6 Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal yang Harus Diperhatikan

6 Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal yang Harus Diperhatikan

Share

Ginjal adalah organ tubuh yang pandai beradaptasi. Tugasnya memfilter cairan, memproses sisa metabolisme tubuh dan memproduksi urin (air seni). Gangguan ginjal adalah adanya kelainan pada ginjal baik berupa bentuk maupun cara kerjanya. Tidak hanya gaya hidup, makanan untuk pasien gangguan ginjal pun perlu diperhatikan.

Hasil penelitian Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) di tahun 2013 menunjukkan setidaknya 2 dari 1000 penduduk di Indonesia mengidap penyakit gagal ginjal yang membuat penyakit ini menjadi penyebab kematian ke-10 tertinggi dibanding penyakit tidak menular lainnya. Agar dapat menekan risiko terkena gangguan ginjal, mari mengenal lebih dulu seputar gangguan ginjal.

Tentang Gangguan Ginjal

Ketika seseorang mengalami gangguan ginjal, sisa-sisa metabolisme dan cairan akan menumpuk di dalam tubuh. Penumpukan cairan ini dapat menyebabkan efek samping berupa pembengkakkan di sekitar pergelangan kaki, mual, kerusakan pola tidur hingga gangguan pernapasan. Tanpa penanganan yang tepat, gangguan ginjal dapat menjadi penyakit gagal ginjal kronis.

Ginjal yang sehat secara alamiah dapat menyesuaikan kebutuhan tubuh sesuai dengan situasinya dan dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Menjaga keseimbangan air dan mineral dalam darah.
  • Mengelola pembuangan sisa metabolisme tubuh.
  • Menghasilkan renin, enzim yang digunakan untuk mengendalikan tekanan darah.
  • Menghasilkan zat kimia erythropoietin yang mendorong tubuh menghasilkan sel darah merah.
  • Mengolah vitamin D yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang dan bagian tubuh lainnya. 

 

Baca Juga: Berbagai Penyakit Penyebab Gagal Ginjal yang Umum

 

Gejala Gangguan Ginjal

Gangguan ginjal dapat menyerang siapa saja. Bagi Anda atau anggota keluarga yang memiliki riwayat diabetes atau tekanan darah tinggi, potensi mengidap gangguan ginjal menjadi lebih tinggi.

Gejala-gejala yang mengindikasikan adanya gangguan ginjal di antaranya adalah:

  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Kelelahan
  • Kesulitan dalam berpikir
  • Gangguan pola tidur
  • Kram dan kesemutan
  • Pembengkakan di sekitar kaki dan tungkai
  • Sakit di area dada jika cairan yang bertumpuk terkonsentrasi di sekitar jantung dan paru-paru
  • Gangguan pernapasan
  • Tekanan darah tinggi

Jenis-Jenis Gangguan Ginjal

Gangguan ginjal ada banyak jenisnya. Berikut adalah jenis-jenis gangguan ginjal yang umum ditemui:

  1. Gangguan Ginjal Akut (Gagal Ginjal Akut). Gangguan ginjal ini terjadi ketika ginjal berhenti bekerja secara mendadak. Penyebab utamanya adalah kurangnya aliran darah maupun cairan ke ginjal, cedera yang mengenai ginjal atau gangguan produksi urin.
  2. Gangguan Ginjal Kronis (Gagal Ginjal Kronis). Gangguan yang terjadi ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik selama tiga bulan atau lebih. Pada stadium awal, gejala gagal ginjal kronis bisa tidak terdeteksi meskipun tingkatan ini masih mungkin mendapat perawatan. Gagal ginjal kronis umumnya disebabkan oleh diabetes  melitus (kencing manis) dan tekanan darah tinggi.
  3. Batu Ginjal. Gangguan ini terjadi ketika penumpukan garam dan mineral di ginjal kemudian membentuk batu.
  4. Infeksi Ginjal. Gangguan ginjal ini terjadi ketika adanya infeksi di saluran uretra (saluran kemih) yang lalu menjalar ke arah ginjal. Infeksinya dapat berasal dari bakteri, virus, atau jamur.
  5. Penyakit Ginjal Polikistik. Gangguan ginjal ini disebabkan oleh adanya kantung berisi cairan (kista) yang terbentuk karena kelainan genetik.

