hepatic Cirrhosis. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK482419/  diakses 18 Oktober 2023
  3. How to Follow a Liver Cirrhosis Diet: All You Need to Know. https://www.healthline.com/nutrition/liver-cirrhosis-diet diakses 18 Oktober 2023
  4. What to Eat When You Have Cirrhosis. https://www.verywellhealth.com/what-is-the-best-diet-for-cirrhosis-1760062 diakses 19 Oktober 2023
dr. Keyvan Fermitaliansyah
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

dr. Keyvan Fermitaliansyah

Care Pro, Dokter Umum Kavacare