4 Penyebab Tremor dan Cara Mengatasinya

4 Penyebab Tremor dan Cara Mengatasinya

Share

Pernahkah Anda merasakan gerakan gemetar pada salah satu anggota tubuh? Ada kemungkinan Anda sedang mengalami apa yang disebut dengan tremor. Apa itu tremor, dan apa saja yang menjadi penyebab tremor?

Tremor adalah kelainan saraf yang menyebabkan gerakan gemetar di satu atau lebih bagian tubuh. Seringnya, tremor terjadi di tangan, meski dapat juga dapat terjadi di lengan, kaki, kepala, pita suara, dan dada. Pola ritmis getaran ini disebabkan oleh kontraksi otot yang tidak disengaja.

Tremor dapat terjadi pada waktu yang terpisah oleh jeda di antaranya, atau bisa juga terjadi di satu waktu secara konstan. Tremor dapat terjadi dengan sendirinya atau terjadi akibat adanya gangguan lain yang terjadi pada tubuh.

Tanda dan Gejala Tremor

Tanda-tanda umum yang terjadi ketika seseorang mengalami tremor, antara lain:

  • Gerakan gemetar yang ritmis di tangan, lengan, kepala, kaki, atau dada.
  • Suara yang bergetar.
  • Kesulitan melakukan tugas dengan tangan, seperti menulis atau menggambar.
  • Kesulitan memegang dan mengendalikan berbagai peralatan, seperti sendok, atau barang lainnya.
  • Mengangguk-anggukkan kepala.

Tremor dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori utama, yaitu:

  • Resting tremor, yang terjadi ketika otot sedang dalam kondisi rileks, misalnya ketika tangan sedang diletakkan di atas pangkuan. Tangan, lengan, atau kaki dapat bergetar meskipun tidak sedang melakukan apa-apa. Jenis tremor ini seringnya dijumpai pada seseorang yang memiliki penyakit Parkinson.
  • Action tremor, yang terjadi ketika otot bergerak secara sukarela. Kebanyakan jenis tremor yang ada, termasuk ke dalam kategori tremor ini. Action tremor dapat dibedakan lagi menjadi beberapa subkategori, antara lain:
  • Tremor postural, terjadi ketika seseorang menahan posisi otot yang berlawanan dengan arah gravitasi, contohnya saat meregangkan tangan ke atas.
  • Tremor kinetik, berkaitan dengan gerak sukarela otot, misalnya ketika menggerakkan pergelangan tangan ke atas dan bawah, atau menutup dan membuka kelopak mata.
  • Tremor intensi, biasanya terjadi ketika sengaja membuat gerakan ke arah satu target, seperti mengangkat jari untuk menyentuh hidung.
  • Tremor yang spesifik berkaitan dengan kegiatan terampil tertentu, misalnya menulis atau berbicara.
  • Tremor isometrik, yang terjadi ketika otot sukarela melakukan kontraksi tanpa melakukan gerakan apa pun, contohnya memegang buku dalam suatu posisi dalam waktu yang lama.

 

Baca Juga: Penyakit ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis): Gejala dan Penanganan

 

Berbagai Penyebab Tremor

Tremor bisa jadi hal yang normal atau suatu kondisi yang disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti masalah neurologis, kondisi medis lain, atau penggunaan obat-obatan. Berikut ini merupakan hal-hal yang mungkin menjadi penyebab terjadinya tremor.

1. Enhanced Physiologic Tremor (EPT)

EPT merupakan bentuk tremor fisiologis yang penampakannya dapat dilihat lebih jelas. Kondisi ini biasanya memengaruhi tangan dan jari-jari di kedua sisi tubuh. EPT tidak memerlukan penanganan medis khusus, kecuali bila seseorang sampai harus menggunakan koordinasi otot halus untuk melakukan kegiatan mereka. Yang merupakan penyebab terjadinya EPT pada seseorang, antara lain:

  • Stres.
  • Cemas.
  • Kelelahan.
  • Kurang tidur.
  • Konsumsi kafein yang berlebihan.
  • Olahraga yang terlalu keras.
  • Tiroid yang terlalu aktif.

