6 Manfaat Sunscreen dan Cara Penggunaan yang Tepat

6 Manfaat Sunscreen dan Cara Penggunaan yang Tepat

Share

Manfaat Sunscreen

Manfaat Sunscreen
Infografis Manfaat Sunscreen – Kavacare

Sunscreen adalah losion atau krim dari kombinasi bahan-bahan kimia yang berfungsi mencegah sinar UV merusak kulit. Jika kulit menyerap terlalu banyak sinar UV, maka semakin meningkat risiko kulit terbakar bahkan kanker kulit.

Studi lainnya menunjukkan berbagai manfaat jika kita rutin menggunakan sunscreen, yaitu:

  1. Mengurangi risiko kanker kulit baik jenis melanoma maupun non-melanoma. Manfaat ini telah dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan pada tahun 2020 lalu.
  2. Mencegah kulit terbakar sinar matahari.
  3. Menghambat munculnya tanda penuaan, seperti kerut-kerut halus
  4. Memudarkan bekas luka
  5. Mencegah perubahan warna kulit
  6. Melindungi dari sinar biru (blue light), salah satu bagian dari spektrum sinar matahari yang berdampak buruk pada kesehatan.

Karena berbagai manfaatnya, penggunaan sunscreen sebaiknya dilakukan setiap hari dan dimulai sejak dini. Menggunakan sunscreen adalah salah satu cara terbaik dan paling mudah untuk menjaga kesehatan kulit di berbagai usia.

Jenis-jenis Sunscreen

Terdapat 2 jenis sunscreen, yaitu:

  • Sunscreen pelindung fisik (physical blockers), yaitu sunscreen yang umumnya terbuat dari mineral seperti titanium dioksida atau seng oksida. Mineral bahan sunscreen jenis ini dihaluskan menjadi partikel kecil. Saat digunakan, mineral-mineral ini melapisi kulit dan memantulkan sinar UV dari kulit. Jenis sunscreen fisik jarang menyebabkan iritasi, tetapi penggunaan sunscreen ini cenderung lengket dan meninggalkan bekas putih
  • Sunscreen kimia, yaitu sunscreen yang membentuk lapisan tipis di atas kulit dan menyerap radiasi sinar UV sebelum masuk ke dalam kulit. Sunscreen jenis ini mudah digunakan, tetapi berisiko menyebabkan reaksi alergi dan iritasi.

Kebanyakan sunscreen yang kita temui merupakan kombinasi dari kedua jenis ini. Kombinasi kedua jenis sunscreen dapat meminimalisir efek samping dan memaksimalkan manfaatnya. Kombinasi dari komposisi sunscreen fisik dan kimia juga diperlukan untuk menjaga kulit dari paparan sinar UV A dan UV B yang merupakan 2 jenis sinar penyebab kerusakan kulit.

 

Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Kulit untuk Bayi hingga Lansia

 

Apa Itu UV A dan UV B?

UV A dan UV B adalah bagian dari spektrum sinar yang dipancarkan oleh matahari. UV atau ultraviolet tidak bisa dilihat dan dirasakan manusia, tetapi dampaknya akan muncul setelah beberapa lama. Radiasi sinar UV tetap berisiko merusak sel kulit bahkan di hari yang mendung.

Tidak semua sinar UV mencapai bumi karena mayoritas terserap oleh atmosfer. Namun UV A dan UV B adalah jenis sinar UV yang dapat melewati atmosfer.

Apa Itu UVA?

Sekitar 95% radiasi sinar UV yang mencapai permukaan bumi adalah sinar UV A. UV A bisa menembus lapisan kaca, bahkan dapat masuk ke dalam kulit.

UV A berisiko merusak kulit dan menyebabkan kulit terbakar, menghasilkan warna gelap yang tidak merata. Jenis sinar UV ini menjadi penyebab berbagai tanda penuaan, termasuk kerut-kerut wajah. Sinar UV A merusak kolagen dan elastin pada kulit, memicu timbulnya radikal bebas.

Apa Itu UV B?

Walau totalnya hanya 5% dari keseluruhan radiasi UV yang mencapai bumi, sinar UV B memiliki energi yang sangat tinggi. UV B tidak dapat masuk terlalu dalam ke kulit, tetapi radiasinya bisa merusak lapisan terluar kulit.

UV B dapat merusak sel-sel kulit dan menyebabkan mutasi DNA. Hal inilah yang termasuk faktor kanker kulit, termasuk melanoma. Radiasi UV B juga berisiko menyebabkan katarak pada mata.

Apa Itu SPF?

SPF (sun protection factor) adalah pengukuran perlindungan sunscreen pada kulit. Namun, SPF bukan menghitung berapa lama kulit tidak akan terbakar oleh paparan sinar matahari.

Misalnya dengan penggunaan sunscreen SPF 15, kita bisa 15 kali lebih lama terpapar sinar matahari sebelum kulit memerah karena terbakar sinar matahari (sunburn).

Ada banyak faktor yang memengaruhi dampak radiasi sinar matahari. Sehingga, SPF tidak bisa menentukan berapa lama penggunaan sunscreen bisa melindungi seseorang dari UV A dan UV B.

Lebih tepat mengartikan SPF sebagai pengukuran relatif seberapa banyak perlindungan yang bisa didapat dari berbagai jenis sunscreen. Misalnya sunscreen dengan SPF 30 memberikan perlindungan lebih dibandingkan sunscreen dengan SPF 8.

