5 Cara Menjaga Kesehatan Kulit untuk Bayi hingga Lansia

5 Cara Menjaga Kesehatan Kulit untuk Bayi hingga Lansia

  • Post category:Perawatan
Share

Kulit adalah perlindungan terluar dari berbagai hal yang membahayakan kesehatan. Selain itu, kulit juga bisa memberikan petunjuk tentang bermacam-macam kondisi medis. Maka penting bagi kita untuk selalu menjaga kesehatan kulit.

Ada banyak hal yang bisa mempengaruhi kesehatan kulit, misalnya sinar UV dan faktor usia. Supaya kondisinya selalu prima, kita harus menjaga kesehatan kulit dengan tepat. Berikut informasi yang telah dirangkum Kavacare seputar menjaga kesehatan kulit.

Cara Merawat dan Menjaga Kesehatan Kulit Bayi

menjaga kesehatan kulit bayi
Infografis Cara Menjaga Kesehatan Kulit Bayi – Kavacare

Kulit bayi sangat sensitif sehingga rentan muncul ruam atau tanda-tanda lain, terutama pada tahun pertama. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan orangtua untuk menjaga kesehatan kulit bayi, yaitu:

1. Perhatikan Paparan Sinar Matahari

Walau perlu menjemur bayi, Anda harus membatasi berapa lama bayi terpapar sinar matahari. Hindari memberikan tabir surya pada bayi di bawah usia 6 bulan. Lindungi bayi Anda dari paparan sinar matahari dengan cara:

  • Selalu berada di tempat teduh
  • Jika bayi harus keluar rumah, pakaikan topi yang menutupi telinga hingga leher
  • Gunakan pakaian longgar, ringan, dan menutupi seluruh lengan dan kaki
  • Jemur bayi sebelum pukul 10 pagi. Paparan sinar UV paling kuat terjadi pada pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore
  • Pastikan bayi terhidrasi dengan baik jika Anda membawanya keluar rumah lebih dari beberapa menit.

Jika bayi sudah berusia 6 bulan ke atas, Anda mulai bisa memberikan tabir surya. Akademi Dokter Anak Amerika Serikat (AAP) menganjurkan penggunaan tabir surya SPF 15 minimal untuk bayi 6 bulan.

2. Potong Kuku Bayi dengan Rutin

Kuku bayi tumbuh sangat cepat. Ini bisa membahayakan karena bayi belum bisa mengontrol gerakan tangannya dengan baik. Hal ini bisa memicu terjadinya goresan di wajah, tubuh, bahkan luka pada mata.

Sebaiknya potong kuku bayi dengan rutin setiap minggu atau lebih sering. Gunakan pemotong kuku khusus bayi yang berukuran kecil. Potong kuku saat bayi tidur untuk menghindari gerakan tangan tiba-tiba dan mencegah luka karena pemotong kuku.

3. Hindari Pemicu Dermatitis

Dermatitis kontak terjadi saat adanya reaksi alergi akibat bayi terpapar sesuatu. Dermatitis pada bayi bisa muncul seperti ruam, kulit tampak bengkak, mengering, dan mengelupas.

Ketahui hal-hal yang mungkin memicu reaksi alergi tersebut, beberapa hal yang umumnya menyebabkan dermatitis pada bayi adalah:

  • Air liur
  • Urine
  • Sabun atau deterjen
  • Losion
  • Pewarna
  • Pewangi
  • Kosmetik
  • Bahan latex
  • Beberapa jenis logam.

Hubungi dokter jika tidak mengetahui pemicu alergi pada bayi.

 

Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Tumbuh Kembang Bayi Sehat

 

Cara Merawat dan Menjaga Kesehatan Kulit Anak-anak

menjaga kesehatan kulit anak
Infografis Cara Menjaga Kesehatan Kulit Anak – Kavacare

Seperti bayi, kulit anak-anak juga masih sensitif sehingga rentan terdampak bakteri, alergen, dan berbagai penyebab iritasi. Kulit anak juga lebih cepat kering dan lebih rentan terhadap paparan sinar matahari. Berikut cara menjaga kesehatan kulit anak.

1. Berikan Pelembap

Memberikan pelembap yang aman untuk anak bisa meningkatkan kesehatan kulit. Pelembap juga perlu digunakan walau kulit tidak tampak kering. Usapkan sekitar satu sendok makan pelembap di setiap area tubuh kemudian tunggu sekitar 5 menit sampai pelembap meresap.

