4 Jenis Cek Gula Darah, Perlu yang Mana?

4 Jenis Cek Gula Darah, Perlu yang Mana?

Share

Untuk mengetahui kadar gula di dalam darah, dokter akan melakukan serangkaian cek gula darah. Ada empat jenis cek gula darah yang perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis diabetes yang diderita oleh pasien. Tes gula darah ini dapat mendeteksi apakah pasien menderita diabetes, pra-diabetes, atau diabetes gestasional.

Apa Itu Cek Gula Darah?

Cek gula darah adalah serangkaian tes medis yang bertujuan untuk mengukur kadar glukosa di dalam darah. Glukosa sendiri adalah sejenis gula yang menjadi sumber utama energi di dalam tubuh. Jika kadar glukosa di dalam darah terlalu tinggi atau hiperglikemia dapat menjadi tanda dari penyakit diabetes.

Sementara jika kadar gula darah terlalu rendah atau hipoglikemia, bisa menjadi tanda jika pasien mengalami masalah pada regulasi gula darah. Terutama untuk pasien tanpa riwayat diabetes. Tanpa pengobatan, hipoglikemia yang parah dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti kejang hingga kerusakan otak.

Tes gula darah sering digunakan untuk membantu mendiagnosis dan memantau kesehatan penderita diabetes. Untuk prosedurnya, dokter akan mengambil sampel darah pasien dengan jarum suntik, lalu menganalisisnya di lab. Beberapa jenis tes gula darah juga membuat pasien harus meminum cairan manis satu jam sebelum proses pengambilan sampel.

 

Baca Juga: 5 Tips Menjaga Kadar Gula Darah Normal

 

Kapan Harus Cek Kadar Gula Darah?

Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit diabetes, dokter akan menyarankan untuk melakukan tes gula darah. Wanita hamil juga harus menjalani tes ini untuk mencegah diabetes gestasional. Selain itu, cek gula darah perlu dilakukan bila Anda mengalami beberapa kondisi dan gejala sebagai berikut.

1. Gejala Kadar Glukosa Tinggi:

  • Cepat lelah
  • Keringat dingin
  • Sering haus dan buang air kecil
  • Memiliki luka yang tidak kunjung sembuh
  • Mengalami penurunan berat badan meski sedang tidak melakukan diet
  • Sering merasa mati rasa atau kesemutan di bagian kaki dan tangan

2. Gejala Kadar Glukosa Rendah:

  • Lemas
  • Merasa pusing
  • Mengalami aritmia atau detak jantung yang cepat
  • Penurunan penglihatan dan mengalami kesulitan saat berbicara atau ucapan menjadi tidak jelas
  • Pingsan 

3. Faktor Risiko Diabetes Tipe-2:

  • Berusia 35 tahun ke atas
  • Mengalami obesitas atau kelebihan berat badan
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Jarang melakukan olahraga
  • Memiliki riwayat penyakit jantung dan stroke
  • Pernah mengalami diabetes gestasional selama masa kehamilan
  • Seseorang yang memiliki gen indian, kulit hitam, amerika-asia, hispanik atau latin, dan orang dari Kepulauan Pasifik.

Jenis Tes Gula Darah

Demi mengetahui kadar gula darah yang ada di dalam tubuh pasien, dokter akan melakukan beberapa tes gula darah berikut.

1. Tes Gula Darah Sewaktu

Tes gula darah pertama adalah jenis tes yang bisa dilakukan kapan saja. Di mana pasien tidak perlu melakukan puasa selama 8 jam terlebih dahulu. Terutama jika pasien memiliki gejala diabetes yang parah atau dalam kondisi tidak sadar.

Jika hasil tes menunjukkan kadar gula darah lebih besar atau sama dengan 200 mg/dL, maka pasien kemungkinan menderita diabetes. Meski demikian, untuk memastikannya diperlukan tes lanjutan seperti tes darah puasa dan tes darah post prandiall.

2. Tes Gula Darah Puasa

Fasting Plasma Glucose (FPG) atau tes darah puasa adalah tes untuk mengukur glukosa darah pada satu titik waktu tertentu. Untuk melakukan jenis tes darah ini, dokter akan meminta pasien untuk melakukan puasa selama 8 jam sebelum pengambilan sampel. Biasanya dokter akan menjawadkan tes ini pada pagi hari.

Berikut hasil tes gula darah puasa untuk mendiagnosis diabetes.