 

Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mengatasi Kulit Kering

Cara Menggunakan Sunscreen yang Tepat

Sunscreen bisa melindungi dari pengaruh buruk paparan sinar matahari, tetapi jika penggunaannya tidak tepat, manfaat sunscreen tidak akan maksimal. Berikut tips penggunaan sunscreen yang tepat:

  • Gunakan sunscreen sebelum keluar rumah. Setidaknya butuh 15 menit sebelum kulit benar-benar menyerap dan perlindungan sunscreen mulai bekerja. Jika baru menggunakan sunscreen saat telah terpapar sinar matahari, maka kulit tetap berisiko terbakar.
  • Gunakan sunscreen dalam jumlah yang cukup. Jangan takut terlalu banyak menggunakan sunscreen. Setidaknya orang dewasa butuh 1 ons sunscreen untuk seluruh bagian tubuh. Setelah mengoles sunscreen, jangan lupa meratakannya ke seluruh bagian kulit. Pastikan tidak ada yang terlewat.
  • Oles sunscreen terutama ke bagian-bagian kulit yang tidak tertutup pakaian. Misalnya leher, wajah, telinga, bagian atas telapak kaki, serta lutut. Oleskan pula ke punggung jika Anda mengenakan pakaian dengan area punggung terekspos. Gunakan juga sunscreen pada kulit kepala atau pakailah topi jika rambut Anda mulai menipis. Jangan lupa gunakan pelembap bibir dengan SPF 15 untuk melindungi bibir.
  • Oles kembali sunscreen secara berkala. Jika berada di luar ruangan, jangan lupa untuk menggunakan sunscreen kembali setiap 2 jam sekali. Segera gunakan sunscreen kembali setelah berenang atau berkeringat. Selama berada di luar ruangan, Anda akan terpapar sinar UV. Jika tidak mengulang penggunaan sunscreen, Anda tetap berisiko mengalami sunburn

Tips Memilih Sunscreen

Selain cara menggunakannya, Anda juga perlu memilih sunscreen yang tepat sesuai kebutuhan untuk mendapatkan perlindungan maksimal. Berikut tips untuk memilih sunscreen:

  • Pilih sunscreen yang melindungi dari UV A dan UV B sekaligus. Periksalah kemasan sunscreen dan perhatikan apakah sunscreen tersebut memberikan perlindungan dari UV A dan UV B. Periksa juga komposisi sunscreen, pastikan jika ada kandungan seng oksida atau titanium dioksida. Kedua bahan ini efektif untuk mencegah paparan UV A dan UV B.
  • Pilih sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi, sunscreen SPF 30 efektif untuk menyerap dan memantulkan radiasi sinar matahari sehingga kulit tidak akan terbakar. Sunscreen SPF 30 dapat menyerap 97% radiasi matahari yang berisiko menyebabkan kulit terbakar. Walau demikian, SPF yang lebih tinggi dari 30 tidak berarti perlindungannya jauh lebih efektif. Sebagai perbandingan, sunscreen SPF 50 menyerap 98% radiasi matahari, hanya sedikit lebih tinggi.

Namun perlu diperhatikan, kita tidak bisa hanya bergantung pada sunscreen untuk melindungi kulit. Usahakan untuk meminimalisir paparan sinar matahari dengan menggunakan pakaian yang menutupi kulit, memakai kacamata hitam, serta topi. 

Sebisa mungkin hindari pula paparan sinar matahari langsung mulai pukul 10 pagi hingga 4 sore. Pada rentang waktu inilah paparan sinar UV paling kuat.

 

Baca Juga: 5 Tanda Dehidrasi dan Cara Menanganinya

 

Pemakaian tabir surya juga bisa menyebabkan efek samping, seperti iritan, alergi, fototoksik, dan fotoalergi.

Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi lebih lengkap seputar penggunaan sunscreen yang tepat. Silakan hubungi telekonsultasi Kavacare di nomor 0811 1446 777.

SUMBER:

  1. Sunscreen: Tips to wear it well. https://www.mdanderson.org/publications/focused-on-health/Sunscreen-Tips-to-wear-it-well.h25Z1591413.html diakses 23 Juli 2023
  2. What’s the difference between UVA and UVB rays? https://www.mdanderson.org/publications/focused-on-health/what-s-the-difference-between-uva-and-uvb-rays-.h15-1592991.html diakses 23 Juli 2023
  3. How sunscreen works. https://www.mdanderson.org/publications/focused-on-health/how-sunscreen-works.h27Z1590624.html diakses 23 Juli 2023
  4. Sunscreens: Protect Your Skin. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx diakses 23 Juli 2023
  5. Sun Protection Factor (SPF) https://www.fda.gov/about-fda/center-drug-evaluation-and-research-cder/sun-protection-factor-spf diakses 23 Juli 2023
  6. Sunscreen Everyday: Skin care experts on benefits and types. https://www.healthline.com/health/sunscreen-explained diakses 23 Juli 2023
  7. Sunscreen and Your Morning Routine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/sunscreen-and-your-morning-routine diakses 23 Juli 2023.
dr. Keyvan Fermitaliansyah
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

dr. Keyvan Fermitaliansyah

Care Pro, Dokter Umum Kavacare