Perawatan untuk Pasien Gangguan Ginjal

Pada pasien gangguan ginjal, tujuan dari pengobatan ini adalah untuk mengurangi gejala yang sudah ada, mencegah penyakit agar tidak semakin parah dan menekan risiko komplikasi. Di kasus tertentu, pengobatan yang tepat dapat mengembalikan fungsi ginjal hingga mendekati normal. Namun belum ada pengobatan yang dapat mengembalikan ginjal yang sudah rusak seperti sedia kala.

Rencana perawatan pasien gangguan ginjal juga ditentukan dari penyebab penyakitnya. Dalam beberapa kasus, meskipun penyebab gangguan ginjalnya sudah bisa dikendalikan, kondisi ginjal Anda bisa tetap memburuk. Jika situasi sudah gawat, dokter dapat menyarankan beberapa tindakan:

1. Obat-obatan

Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal. Dan gangguan ginjal dapat mempengaruhi tekanan darah. Pada kondisi tersebut, dokter bisa meresepkan obat-obatan yang dapat mengendalikan tekanan darah seperti ACE Inhibitor (Captopril, Enalapril, dan Ramipril) atau ARB (Angiotensin Receptor Blocker, contohnya Azilsartan, Eprosartan, dan Valsarta)

2. Diet

Dokter dapat menyarankan perbaikan pola makan dengan diet khusus yang rendah sodium, protein, potassium dan fosfor. Diet ini dapat membantu ginjal yang rusak dengan mengurangi beban kerjanya dalam mengurai zat gizi dalam makanan.

3. Dialisis (Prosedur Cuci Darah)

Membuang kelebihan cairan dan sisa metabolisme tubuh yang tidak dapat diolah ginjal. Dialisis dilakukan pada pasien gagal ginjal kronis stadium akhir dan gagal ginjal akut sebagai terapi sementara. Dialisis terbagi menjadi dua: hemodialisis (cuci darah dengan mesin) dan peritoneal dialysis (cuci darah lewat perut atau peritoneum)

4. Transplantasi Ginjal

Pada gangguan ginjal yang sudah memasuki stadium lanjut, Anda bisa berdiskusi dengan dokter terkait kemungkinan transplantasi ginjal. Jika transplantasi berhasil, Anda tidak perlu melakukan dialisis lagi. Anda tetap perlu mengonsumsi obat-obatan untuk memastikan tubuh tidak menolak transplantasi ginjalnya.

 

Baca Juga: Hal Penting dalam Perawatan Gagal Ginjal di Rumah

 

Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal yang Diperlukan 

Diet dan pola hidup sehat penting untuk menjaga kesehatan ginjal. Hal ini tidak hanya berlaku sebagai pencegahan namun juga bagi pasien yang sudah terdiagnosis memiliki gangguan ginjal. Dengan mengikuti diet yang ramah ginjal, pasien gangguan ginjal dapat mencegah kerusakan yang lebih fatal pada organ tersebut. 

Makanan untuk pasien gangguan ginjal yang perlu diperhatikan yaitu:

1. Air

Infografis Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal Kavacare - Air
Infografis Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal Kavacare – Air

 

Pasien gangguan ginjal harus mengonsumsi cukup air untuk melancarkan produksi urin dan memfilter toksin di tubuh. Konsultasikan dokter untuk mengetahui jumlah asupan air dan cairan yang dibutuhkan oleh pasien gangguan ginjal. 

2. Ikan Berlemak

Infografis Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal Kavacare - Ikan Berlemak
Infografis Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal Kavacare – Ikan Berlemak

 

Beberapa contoh ikan berlemak yang baik dikonsumsi pasien gangguan ginjal adalah salmon, tuna dan ikan air dingin lainnya yang kaya omega-3. Omega -3 sendiri dibutuhkan tubuh untuk mengurangi kandungan lemak dalam darah dan membantu menurunkan tekanan darah.

3. Ubi Jalar (Sweet Potato)

Infografis Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal Kavacare - Ubi Jalar
Infografis Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal Kavacare – Ubi Jalar

 

Kandungan vitamin, mineral dan seratnya dapat menyeimbangkan level sodium dalam tubuh. Namun, bagi penderita gangguan ginjal kronis atau yang memerlukan cuci darah konsumsi ubi jalar perlu dibatasi.

