7 Manfaat Rutin Bersepeda Setiap Hari

7 Manfaat Rutin Bersepeda Setiap Hari

Share

Bersepeda merupakan salah satu jenis olahraga rendah impak yang dapat dinikmati oleh semua kalangan usia, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa yang lebih tua. Olahraga ini juga menyenangkan untuk dilakukan, murah dan baik bagi lingkungan.

Bersepeda setiap hari secara rutin adalah salah satu cara terbaik untuk mengurangi risiko masalah kesehatan yang berhubungan dengan gaya hidup yang tidak banyak bergerak.

Berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai manfaat bersepeda jika dilakukan setiap hari.

Manfaat Bersepeda Setiap Hari

Ada banyak manfaat yang didapatkan dari bersepeda secara rutin. Beberapa di antara manfaat tersebut adalah berikut ini:

1. Meningkatkan Kebugaran Kardiovaskular

Bersepeda adalah cara yang luar biasa untuk meningkatkan detak jantung Anda, meningkatkan fungsi kardiovaskular, dan meningkatkan tingkat kebugaran Anda secara keseluruhan.

2. Meningkatkan Kekuatan dan Fleksibilitas Otot

Bersepeda meningkatkan fungsi tubuh bagian bawah secara keseluruhan dan memperkuat otot-otot kaki dengan fokus pada paha depan, bokong, paha belakang, dan betis Anda.

3. Meningkatkan Mobilitas Sendi

Bersepeda adalah aktivitas yang dapat dilakukan untuk rehabilitasi cedera dan masalah persendian. Aktivitas ini telah terbukti membantu memulihkan rentang gerak seseorang setelah mengalami cedera pinggul, lutut, dan pergelangan kaki.

4. Mengurangi Tingkat Stres, Kecemasan, hingga Depresi

Selain dapat melepaskan endorfin dalam tubuh yang membantu Anda merasa senang sehingga menurunkan tingkat stres, naik sepeda setiap hari dapat membantu Anda berkonsentrasi dan menikmati momen. Hal ini dapat meredakan perasaan stres, depresi, atau kecemasan yang Anda miliki.

5. Memperbaiki Postur dan Koordinasi

Ketika Anda mencoba untuk menstabilkan tubuh dan menjaga sepeda tetap tegak selagi bersepeda, Anda akan meningkatkan kemampuan untuk menjaga keseimbangan dan koordinasi secara keseluruhan, bahkan postur dan gaya berjalan Anda.

6. Membantu Mengontrol Kadar Lemak Tubuh

Menjadikan kegiatan bersepeda sebagai kebiasaan rutin, khususnya dengan intensitas tinggi, dapat membantu Anda menurunkan kadar lemak tubuh, yang pada akhirnya berkaitan dengan manajemen berat badan ideal.

7. Mencegah atau Mengelola Penyakit

Untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan atau mengelola kondisi yang ada, olahraga secara teratur merupakan hal yang penting. Naik sepeda adalah salah satu cara untuk menghindari gaya hidup sedenter (terlalu banyak duduk dan jarang bergerak) dan berbagai kemungkinan masalah kesehatan yang menyertainya.

Meskipun naik sepeda setiap hari telah terbukti memiliki aneka manfaat untuk kesehatan, apakah bersepeda setiap hari boleh dilakukan?

Bolehkah Bersepeda Setiap Hari?

Sebetulnya tidak ada yang salah dari melakukan kegiatan naik sepeda setiap hari, namun Anda harus mempertimbangkan berapa lama dan seberapa tinggi intensitas Anda bersepeda setiap harinya.

Perlu diperhatikan bahwa kemampuan yang dimiliki satu orang dengan orang lainnya tentu berbeda. Jika Anda memiliki kondisi yang sangat bugar dan sudah terbiasa berolahraga secara rutin, maka naik sepeda setiap hari boleh-boleh saja.

Akan tetapi, jika Anda memiliki kondisi kesehatan tidak terlalu prima atau tidak pandai menjaga diri, naik sepeda setiap hari dapat menjadi hal yang mungkin berbahaya, apalagi jika Anda bersepeda terlalu jauh atau terlalu intens.

Besar peluang Anda mengalami kelelahan atau cedera bila kegiatan bersepeda dilakukan sekuat mungkin atau dengan intensitas yang tinggi setiap harinya dalam kondisi yang tidak memungkinkan.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan saat Bersepeda

Olahraga bersepeda memang mudah dilakukan dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tetapi di samping itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan bila Anda berniat untuk menjadikan kegiatan bersepeda sebagai jenis olahraga yang rutin Anda lakukan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Intensitas

Intensitas adalah beban atau seberapa cepat suatu aktivitas yang dilakukan, yang mana di sini merujuk pada seberapa sulitnya olahraga bersepeda. Ada dua cara untuk mengukur intensitas bersepeda, yaitu dengan melihat tenaga yang dikeluarkan dan detak jantung ketika bersepeda.

2. Kecepatan dan Jarak

Mengukur kecepatan dan jarak bersepeda erat kaitannya dengan intensitas bersepeda. Jika ingin mengetahui apakah bersepeda setiap hari merupakan aktivitas yang terlalu intens bagi Anda, maka perlu dicari tahu lebih dulu bagaimana tingkat kebugaran dasar Anda.