2. Lindungi dari Sinar Matahari

Pada 18 tahun pertama kehidupan, kerusakan akibat paparan sinar matahari menentukan seberapa besar risiko anak terkena kanker kulit di masa depan.

Cara terbaik melindungi anak dari paparan sinar matahari adalah membatasi kapan saja anak beraktivitas di area yang terkena sinar matahari. Hindari bermain di bawah sinar matahari terutama pukul 10 pagi hingga 4 sore.

Gunakan pakaian yang melindungi anak dari paparan sinar matahari. Selain itu, jika anak beraktivitas di luar ruangan, selalu berikan tabir surya dengan SPF 30 minimal.

3. Hindari Menggunakan Sabun Berlebihan

Anak-anak belum memiliki hormon yang menyebabkan keringat mereka berbau tidak sedap, maka saat mandi gunakan sabun secukupnya. Gunakan sabun yang lembut dan aman untuk kulit anak terutama pada area ketiak, pangkal paha, dan kaki.

Anda bisa menggunakan sabun lebih banyak saat anak terpapar kotoran atau bahan kimia tertentu. Misalnya setelah anak berenang. Selain itu, menggunakan sabun lebih banyak bisa dilakukan untuk membersihkan bekas krim antinyamuk atau tabir surya, jika diperlukan.

Cara Merawat dan Menjaga Kesehatan Kulit Remaja

menjaga kesehatan kulit remaja
Infografis Cara menjaga Kesehatan Kulit Remaja – Kavacare

Perubahan hormon di masa remaja memicu melebarnya kelenjar minyak di kulit. Hal ini menyebabkan permasalahan kulit remaja umumnya seputar kulit berminyak, pori-pori besar, dan komedo. Berikut tips merawat dan menjaga kesehatan kulit remaja.

1. Pilih Pembersih Tepat

Sesuaikan pembersih wajah dengan jenis kulit. Jika kulit cenderung berminyak, pilih pembersih foam atau gel. Sedangkan jika jenis kulit kering, pilih pembersih dengan bahan susu dan pembersih yang bersifat melembapkan.

Jangan lupa untuk rutin membersihkan kulit, terutama setelah menggunakan kosmetik dan sebelum berolahraga.

2. Gunakan Tabir Surya

Di masa remaja penting untuk rutin menggunakan tabir surya agar kulit tetap sehat di masa depan. Menggunakan tabir surya juga membantu mencegah jerawat menghitam.

Pilih jenis tabir surya yang bebas minyak. Selain itu jika menggunakan kosmetik, cari produk yang mengandung tabir surya.

3. Lakukan Perawatan Jerawat dengan Tepat

Jika muncul jerawat, gunakan sabun pembersih muka dan obat totol khusus untuk jerawat. Selain itu,  pastikan tangan selalu bersih. Cuci tangan sebelum menyentuh wajah, termasuk sebelum mencuci muka dan menggunakan kosmetik.

 

Baca Juga: Apakah Makanan Berpengaruh pada Jerawat?

 

Cara Merawat dan Menjaga Kesehatan Kulit Orang Dewasa

menjaga kesehatan kulit orang dewasa
Infografis Cara Menjaga Kesehatan Kulit Dewasa – Kavacare

Memasuki usia 20 tahun ke atas, ada beberapa langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit, yaitu:

1. Perlindungan dari Sinar Matahari

Menjaga kulit dari paparan sinar matahari adalah langkah penting. Misalnya di usia 20 tahun ke atas, penting untuk melindungi kulit dari sinar matahari untuk mencegah kehilangan kolagen lebih cepat.

Kemudian di usia 30an, perlu diwaspadai munculnya kerut halus yang menandakan kerusakan kulit akibat sinar matahari. Jika tidak muncul di usia 30an, maka tanda-tandanya akan muncul di usia 40an, seperti hiperpigmentasi akibat akumulasi dampak paparan sinar matahari.

Maka selalu gunakan tabir surya setidaknya dengan kadar SPF 30. Gunakan 15-30 menit sebelum Anda terpapar sinar matahari, kemudian selalu gunakan ulang setelah 2 jam.

2. Gunakan Produk Kecantikan Sesuai Usia

Pada setiap fase usia, permasalahan kulit akan bertambah. Maka seiring bertambahnya usia, Anda harus menyesuaikan produk kecantikan yang digunakan.