2. Kondisi Neurologis

Umumnya, tremor disebabkan oleh adanya masalah di bagian dalam otak yang mengontrol gerakan anggota tubuh. Beberapa kondisi neurologis tersebut, antara lain:

  • Multiple sclerosis.
  • Penyakit Parkinson.
  • Stroke.
  • Cedera otak traumatis.
  • Distonia.

3. Kondisi Kesehatan Lainnya

Beberapa kondisi kesehatan yang secara umum dapat menyebabkan seseorang tremor, yaitu:

  • Kondisi kejiwaan, seperti gangguan depresi atau post-traumatic stress disorder (PTSD).
  • Kelainan degeneratif bawaan, misalnya ataksia herediter atau sindrom fragile X.
  • Konsumsi alkohol berlebihan atau sedang berhenti mengonsumsi alkohol.
  • Keracunan merkuri.
  • Hipertiroid.
  • Gagal hati atau ginjal
  • Trauma kepala.

4. Penggunaan Obat-Obatan

Terdapat juga beberapa obat yang dapat menyebabkan terjadinya tremor, antara lain:

  • Beberapa obat untuk asma.
  • Obat untuk masalah kejiwaan, seperti antidepresan dan penstabil suasana hati.
  • Obat-obatan untuk kejang, seperti valproat (Depakene) dan asam valproat (Depakote).
  • Obat antiaritmia, misalnya procainamide.
  • Obat kanker, seperti thalidomide.
  • Obat yang menekan sistem kekebalan tubuh (siklosporin).
  • Kortikosteroid.
  • Obat antivirus tertentu.
  • Antibiotik spesifik.
  • Amfetamin.
  • Kafein.

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Tremor?

Sebagai langkah awal menghentikan atau mengurangi intensitas terjadinya tremor, dapat dilakukan berbagai cara, seperti:

  • Mengubah gaya hidup, seperti mengurangi intensitas olahraga yang berlebihan, mengurangi konsumsi alkohol, dan menghindari stimulan (amfetamin dan kafein).
  • Mencari tahu penyebab tremor dan menanganinya.
  • Berlatih pernapasan dan kesadaran penuh.
  • Mengganti jenis obat-obatan yang sedang dikonsumsi.
  • Melakukan terapi, seperti fisioterapi atau terapi okupasi untuk melatih fungsi, kontrol, dan kekuatan otot, koordinasi, juga keseimbangan tubuh.

Bila tremor perlu mendapatkan penanganan lanjut dari dokter, beberapa hal yang mungkin direkomendasikan sebagai langkah penanganan, antara lain: 

  • Pemberian obat-obatan, misalnya beta blocker, obat antikejang (primidone), obat penenang (benzodiazepin), hingga obat penyakit Parkinson.
  • Injeksi botulinum, berguna untuk tremor kepala dan tremor distonik.
  • Ultrasonografi terfokus, untuk membuat lesi kecil di area kecil talamus otak yang diduga menyebabkan tremor.
  • Prosedur pembedahan, seperti deep brain stimulation (DBS) atau ablasi frekuensi radio.

 

Baca Juga: 7 Jenis Teknik Pernapasan agar Lebih Rileks dan Fokus

 

Kapan Harus Menemui Dokter?

Pada dasarnya, tremor tidak berbahaya dan mengancam jiwa. Namun, bila tremor sudah menyebabkan Anda kesulitan atau bahkan tidak dapat melakukan pekerjaan dan tugas kehidupan sehari-hari seperti mandi, berpakaian, menulis, dan makan, maka Anda perlu untuk segera menemui dokter.

Anda juga dapat memercayakan tenaga tepercaya Kavacare yang siap membantu Anda mengatasi gejala tremor yang Anda alami. Segera hubungi kami di 0811-1446-777 untuk berkonsultasi dengan dokter atau menggunakan jasa home care.

Sumber:

  1. Tremor | National Institute of Neurological Disorders and Stroke. https://www.ninds.nih.gov/health-information/disorders/tremor. Diakses 26 Mei 2023.
  2. Shaking hands (hand tremors): 14 causes and treatments. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322195#how-to-stop-hands-shaking. Diakses 26 Mei 2023.
dr. Keyvan Fermitaliansyah
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

dr. Keyvan Fermitaliansyah

Care Pro, Dokter Umum Kavacare