Beberapa orang menganggap jarak 15 km ketika bersepeda bukan sesuatu yang sulit untuk dilakukan, sementara bagi orang lain jarak tersebut mungkin hanya bisa ditempuh setelah bersusah payah mengayuh sepeda.

Misalnya, Anda mungkin hanya mampu bersepeda selama 20 menit sebelum merasa kelelahan. Jika demikian, maka buatlah target untuk bersepeda selama 10 hingga 15 menit sehari sampai Anda terbiasa dan dapat meningkatkan intensitas dan waktu bersepeda menjadi lebih tinggi.

3. Waktu Rehat atau Pemulihan

Jika Anda berniat untuk melakukan olahraga bersepeda setiap hari, memperhitungkan waktu pemulihan sangat penting agar Anda tidak melakukan kegiatan ini secara berlebihan.

Membiarkan tubuh Anda pulih dengan baik akan membantu meningkatkan kebugaran Anda dan mengurangi kemungkinan cedera.

Pemulihan dapat dilakukan dengan memperhatikan waktu tidur yang cukup dan menyisihkan waktu beberapa hari untuk beristirahat setiap pekannya.

Efek Samping Bersepeda Berlebihan

Bersepeda memang membawakan banyak manfaat pada tubuh, akan tetapi di luar hal tersebut, bersepeda umumnya menyebabkan cedera, dengan angka mencapai 85% dari semua pengendara sepeda rekreasional menyebutkan cedera yang terjadi karena bersepeda berlebihan.

Mengingat distribusi tekanan yang tidak seimbang saat bersepeda, maka leher, tangan, pergelangan tangan, punggung bawah, lutut, dan perineum merupakan wilayah yang paling sering terkena dampak bersepeda. 

Selain itu, bersepeda juga disebut memiliki keterkaitan dengan beberapa kondisi yang terjadi pada pesepeda berjenis kelamin pria, seperti:

  • Mati rasa pada alat kelamin.
  • Priapisme.
  • Infertilitas.
  • Peningkatan PSA (prostate specific antigen) yang meningkatkan risiko kanker prostat.
  • Disfungsi ereksi.
  • Gejala saluran kemih bagian bawah.
  • Prostatitis.

Alasan mengapa bersepeda dapat menyebabkan masalah yang umum terjadi pada pria ini adalah karena tempat duduk memberikan tekanan terus-menerus pada perineum (area antara alat kelamin dan anus).

Tekanan ini dapat merusak saraf dan memperlambat aliran darah untuk sementara, yang dapat menyebabkan kesemutan atau mati rasa pada penis dan mungkin disfungsi ereksi.

Akan tetapi, terdapat studi pada tahun 2014 yang meminta sekitar 5.300 pengendara sepeda pria untuk mengisi kuesioner yang menanyakan berapa jam per minggu mereka bersepeda dan apakah, dalam lima tahun terakhir, mereka pernah mengalami gejala disfungsi ereksi, atau didiagnosis menderita infertilitas.

Hasilnya, tidak ditemukan hubungan yang jelas antara tingginya waktu bersepeda dan kondisi-kondisi tersebut. Sehingga kondisi-kondisi yang membahayakan tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Aturlah waktu dan intensitas bersepeda Anda untuk mendapatkan manfaat yang optimal dan terhindar dari sejumlah risiko bersepeda berlebihan.

Jika ingin mengetahui lebih jauh tentang manfaat bersepeda setiap hari, Anda bisa menghubungi layanan homecare Kavacare melalui telekonsultasi online dengan dokter di nomor WhatsApp 0811-1446-777.

Tim dokter kami siap menjawab semua pertanyaan Anda terkait olahraga bersepeda. Konsultasikan dengan Kavacare Support rencana perawatan medis di rumah Anda hari ini!

Sumber:

  1. Cycling kinematics in healthy adults for musculoskeletal rehabilitation guidance. https://bmcmusculoskeletdisord.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12891-021-04905-2. Diakses 27 November 2023.
  2. Cycling – health benefits. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/cycling-health-benefits. Diakses 27 November 2023.
  3. Cycling is associated with a lower incidence of cardiovascular diseases and death: Part 1 – systematic review of cohort studies with meta-analysis. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31151937/. Diakses 27 November 2023.
  4. Is Cycling Everyday Too Much? How Often Should You Cycle. https://biketips.com/is-cycling-everyday-too-much/. Diakses 27 November 2023.
  5. Bicycle riding: Good or bad for men’s health?. https://www.urologytimes.com/view/bicycle-riding-good-or-bad-mens-health. Diakses 27 November 2023.
  6. Can cycling cause erectile dysfunction? – Harvard Health. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/can-cycling-cause-erectile-dysfunction. Diakses 27 November 2023.
  7. Do the Health Benefits of Cycling Outweigh the Risks? – PMC. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2920084/. Diakses 27 November 2023.
dr. Keyvan Fermitaliansyah
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

dr. Keyvan Fermitaliansyah

Care Pro, Dokter Umum Kavacare