IndikatorHasil Tes FPG
NormalKurang dari 100mg/dL
Pra-diabetes100mg/dL sampai 125mg/dL
DiabetesSama dengan 126mg/dL atau lebih tinggi

3. Tes A1c atau HbA1c

Selanjutnya ada tes A1C yang bertujuan untuk mencari tahu rata-rata kadar glukosa darah pasien selama 3 bulan terakhir. Dengan tes A1C atau tes HbA1C pasien tidak perlu melakukan puasa. Dokter akan membuat laporan hasil dari tes ini dalam bentuk presentase.

IndikatorHasil A1C
NormalKurang dari 5,7%
Pra-diabetes5,7% sampai 6,4%
DiabetesSama dengan 6,5% atau lebih tinggi

Baca Juga: Apa Perbedaan Tes Gula Darah dan Tes Hb1Ac?

4. Tes Post Prandial

Jenis tes gula darah selanjutnya adalah tes post prandial. Tes ini dilakukan untuk memeriksa kadar gula darah sebelum dan setelah 2 jam pasien meminum cairan manis. Tes gula darah ini bertujuan agar dokter tahu bagaiamana kinerja tubuh pasien dalam memproses gula.

Jika pasien hamil, pengambilan sampel akan dilakukan setiap jam dalam kurun waktu 2-3 jam. Pengambilan sampel tes prandial 2-3 kali ini bertujuan untuk memeriksa apakah pasien menderita diabetes gestasional. Jika dua kali tes hasil kadar gula darah tinggi, kemungkinan besar wanita hamil mengalami diabetes gestasional.

Berikut ini daftar hasil dan presentasi tes post prandial.

IndikatorHasil Tes Post Prandial
NormalKurang dari 140mg/dL
Pra-diabetes140mg/dL sampai 199mg/dL
DiabetesSama dengan 200mg/dL atau lebih tinggi

 

Bagaimana Cara Cek Gula Darah di Rumah?

Apabila Anda mengalami gejala-gejala yang menunjukkan diabetes, sebaiknya tidak langsung melakukan klaim jika Anda menderita penyakit tersebut. Alangkah baiknya jika Anda segera pergi ke pusat layanan keesehatan untuk melakukan tes darah. Namun, jika Anda sedang sibuk atau malas keluar rumah, Anda bisa memanfaatkan Layanan Cek Gula Darah di Rumah dari Kavacare.

Layanan homecare dari Kavacare ini dapat membantu Anda mengetahui kadar gula darah tanpa perlu ke rumah sakit. Dilakukan oleh tim medis yang profesional, layanan ini tentu akan sangat membantu Anda menjaga kesehatan di tengah kesibukan dunia kerja. Setelah pengambilan sampel, petugas medis akan membawa sampel ke lab, lalu hasil lab akan dikirimkan ke email Anda.

Layanan Cek Darah di Rumah kami juga menyediakan telekonsultasi online dengan dokter selama 30 menit untuk pembacaan hasil tes laboratorium. Selain pembacaan hasil tes darah, di dalam konsultasi online ini dokter juga akan menyarankan beberapa tips menjaga kesehatan untuk pasien.

Apabila Anda mulai tertarik dengan layanan cek darah kami, bisa langsung menghubungi WhatsApp Kavacare Support di 0811-1446-777. Dengan menghubungi nomor tersebut, Anda bisa bertanya tentang jenis tes gula darah di rumah yang disediakan Kavacare secara lebih mendalam.

Referensi:

  1. MedlinPlus [Internet]. National Library of Medicine (AS). Blood Glucose Test. Diakses pada 27 November 2023 dari https://medlineplus.gov/lab-tests/blood-glucose-test/ 
  2. American Diabetes Association. Blood glucose & A1C Diagnosis. Diakses pada 27 November 2023 dari https://diabetes.org/about-diabetes/diagnosis 
  3. Nall, Rachel. 2019. List of test for diabetes. Diakses pada 27 November 20223 dari https://www.medicalnewstoday.com/articles/325729#type-1
  4. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases [Internet]. Terakhir diulas Juli 2022. Diabetes Tests & Diagnosis. Diakses pada 27 November 2023 dari https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabetes/overview/tests-diagnosis
dr. Keyvan Fermitaliansyah
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

dr. Keyvan Fermitaliansyah

Care Pro, Dokter Umum Kavacare