4. Sayuran Hijau

Infografis Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal Kavacare - Sayuran Hijau
Infografis Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal Kavacare – Sayuran Hijau

 

Sayur yang penting bagi pasien gangguan ginjal contohnya bayam dan kale dengan kandungan gizi juga antioksidannya yang baik untuk tubuh.

5. Buah Beri 

Infografis Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal Kavacare - Buah Beri
Infografis Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal Kavacare – Buah Beri

 

Contohnya stroberi, blueberry dan blackberry memiliki kandungan antioksidan yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Beri juga dapat dijadikan pengganti makanan manis yang lebih sehat.

6. Apel

Infografis Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal Kavacare - Apel
Infografis Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal Kavacare – Apel

 

Dengan kandungan serat penting bernama pectin, buah ini dapat mengurangi risiko gangguan ginjal yang disebabkan kadar gula dan kolesterol yang tinggi.

 

Baca Juga: Mengenal Seputar Gagal Ginjal Akut

 

Makanan untuk Pasien Gangguan Ginjal yang Perlu Dihindari

Selain itu, ada beberapa makanan untuk pasien gangguan ginjal yang perlu dihindari. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Daging Olahan

Diet daging merah diperbolehkan untuk pasien ginjal. Namun daging olahan tidak dianjurkan karena mengandung kadar sodium yang tinggi. Pasien gangguan ginjal tidak dapat mengonsumsi terlalu banyak garam karena dapat memperberat kinerja ginjal.

2. Soda

Minuman soda terutama yang memiliki warna gelap biasanya mengandung fosfor sebagai bahan pengawet dan penambah rasanya. Tambahan gula yang tinggi pada soda juga dapat memperparah kerusakan pada ginjal.

3. Buah dengan Potasium Tinggi

Buah-buahan seperti pisang, alpukat, kiwi dan jeruk memiliki kadar potasium tinggi yang akan menambah beban kerja ginjal dalam menyaring dan menguraikannya.

4. Buah Kering

Buah yang dikeringkan biasanya memiliki kandungan gula dan mineral seperti potasium yang lebih tinggi dari buah segar.

5. Kacang-kacangan

Bagi pasien gangguan ginjal disarankan untuk menghindari konsumsi kacang-kacangan karena banyak diantaranya yang memiliki kandungan fosfor dan potasium tinggi.

Jika Anda atau keluarga membutuhkan informasi lebih lanjut terkait gizi dan perawatan yang diperlukan apsien gangguan ginjal, Anda dapat melakukan telekonsultasi konsultan medis profesional di Kavacare. Silakan hubungi Kavacare Support di 0811-1446-777 untuk mendapatkan konsultasi, layanan homecare, hingga kunjungan dokter ahli gizi ke rumah.

Sumber:

  1. Kidney Disease https://www.niddk.nih.gov/health-information/kidney-disease#:~:text=Kidney%20disease%20means%20your%20kidneys,include%20kidney%20transplant%20or%20dialysis. Diakses 6 September 2022
  2. Kidney Disease https://www.webmd.com/a-to-z-guides/understanding-kidney-disease-basic-information Diakses 6 September 2022
  3. Ginjal Kronis http://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/subdit-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/ginjal-kronis Diakses 6 September 2022
  4. Waspada Penyakit Ginjal, Kenali Ciri dan Cara Pencegahan https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20220317/1639536/waspada-penyakit-ginjal-kenali-ciri-dan-cara-pencegahan/ Diakses 6 September 2022
  5. What are the most common kidney diseases? https://www.medicinenet.com/what_are_the_most_common_kidney_diseases/article.htm Diakses 6 September 2022
  6. What foods are good for kidneys? https://www.medicalnewstoday.com/articles/325390 Diakses 6 September 2022
  7. 10 Foods to Avoid with Kidney Disease and Diabetes https://www.healthline.com/nutrition/foods-to-avoid-with-kidney-disease-and-diabetes Diakses 6 September 2022
dr. Samuel Hanky
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

dr. Samuel Hanky

Medical Consultant Kavacare