8 Manfaat Bersepeda, Anda Perlu Tahu!

8 Manfaat Bersepeda, Anda Perlu Tahu!

Share

Berolahraga, termasuk bersepeda, adalah salah satu jenis kegiatan fisik yang memiliki peran penting dalam menjaga dan meningkatkan kondisi kesehatan seseorang. Tak hanya seru, menyenangkan, dan dapat bermanfaat sebagai sarana transportasi sehari-hari yang ramah lingkungan, aktivitas fisik ini juga dapat memberikan sejumlah manfaat positif bagi tubuh. Oleh karena itu, banyak orang memilih bersepeda sebagai salah satu pilihan olahraga yang populer.

Berikut adalah 8 manfaat bersepeda yang telah dirangkum oleh Kavacare.

Manfaat Bersepeda

Infografis Manfaat Bersepeda - Kavacare
Infografis Manfaat Bersepeda – Kavacare

1. Meningkatkan Kekuatan dan Kelenturan Tubuh

Salah satu manfaat bersepeda adalah meningkatkan kekuatan serta fleksibilitas tubuh. Aktivitas olahraga ini dapat membantu Anda untuk membangun kekuatan dan ketahanan otot secara efektif. Dengan melakukan aktivitas fisik ini secara rutin, Anda dapat memperkuat otot-otot inti tubuh dan lengan, serta meningkatkan fleksibilitas otot-otot tubuh bagian bawah.

2. Meningkatkan Koordinasi dan Keseimbangan Tubuh

Selain peningkatan kekuatan dan fleksibilitas tubuh, manfaat bersepeda lainnya yang dapat Anda rasakan dengan melakukan aktivitas fisik ini secara teratur adalah koordinasi serta keseimbangan tubuh yang meningkat. Saat bersepeda, Anda perlu menjaga keseimbangan tubuh saat mengayuh, yang juga dapat membantu Anda untuk memperbaiki postur tubuh.

 

Baca Juga: Berbagai Kebiasaan Penyebab Nyeri Punggung

 

3. Dapat Digabungkan dengan Latihan Tubuh Lain

Setelah Anda terbiasa bersepeda, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengintegrasikan latihan tubuh lainnya dalam sesi bersepeda Anda. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan gelang beban tangan untuk melibatkan otot lengan saat Anda bersepeda. Selain itu, Anda juga dapat melakukan latihan lengan lainnya menggunakan alat-alat seperti barbel atau resistance bands untuk memaksimalkan sesi bersepeda Anda. Dengan menggabungkan kedua aktivitas fisik tersebut, Anda dapat menikmati manfaat bersepeda yang lebih banyak bagi tubuh Anda.

4. Meningkatkan Kesehatan Mental

Tak hanya baik bagi tubuh, bersepeda juga memiliki manfaat positif bagi kesehatan mental Anda. Hal ini disebabkan oleh hormon endorfin yang diproduksi tubuh ketika sedang bersepeda. Bersepeda dapat mengatasi kecemasan serta depresi, dikarenakan oleh sifat olahraga ini yang menyenangkan. Selain itu, Anda juga dapat menyesuaikan kesulitan dan intensitas bersepeda sesuai dengan suasana hati dan kemampuan tubuh Anda, sehingga Anda tidak perlu merasa terbebani ketika sedang berolahraga.

5. Mengatasi dan Mencegah Berbagai Penyakit

Bersepeda adalah sebuah olahraga yang bersifat low-impact, yakni memiliki beban yang rendah dan cocok bagi penderita gangguan persendian. Selain itu, karena bersepeda mengharuskan Anda untuk menjaga postur tubuh agar tetap tegak, jenis olahraga ini juga dapat membantu Anda untuk mencegah munculnya nyeri punggung. Bersepeda juga teruji dapat melindungi Anda dari berbagai penyakit kronis seperti stroke, serangan jantung, beberapa jenis kanker, dan diabetes.

 

Baca Juga: 7 Cara Mencegah Penyakit Jantung Koroner Sejak Dini

 

6. Membantu Menurunkan Berat Badan

Bila Anda tertarik untuk melakukan diet, maka Anda dapat mempertimbangkan bersepeda sebagai pilihan olahraga yang tak hanya santai dan menyenangkan, tetapi juga bermanfaat untuk membakar lemak dan kalori. Terlebih jika Anda menggabungkannya dengan latihan tubuh lain seperti berlari sprint dan latihan kekuatan, bersepeda secara rutin dalam intensitas tinggi Anda dapat membantu Anda untuk menurunkan berat badan secara efektif.

7. Olahraga Ramah Pemula

Bila Anda adalah seseorang yang ingin memulai berolahraga atau baru saja pulih dari kecelakaan atau gangguan kesehatan tertentu, bersepeda dapat menjadi pilihan yang tepat. Jenis olahraga ini sangat sederhana, dan sifatnya yang low-impact dapat membantu Anda untuk bergerak dengan ritme yang nyaman, tanpa menimbulkan tekanan berlebih pada tubuh Anda. Hal ini membuat jenis olahraga ini dapat diikuti oleh berbagai tingkat kebugaran dan kondisi kesehatan, dan dapat menjadi langkah awal yang baik dalam memulai kebiasaan hidup sehat dan aktif.