  • Usia 20an, jika masih ada masalah jerawat, pilih produk yang mengandung salicylic acid, hyaluronic acid, dan bersifat nonkomedogenik
  • Usia 30an, lakukan langkah untuk menjaga volume dan elastisitas kulit. Lakukan eksoliasi setelah membersihkan kulit, kemudian gunakan krim mata. Anda juga bisa mulai menggunakan vitamin C topikal
  • Usia 40an, gunakan produk dengan kandungan peptida untuk membantu produksi kolagen kulit
  • Usia 50an, gunakan produk yang meningkatkan hidrasi kulit, seperti pelembap dengan kandungan hyaluronic acid dan ceramide

3. Lakukan Prosedur Perawatan Tambahan

Di usia 20an ke atas, Anda mulai bisa mempertimbangkan prosedur perawatan kecantikan. Misalnya di usia 30an dan 40an, Anda mungkin bisa mencoba melakukan prosedur botox untuk peremajaan, serta platelet-rich plasma (PRP) dan microneedling untuk stimulasi regenerasi sel.

 

Baca Juga: 4 Cara Tepat Menghilangkan Stretch Mark

 

Cara Merawat dan Menjaga Kesehatan Kulit Lansia

menjaga kesehatan kulit lansia
Infografis Cara Menjaga Kesehatan Kulit Lansia – Kavacare

Memasuki usia 60 tahun ke atas, yang harus diperhatikan dalam menjaga kesehatan kulit adalah:

1. Perhatikan Paparan Sinar Matahari

Akumulasi paparan sinar matahari selama puluhan tahun akan muncul dalam bentuk bintik-bintik hitam atau kecoklatan. Cegah bintik hitam ini semakin gelap dan bertambah banyak dengan rutin menggunakan tabir surya.

2. Gunakan Retinol

Retinol adalah zat penting untuk menjaga kesehatan kulit pada lansia. Penelitian menunjukkan jika kombinasi retinol dan vitamin C bisa meningkatkan produksi kolagen pada wanita yang telah menopause.

3. Perhatikan Perawatan Kulit di Seluruh Bagian Tubuh

Lansia harus lebih memperhatikan kesehatan kulit di seluruh tubuh. Terutama pada tangan, leher, dan dada karena area ini jelas menunjukkan tanda-tanda penuaan. Kulit pada area tersebut akan semakin kehilangan volume seiring bertambahnya usia. Kulit pun semakin tipis. Untuk menjaga kesehatan kulit di area tersebut, bisa menggunakan pelembap secara rutin.

4. Gunakan Sabun Khusus

Pada lansia, kulit akan cenderung lebih mudah gatal dan kering. Terlebih jika menggunakan sabun berbahan keras yang bisa memicu kulit kering. Sebaiknya gunakan sabun khusus berbahan ringan atau hipoalergenik agar lebih nyaman di kulit.

 

Baca Juga: Kulit Kering pada Lansia, Bagaimana Mengatasinya?

 

Selain melakukan langkah-langkah di atas untuk menjaga kesehatan kulit, Anda perlu memperhatikan jika setiap orang memiliki kondisi kulit berbeda. Supaya Anda mendapatkan informasi dan arahan tepat dalam menjaga kesehatan kulit, Anda dapat berkonsultasi ke Konsultan Medis Kavacare. Silakan hubungi kami di nomor 0811 1446 777.

SUMBER:

  1. A Lifetime of Healthy Skin: How to Care for Your Skin at Any Age. https://www.healthline.com/health/keep-your-skin-healthy-at-any-age diakses 25 Mei 2023
  2. Keep Your Skin Healthy. https://newsinhealth.nih.gov/2015/11/keep-your-skin-healthy diakses 25 Mei 2023
  3. Baby Skin Care: 8 Tips, Products to Use, and More. https://www.healthline.com/health/baby/tips-for-protecting-baby-skin diakses 25 Mei 2023
  4. Skin Care for Teen Skin. https://www.everydayhealth.com/skin-and-beauty/skin-care-for-teen-skin.aspx diakses 25 Mei 2023
  5. 9 Smart Ways to Protect Your Child’s Skin. https://www.parents.com/health/smart-ways-to-protect-your-childs-skin/ diakses 25 Mei 2023
Avatar
Reviewed by:
Ditinjau oleh:

Dr. Eddy Wiria, PhD

Co-Founder & CEO Kavacare