8. Pilihan Transportasi Ramah Lingkungan

Dengan mengendarai sepeda secara rutin, Anda dapat mengurangi jejak karbon yang dapat disebabkan oleh aktivitas kendaraan-kendaraan bermotor. Berdasarkan temuan dalam jurnal Transportation Research Part D pada tahun 2021 yang dilakukan di Eropa, berkendara menggunakan sepeda alih-alih mobil setidaknya sehari dalam sekali terbukti dapat mengurangi jejak karbon hingga 67%.

Selain itu, bentuk sepeda yang ramping juga memungkinkan Anda untuk berkendara melalui jalan-jalan sempit. Dengan menggunakan sepeda sebagai moda transportasi utama, Anda juga dapat menikmati kemudahan untuk memarkirkan kendaraan di area yang ramai, tanpa perlu memperebutkan lahan parkir dengan pengguna kendaraan bermotor berukuran besar seperti mobil.

Pertanyaan Seputar Bersepeda

Berapa Lama Waktu Bersepeda yang Baik?

Menurut World Health Organization (WHO), Anda disarankan untuk melakukan aktivitas fisik antara 150 hingga 300 menit (2,5 hingga 5 jam) per minggu dengan intensitas sedang. Aktivitas fisik dengan intensitas sedang akan meningkatkan detak jantung Anda, membuat Anda bernapas lebih cepat, dan membuat tubuh Anda terasa lebih hangat. Ketika Anda sedang melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang, Anda akan tetap bisa berbicara, tetapi tidak bisa bernyanyi.

Jika Anda juga melakukan jenis aktivitas fisik lain yang lebih intens, waktu berolahraga yang direkomendasikan adalah 75 hingga 150 menit (1,25 hingga 2,5 jam) per minggu. Aktivitas fisik dengan intensitas berat akan membuat Anda bernapas keras dan cepat. Jika Anda berolahraga pada tingkat ini, Anda tidak akan dapat mengucapkan lebih dari beberapa kata tanpa berhenti untuk bernapas.

Berdasarkan rekomendasi ini, pesepeda biasa yang ingin mendapatkan manfaat bersepeda secara efektif dapat menghabiskan waktu antara 3 hingga 5 jam per minggu.

 

Baca Juga: Berbagai Aktivitas untuk Lansia Sehat dan Ceria

 

Bagaimana Cara Bersepeda yang Baik?

Pertama-tama, penting untuk memastikan bahwa posisi pedal, setang, dan jok sepeda sudah berada di posisi yang tepat dan nyaman, sesuai dengan kebutuhan Anda. Bila posisi ketiga hal ini tidak sesuai, maka Anda dapat mengalami pegal-pegal dan nyeri tubuh setelah selesai bersepeda, terlebih ketika Anda bersepeda selama lebih dari dua jam. Ketidaknyamanan yang diakibatkan oleh posisi pedal, stang, dan jok sepeda yang tidak sesuai dapat berdampak buruk bagi tubuh Anda.

Setelah memastikan bahwa posisi pedal, setang, dan jok sepeda sudah sesuai, saatnya untuk memperhatikan postur tubuh Anda ketika bersepeda. Pastikan bahwa punggung Anda tegak dengan menarik pundak ke belakang selama bersepeda agar tidak membungkuk. Selain itu, pastikan bahwa kedua siku Anda sedikit tertekuk. Jangan menggenggam stang terlalu erat, dan jangan berikan beban yang terlalu berlebihan pada kedua lengan Anda.

Terakhir, pastikan bahwa kepala Anda sedikit menunduk dengan otot-otot leher yang diregangkan.

Apa Efek Samping Terlalu Sering Bersepeda?

Walaupun terdapat banyak manfaat bersepeda, kegiatan fisik ini juga memiliki efek sampingnya tersendiri bila dilakukan terlalu sering. Salah satu efek samping tersebut adalah rasa nyeri yang dirasakan di berbagai bagian tubuh, seperti leher, pundak, punggung bawah, pergelangan tangan, area intim, dan lutut.

Selain itu, pesepeda yang gemar memacu sepedanya di jalanan juga memiliki risiko lebih tinggi untuk terpapar polusi udara. Bersepeda juga dapat menyebabkan rasa kebas yang diakibatkan oleh tekanan berlebihan pada saraf.

Kavacare selalu siap membantu Anda bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai manfaat bersepeda. Hubungi kami melalui Whatsapp di nomor  0811-1446-777 untuk telekonsultasi dengan tenaga medis ahli dan berpengalaman.

Sumber:

  1. Health Benefits of Cycling and Do’s and Don’ts https://health.clevelandclinic.org/benefits-of-cycling/ diakses 26 Juni 2023
  2. Cycling – health benefits https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/cycling-health-benefits diakses 26 Juni 2023
  3. 15+ Disadvantages of Cycling People Don’t Talk About https://www.cyclistshub.com/disadvantages-of-cycling/ diakses 26 Juni 2023
  4. How Many Hours Should Cyclists Ride for Fitness and Performance? https://trainright.com/how-many-hours-should-cyclists-ride-fitness-performance-training/ diakses 26 Juni 2023
  5. ​​12 Benefits of Cycling, Plus Safety Tips https://www.healthline.com/health/fitness-exercise/cycling-benefits#benefits diakses 26 Juni 2023
  6. Physical activity https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/physical-activity diakses 2 Agustus 2023
  7. Physical activity guidelines for adults aged 19 to 64 https://www.nhs.uk/live-well/exercise/exercise-guidelines/physical-activity-guidelines-for-adults-aged-19-to-64/ diakses 2 Agustus 2023
Avatar
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

Dr. Eddy Wiria, PhD

Co-Founder & CEO Kavacare